Fadli Zon: Jokowi Seharusnya Minta Maaf 120 Ribu Orang Wafat Akibat Covid-19

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 16 Agustus 2021 | 20:25 WIB
Fadli Zon: Jokowi Seharusnya Minta Maaf 120 Ribu Orang Wafat Akibat Covid-19
Ketua BKSAP DPR, Presiden SEAPAC, Wakil Ketua GOPAC, Fadli Zon. (Dok : DPR)

Suara.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengkritik pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia menyayangkan isi pidato kenegaraan jelang HUT ke-76 Republik Indonesia yang digelar di Gedung MPR/DPR Jakarta.

Melalui akun Twitternya, Fadli Zon menilai Presiden Jokowi seharusnya meminta maaf mewakili negara kepada korban Covid-19. Apalagi, hampir 120 ribu orang telah meninggal dunia akibat virus corona.

"Harusnya Presiden Jokowi @jokowi meminta maaf dan turut berduka cita mewakili pemerintah dan negara atas wafatnya hampir 120.000 warga bangsa kita akibat pandemi covid-19. Sayang sekali," kritik Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Senin (16/8/2021).

Kritikan Fadli Zon ini disampaikan setelah membaca sebuah berita. Ia tampak mengomentari berita yang membahas pidato Jokowi, dimana sang presiden hanya menyatakan hukum tertinggi negara adalah menyelamatkan nyawa rakyat.

Namun, Presiden Jokowi sama sekali tidak meminta maaf atas meninggalnya 120 ribu orang di Indonesia akibat pandemi. Ia hanya membahas penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Fadli Zon Kritik Pidato Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR. (Twitter/fadlizon)
Fadli Zon Kritik Pidato Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR. (Twitter/fadlizon)

Kritikan dari Fadli Zon itu sendiri telah di-retweet 158 kali dan mendapatkan 550 tanda suka. Cuitannya juga telah dibanjiri berbagai komentar dari warganet.

"Empati presiden kepada rakyatnya yang jadi korban kebijakan yang tidak tepat mana? Kok malah main retorika," komen warganet.

"Beliau gak berperasaan. Ambisinya tetep infrastruktur untuk legacy dia nanti. Omongannya selalu bohong," saran warganet.

"Semua orang turut minta maaf dan berduka. Karena banyak rakyat juga saling tidak jaga dan prokes," sahut yang lain.

baca juga

"DPR punya askes jalan membela rakyat. Punya cara konstitusional untuk mengakhiri penderitaan rakyat akibat pemerintah yang tak cakap dalam membuat kebijakan. Mengapa tidak dilakukan? Apa DPR punya jatah juga?" sindir lainnya.

"Tak pernah dengar sekali pun ucapan minta maaf. Tak pernah!" kritik warganet.

Pidato Kenegaraan Jokowi : Pandemi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi

Dalam pidato kenegaraan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-76 dalam Sidang Tahunan MPR RI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pandemi memang telah banyak menghambat laju pertumbuhan ekonomi. Meski begitu, kata dia reformasi struktural perekonomian tidak boleh hilang.

"Pandemi tidak boleh menghambat proses reformasi struktural perekonomian kita," kata Jokowi dalam sambutannya, Senin (16/8/2021).

Menurut dia struktur ekonomi Indonesia yang selama ini lebih dari 55 persen dikontribusikan oleh konsumsi rumah tangga dan harus terus dialihkan menjadi lebih produktif dengan mendorong hilirisasi, investasi dan ekspor.

"Fokus pemerintah adalah menciptakan sebanyak mungkin lapangan kerja baru yang berkualitas. Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terus kita percepat," katanya.

Jokowi bercerita, minggu yang lalu pemerintah telah meluncurkan OSS, Online Single Submission, yang sangat mempermudah semua level dan jenis usaha, apalagi bagi jenis-jenis usaha yang berisiko rendah.

"Urusan perizinan, pengurusan insentif dan pajak bisa dilakukan jauh lebih cepat, lebih transparan, dan lebih mudah. Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Hanya Turun Harga, Mulai Besok Hasil Tes PCR Juga Harus Keluar Dalam 1x24 Jam

Tidak Hanya Turun Harga, Mulai Besok Hasil Tes PCR Juga Harus Keluar Dalam 1x24 Jam

Health | Senin, 16 Agustus 2021 | 19:27 WIB

Edukasi Warga, Gerakan Mobil Masker BNPB Jangkau Wilayah Aglomerasi

Edukasi Warga, Gerakan Mobil Masker BNPB Jangkau Wilayah Aglomerasi

Otomotif | Senin, 16 Agustus 2021 | 19:16 WIB

13 Tata Cara Upacara 17 Agustus saat Pandemi COVID-19

13 Tata Cara Upacara 17 Agustus saat Pandemi COVID-19

Bali | Senin, 16 Agustus 2021 | 19:06 WIB

Update COVID-19 Jakarta 16 Agustus: Positif 513, Sembuh 936, Meninggal 28

Update COVID-19 Jakarta 16 Agustus: Positif 513, Sembuh 936, Meninggal 28

Jakarta | Senin, 16 Agustus 2021 | 18:56 WIB

Jokowi Minta Test PCR Turun ke Harga 450 Ribu

Jokowi Minta Test PCR Turun ke Harga 450 Ribu

Foto | Senin, 16 Agustus 2021 | 18:51 WIB

Dampak Pandemi Covid-19, Ganjar Pranowo Sebut Ada 7.756 Jadi Anak Yatim Piatu

Dampak Pandemi Covid-19, Ganjar Pranowo Sebut Ada 7.756 Jadi Anak Yatim Piatu

Jawa Tengah | Senin, 16 Agustus 2021 | 18:38 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×