Luhut: Kapasitas Pengunjung Mal Akan Ditingkatkan dan Boleh Makan di Tempat

Selasa, 17 Agustus 2021 | 00:32 WIB
Luhut: Kapasitas Pengunjung Mal Akan Ditingkatkan dan Boleh Makan di Tempat
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa hasil evaluasi terhadap uji coba pembukaan mal, pusat perbelanjaan dan pusat perdagangan di DKI Jakarta, Kota Bandung, Surabaya dan Semarang berjalan cukup baik selama sepekan terakhir. Karena itu, pemerintah akan meningkatkan kapasitas kunjungan, memperbolehkan pengunjung makan di tempat dengan kapasitas yang sudah ditentukan.

"Hasil evaluasi menunjukkan penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan dan mal sudah dilakukan secara disiplin," kata Luhutaluasi menunjukkan penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan dan mal sudah dilakukan secara disiplin," kata Luhut pada konferensi pers yang ditayangkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/8/2021).

Luhut menjelaskan bahwa pemerintah bakal memperluas cakupan kota di Level 4 yang dapat melakukan uji coba pembukaan mal, pusat perbelanjaan dan pusat perdagangan. Selain itu pemerintah juga bakal meningkatkan kapasitas kunjungan pusat perbelanjaan/mal menjadi 50 persen dan memberikan akses dine-in atau makan ditempat sejumlah 25 persen atau 2 orang per meja pada pusat perbelanjaan atau mal selama seminggu ke depan di wilayah level 4 yang melakukan uji coba dan wilayah level 3.

"Protokol kesehatan yang ketat tetap dilakukan dengan menggunakan protokol pelaksanaan yang sudah berjalan saat ini dan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan screening terhadap pengunjung," ujarnya.

"Hal ini juga tentunya akan membiasakan masyarakat untuk hidup disiplin secara terdigitalisasi yang akan membawa perubahan pada pola hidup masyarakat saat ini," tambahnya.

Sementara itu, Luhut mengungkapkan selama uji coba sepekan kemarin, terdapat 1.015.303 orang yang mengakses aplikasi Peduli Lindungi agar masuk ke dalam mal atau pusat perbelanjaaan. Diantara jumlahh tersebut terdapat 619 orang yang ditolak masuk oleh sistem.

"(Sehingga) tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam pusat perbelanjaan/mal dalam seminggu terakhir," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI