Sebagian Besar Wilayah Terdampak Banjir di Kabupaten Asahan Berangsur Surut

Siswanto

Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:46 WIB
Sebagian Besar Wilayah Terdampak Banjir di Kabupaten Asahan Berangsur Surut
Ilustrasi banjir [BNPB]

Suara.com - Sejumlah kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, berangsur surat pada pagi ini, Selasa (17/8/2021). Banjir ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung selama dua hari serta sedimentasi daerah aliran sungai.

Pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Asahan menyebutkan genangan banjir di Desa Sei Silau Tua, Sei Silau Barat dan Karya Ambalutu telah surut.

Sedangkan di desa lain, seperti Desa Sei Alim Hassak, berangsur-angsur surut. BPBD memperkirakan genangan akan surut pada malam hari. Namun demikian, analisis BPBD mencatat bahaya banjir tetap berpotensi apabila hujan turun di di Desa Sei Alim Hassak.

Genangan banjir juga berangsur surut di Desa Tanah Rakyat, Sei Dadap I/II, Tanjung Alam, Sei Kamah Baru, Bahung Sibatu-batu, Terusan Tengah, Rawang Lama, Rawang Pasar IV dan Hessa Air Genting. Desa-desa itu tersebar di sejumlah kecamatan terdampak banjir.

Sedangkan di Desa Punggulan dan Kelurahan Siumbut Umbut, genangan banjir masih terjadi. BPBD melaporkan masyarakat yang masih terdampak banjir memilih untuk bertahan di rumah mereka.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan menghadapi banjir di wilayahnya, BPBD Kabupaten Asahan bersama dengan dinas terkait, aparat desa dan kecamatan terdampak melakukan kaji cepat di lapangan.

Tim gabungan dari sejumlah instansi ini melakukan penilaian dampak, kerusakan infrastruktur dan kebutuhan penanganan warga. Di samping itu, pos komando (posko) telah diaktifkan sehingga penanganan banjir dapat lebih optimal, seperti pelayanan kesehatan, penyiapan makanan dan pemenuhan kebutuhan dasar lain kepada warga terdampak.

Kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Asahan antara lain Kecamatan Pulo Bandring, Setia Janji, Sei Dadap, Tinggi Raja, Buntu Pane, Air Joman, Rawang Panca Arga, Air Batu, Simpang Empat, Bandar Pasir Mandoge dan Kota Kisaran Timur. Ketinggian muka air saat banjir awal terjadi berkisar 50 hingga 150 sentimeter.

BPBD setempat melaporkan sebanyak 30 KK masih mengungsi ke tempat yang aman, sedangkan 707 KK atau 1.898 jiwa terdampak di sejumlah kecamatan tersebut. Banjir merendam 707 unit rumah, 3 unit sarana pendidikan, 3 unit sarana ibadah serta lahan persawahan milik warga.

Berdasarkan analisis inaRISK, sebagian wilayah Kabupaten Asahan yang berbatasan dengan perairan ini memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 25 kecamatan teridentifikasi berada pada potensi bahaya tersebut. Dilihat pada periode 2010 – 2020, Kabupaten Asahan sering dilanda banjir. BNPB mencatat 31 kejadian banjir selama periode 10 tahun tersebut.

baca juga

Sementara itu, pantauan peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika  menyebutkan wilayah Provinsi Sumatera Utara masih berpotensi hujan lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang pada hari ini hingga esok hari (18/8).

Sebagian wilayah kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Asahan terpantau berpotensi hujan ringan hingga sedang. Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Asahan telah mengimbau warga untuk tetap siaga dan berpindah lokasi aman apabila tinggi muka air terus naik.

BNPB juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bahaya banjir di beberapa wilayah selain di Kabupaten Asahan. Hujan lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang berpotensi terjadi pada hari ini, Selasa (17/8), antara lain di wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Curah Hujan Tinggi dan Genangan Banjir, Jalan Rusak di Kabupaten Kudus Mencapai 116 Km

Akibat Curah Hujan Tinggi dan Genangan Banjir, Jalan Rusak di Kabupaten Kudus Mencapai 116 Km

Otomotif | Rabu, 11 Januari 2023 | 20:59 WIB

Banjir Terjang Kota Sampang Hingga Minggu Malam Belum Surut

Banjir Terjang Kota Sampang Hingga Minggu Malam Belum Surut

News | Senin, 02 Januari 2023 | 03:00 WIB

Jalan Lintas Provinsi Bengkulu Ditutup Akibat Genangan Banjir

Jalan Lintas Provinsi Bengkulu Ditutup Akibat Genangan Banjir

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 16:05 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×