Kepala Desa Kanekes: Tidak Ada Warga Baduy yang Terpapar Covid-19

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:54 WIB
Kepala Desa Kanekes: Tidak Ada Warga Baduy yang Terpapar Covid-19
Sejumlah warga Baduy dalam berjalan menuju kota Rangkasbitung di Lebak, Banten. [Antara/Muhammad Bagus Khoirunas]

Suara.com - Masyarakat adat Baduy di Provinsi Banten disebutkan belum ada yang terinfeksi Covid-19 sejak virus mematikan itu masuk Indonesia.

Tetua Adat Masyarakat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija mengungkapkan bahwa sejak awal pandemi Covid-19 pihaknya sudah melakukan upaya untuk mencegah penularan Covid-19. Sehingga sampai sekarang belum ditemukan kasus Covid-19 di kalangan warga Baduy yang berjumlah 16 ribu jiwa dari 68 RT tersebut.

"Belum ada kasus Covid-19 sampai sekarang," kata Jaro Saija kepada Suara.com, Rabu (18/8/2021).

Jaro menceritakan sejak awal kasus Covid-19 muncul di Indonesia, pihaknya langsung meminta kepada warga Baduy yang ada di perantauan untuk kembali ke Baduy. Mereka langsung melakukan lockdown/karantina wilayah, semua warga Baduy dilarang bepergian keluar dari desa.

Ketika itu mereka langsung mengadakan upacara adat untuk berdoa bersama meminta keselamatan dan dilindungi dari virus corona.

"Waktu Covid pertama kali, masyarakat Baduy di manapun disuruh pulang kampung. Di Baduy mengadakan upacara yang jaga-jaga (untuk keselamatan dari Covid-19)," ucap dia.

Tak hanya itu, lanjut Jaro, mereka juga membatasi kunjungan pihak luar selama pandemi. Meski diperbolehkan masuk, pengunjung harus tetap mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan membawa surat kesehatan.

"Kalau orang luar, mungkin ada satu-dua orangm paling banyak 10 orang. Kalau ada yang mau mengunjungi Baduy yang penting sehat-sehat," tuturnya.

Dia menjelaskan, jika ada warga Baduy sakit, mereka melakukan pengobatan tersendiri.

"Kalau di sini mah mengadakan upacara adat, ada ritual. Kalau sakit apapun pasti ada untuk pengobatannya, baik orang Baduy dalam maupun Baduy luar," katanya.

Jaro menambahkan, selama pandemi warga Baduy juga mendapat bantuan sosial dari pemerintah.

"Ada sih kalau bantuan mah, sembako dapat. Di Baduy kan ada 16 ribu jiwa yang terdiri dari 68 RT, setiap RT pasti dapat. Di Baduy kalau ada yang dapat, uangnya nggak mau untuk makan, tapi saling berbagi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanda di Kuku Ini Mampu Ungkap Seseorang Pernah Terinfeksi Covid-19

5 Tanda di Kuku Ini Mampu Ungkap Seseorang Pernah Terinfeksi Covid-19

Tekno | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:05 WIB

Tiga Warga Terpapar Covid-19 Varian Delta di Belitung Meninggal

Tiga Warga Terpapar Covid-19 Varian Delta di Belitung Meninggal

Sumsel | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:49 WIB

Tergantung Kecepatan, Simak Panduan Aman Naik Mobil untuk Kurangi Risiko Covid-19

Tergantung Kecepatan, Simak Panduan Aman Naik Mobil untuk Kurangi Risiko Covid-19

Health | Selasa, 17 Agustus 2021 | 13:10 WIB

Terkini

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:23 WIB

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:01 WIB

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:45 WIB

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:37 WIB