Suku Badui Banyak Menolak Tes dan Vaksin Covid-19, Alasannya Takut Meninggal

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:05 WIB
Suku Badui Banyak Menolak Tes dan Vaksin Covid-19, Alasannya Takut Meninggal
Ilustrasi warga Badui di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. [Antara]

Suara.com - Masyarakat Adat Suku Badui masih banyak yang menolak vaksinasi Covid-19. Kebanyakan dari mereka takut divaksin karena ada kasus warga meninggal dunia usai menerima vaksin.

Tetua Adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Jaro Saija mengatakan tokoh adat sudah banyak melakukan sosialisasi vaksin kepada warga Badui bersama pemerintah, namun warga tetap menolak divaksin.

"Vaksin itu masih nol lah, saya sudah sosialisasi sama masyarakat tapi tetap masyarakat menolak, kalau dia enggak mau saya bingung mau memaksakannya," kata Jaro saat dihubungi Suara.com, Kamis (19/8/2021).

Jaro menyebut dirinya sudah divaksin dua dosis, namun teladan itu tidak juga diikuti warganya karena ketakutan dengan isu miring terkait vaksinasi Covid-19.

"Saya mau (divaksin) dan sudah dilihat orang-orang desa, sudah dua kali, tapi warga tetap enggak mau, enggak tahu, mungkin ketakutan karena hoaks ada yang meninggal gara-gara divaksin, itu ada berita yang buruk," ucapnya.

Meski menolak, Jaro memastikan bahwa Suku Badui tetap menjaga dari ancaman wabah dengan menutup sementara wilayah adatnya.

"Orang badui luar maupun dalam, biarpun menolak tetapi tetap berusaha untuk pengobatannya, tapi ya mantra-mantra untuk menjaga keselamatannya," tutur Jaro.

Deputi I Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Eustobio Rero Renggi menambahkan, situasi seperti ini tidak hanya terjadi di Suku Badui, banyak suku yang masih menolak dites dan divaksin Covid-19.

"Sebenarnya bukan Badui saja, ada kasepuhan lain yang situasinya sama, bukan mereka menolak puskesmas, tapi tidak mau dites, sebelum vaksin kan harus dites dulu riwayat penyakitnya," kata Eustobio.

baca juga

Khusus untuk Suku Badui, lanjut Eustobio, sebenarnya mereka mau divaksin, namun ketika ada kasus warga yang meninggal dunia setelah divaksin mereka langsung menolak, walaupun belum ada keterangan medis resmi terkait kematian warga tersebut.

"Yang bikin parah itu informasi yang diterima masyarakat, ketika istri dari tokoh adat di kasepuhan yang meninggal pasca vaksinasi, ini yang membuat sebelumnya mau divaksin tapi ketika informasi itu muncul situasinya berbalik arah," ucapnya.

Eustobio menyebut saat ini AMAN tengah bekerja keras melakukan sosialisasi bersama puskesmas agar masyarakat adat di seluruh Indonesia mau dites dan divaksin Covid-19.

Sejauh ini baru dua orang warga Badui yang tercatat pernah terkonfirmasi positif Covid-19, keduanya mengalami gejala usai melahirkan di Puskesmas Cisimeut.

Sementara Kepala Puskesmas Cisimeut dr Maytri Nurmaningsih mengatakan, dua warga Badui itu bergejala positif Covid-19 pada Juli 2021. Namun, hasil PCRnya baru keluar awal Agustus 2021 lalu.

“Perkiraan saya, mereka terpapar covid-19 ketika berinteraksi dan beraktivitas dengan orang luar Badui,” kata Maytri saat dihubungi suara.com, Kamis (19/8/2021).

Sebelum hasil PCR keluar, dua pasien terkonfirmasi positif melalui hasil swabnya tersebut langsung melakukan isolasi mandiri (isoman).

Isoman dilakukan mereka tidak dirumahnya, namun di huma (sawah kering) yang berada di perkebunan jauh dari pemukiman warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Siap Luncurkan Dosis Tambahan Suntikan Vaksin Covid-19

AS Siap Luncurkan Dosis Tambahan Suntikan Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:54 WIB

Studi Terbaru Sebut Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Ibu Hamil Rendah

Studi Terbaru Sebut Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Ibu Hamil Rendah

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:30 WIB

Indonesia Urutan ke -9 Vaksinasi Covid-19 Terbanyak

Indonesia Urutan ke -9 Vaksinasi Covid-19 Terbanyak

Foto | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:24 WIB

Rentan Terpapar, Vaksinasi di Kalimantan Barat Sasar 70 Ribu Ibu Hamil

Rentan Terpapar, Vaksinasi di Kalimantan Barat Sasar 70 Ribu Ibu Hamil

Kalbar | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:06 WIB

Terkini

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

×