Warga Afganistan yang Jatuh dari Pesawat Ternyata Pesepakbola Muda

Reza Gunadha

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 13:29 WIB
Warga Afganistan yang Jatuh dari Pesawat Ternyata Pesepakbola Muda
Zaki Anwari, pesepakbola berusia 19 tahun tewas setelah terjatuh dari pesawat yang sedang terbang saat berusaha kabur dari Afganistan karena takut terhadap Taliban. [BBC]

Suara.com - Warga Afganistan yang terjatuh dari pesawat karena menjadi penumpang ilegal di bagian ban burung besi itu ternyata adalah pesepakbola muda bernama Zaki Anwari.

Zaki Anwari, pesepakbola berusia 19 tahun tewas setelah terjatuh dari pesawat yang sedang terbang saat berusaha kabur dari Afganistan karena takut terhadap Taliban.

Kabar duka itu muncul ketika ribuan penduduk Afghanistan dan warga negara asing berusaha pergi meninggalkan Afghanistan, situasi di luar bandara menjadi semakin gawat.

Zaki Anwari, 19 tahun, adalah pemain muda tim Afghanistan. Informasi mengenai rincian kapan ia meninggal masuk belum diungkap.

Orang Afghanistan terlempar dari pesawat (Asvaka News)
Orang Afghanistan terlempar dari pesawat (Asvaka News)

Sejak kembali menguasai Afghanistan, ribuan orang berbondong-bondong menuju bandara Kabul, di saat negara Barat bergegas mengevakuasi warga mereka dan rekan dari Afghanistan.

Gambaran situasi di bandara pada Senin lalu menunjukkan ribuan orang berlarian mengejar pesawat angkatan udara AS yang bergerak meninggalkan landasan pacu. Sejumlah orang terlihat bergelantungan di bagian luar pesawat.

Media setempat melaporkan, setidaknya dua orang meninggal setelah pesawat lepas landas. Angkatan Udara AS juga mengkonfirmasi temuan bagian tubuh manusia yang terdapat di bagian ban pesawat saat tiba di Qatar.

Sejak Taliban mengambil alih kekuasaan pada akhir pekan kemarin, dan menutup wilayah perbatasan, bandara ibu kota menjadi satu-satunya jalan keluar dari Afghanistan bagi banyak orang.

Tapi para militan mengatakan, mereka tak ingin warga Afghanistan pergi. Mereka mempersiapkan pos-pos pemeriksaan di jalan-jalan menuju Bandara - pos pemeriksaan ditandai dengan warna kuning di bawah - rute utama menuju Bandara Internasional Hamid Karzai, dan melakukan penyerangan terhadap warga sipil.

Dalam sebuah pernyataan di Facebook, Dirjen Pendidikan Jasmani dan Olahraga Afghanistan memberi penghormatan terakhir pada Anwari.

"Semoga dia tenang di surga, dan doa untuk keluarga, teman, dan rekan-rekan olah raganya," kata badan olah raga.

Yang lainnya, juga membagikan penghormatan di media sosial.

"Kepergiannya adalah duka mendalam," tulis seorang pengguna Instagram. "Kenanganmu akan selalu kuingat".

Sekitar 4.500 pasukan AS sementara waktu mengawasi keamanan di Bandara Internasional Karzai di Kabul.

Sementara, Taliban mencegah warga Afghanistan yang tak memiliki dokumen masuk ke bandara - meskipun mereka yang punya otoritas sah juga harus berjuang melewati penjagaan Taliban.

Perjalanan ke bandara kian berbahaya

Insiden kekerasan sudah menyebabkan 12 orang meninggal di kawasan sekitar bandara Mereka tewas karena peluru tajam atau terinjak-injak - sejak Minggu lalu, Seorang pejabat Taliban mengatakan kepada kantor berita Reuters, artinya perjalanan menuju bandara semakin berbahaya.

Di dalam area bandara, lebih dari 4.000 tentara AS melakukan pengawasan sementara waktu. Sementara di luar sana, tentara Taliban yang dilengkapi senjata berat sekarang membuat lingkaran pertahanan, membuahkan suasana yang mengerikan.

Para militan dilaporkan mencegah warga Afghanistan - termasuk yang sudah mengantongi visa - untuk mencapai landasan.

Bahkan, ketika orang yang berusaha kabur telah mencapai tepian bandara, mereka diserang dalam perjalanan, kata saksi mata.

Koresponden dari surat kabar LA Times melihat puluhan pasukan Taliban menembakkan senjata ke udara, mengarahkan senjata ke kerumunan orang dan menggunakan tongkat serta tali untuk menyerang warga sipil saat mereka berusaha menuju bandara.

Foto yang diambil Marcus Yam menunjukkan setidaknya seorang perempuan terluka dan seorang anak kecil dibiarkan berlumuran darah dengan luka di kepala.

Foto-foto yang dipublikasi SBS menunjukkan seorang penterjemah Afghanistan, yang tampaknya telah mengalami serangan, dirawat karena luka tembak.

Titik kerumunan orang juga terjadi di sepanjang garis luar bandara di bagian utara kota - lihat peta di atas - beberapa hari terkahir, dengan laporan 17 orang terluka karena terinjak-injak Rabu kemarin. Banyak yang berusaha untuk memanjat tembok yang dilengkapi kawat berduri, dan ada laporan tentang tembakan yang dilepaskan.

Di antara kerumunan itu adalah keluarga yang memiliki anak-anak kecil, banyak dari mereka tak memperoleh makanan dan minuman selama berhari-hari, kata wartawan di lapangan. Rekaman yang dibagikan di media sosial ini menunjukkan anak-anak melewati tembok yang dijaga oleh tentara asing dengan harapan, mereka bisa kabur.

Perempuan cilik dengan jaket merah jambu diangkat tinggi-tinggi untuk menggapai seorang tentara yang menggunakan tangga.

Kondisi ricuh muncul setelah pemerintah negara-negara Eropa bergegas untuk mengevakuasi warganya - termasuk warga Afghanistan yang menjadi rekanan.

Meskipun Taliban mengatakan warga Afghanistan semestinya tetap tinggal. Mereka juga mengeklaim akan memfasilitasi jalan keluar yang aman baik untuk warga asing maupun lokal. "Kami mencegah segala bentuk kekerasan, kekerasan verbal di bandara di antara warga Afghanistan, warga asing, dan anggota Taliban," kata seorang pejabat.

Laporan terbaru mengenai kekerasan dan gangguan dari Taliban berasal dari sebuah dokumen rahasia PBB yang telah dilihat oleh BBC. Laporan ini menyebutkan militan Taliban secara intensif memburu orang-orang yang bekerja sama dengan pasukan NATO dan AS.

Kemacetan di rute utama

Kerumunan orang yang datang ke bandara bisa dilihat dalam citra satelit di dalam area tersebut, dengan ribuan antrean kendaraan saat mereka mati-matian berusaha untuk menggapai bandara.

Warga Afghanistan yang putus asa di landasan

Foto-foto kisruhricuh pertama kali muncul di bandara Kabul pada Senin lalu. Di mana ribuan warga Afghanistan berusaha melarikan diri dan berkerumun di area lepas landas, menyusul kekhawatiran Afghanistan akan diatur oleh Taliban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Bintang Film Dewasa Mia Khalifa Salahkan CIA dalam Kudeta Taliban di Afghanistan

Mantan Bintang Film Dewasa Mia Khalifa Salahkan CIA dalam Kudeta Taliban di Afghanistan

Kaltim | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 13:21 WIB

Daftar Negara yang Menerima Pengungsi Afghanistan, Bagaimana Indonesia?

Daftar Negara yang Menerima Pengungsi Afghanistan, Bagaimana Indonesia?

Batam | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:50 WIB

Taliban Kuasai Ribuan Mobil Militer dan Senjata, AS Khawatir Disalahgunakan

Taliban Kuasai Ribuan Mobil Militer dan Senjata, AS Khawatir Disalahgunakan

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:51 WIB

Diplomat Sudah Peringatkan Menlu AS tentang Potensi Jatuhnya Kabul ke Taliban

Diplomat Sudah Peringatkan Menlu AS tentang Potensi Jatuhnya Kabul ke Taliban

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 10:37 WIB

Konflik Afghanistan dan Taliban, BNPT: Jangan Sampai Terpengaruh Aksi yang Tidak Perlu

Konflik Afghanistan dan Taliban, BNPT: Jangan Sampai Terpengaruh Aksi yang Tidak Perlu

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 10:14 WIB

Taliban Sambut China Bangun Lagi Afghanistan

Taliban Sambut China Bangun Lagi Afghanistan

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 09:27 WIB

Taliban Sambut China yang Bakal Bangun Kembali Afghanistan

Taliban Sambut China yang Bakal Bangun Kembali Afghanistan

Riau | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 09:19 WIB

Taliban Kembali Berkuasa di Afghanistan, Veteran Militer AS Kecewa: Saya Menangis

Taliban Kembali Berkuasa di Afghanistan, Veteran Militer AS Kecewa: Saya Menangis

News | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 09:45 WIB

Taliban Duduki Afghanistan, Bagaimana Nasib Bocah Berkaus Kantong Plastik Messi?

Taliban Duduki Afghanistan, Bagaimana Nasib Bocah Berkaus Kantong Plastik Messi?

Bola | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 08:47 WIB

Terkini

Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:50 WIB

Sering Dipingpong Antarinstansi, Banyak Korban Kekerasan Akhirnya Pilih Stop Mengadu

Sering Dipingpong Antarinstansi, Banyak Korban Kekerasan Akhirnya Pilih Stop Mengadu

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:47 WIB

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Nama-Nama Besar 'Pemain' MBG, LPSK Siap Beri Perlindungan

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Nama-Nama Besar 'Pemain' MBG, LPSK Siap Beri Perlindungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:45 WIB

BGN Alihkan Jatah MBG dari Sekolah Elite ke Wilayah 3T, Nanik: Fokus Perbaiki Kualitas

BGN Alihkan Jatah MBG dari Sekolah Elite ke Wilayah 3T, Nanik: Fokus Perbaiki Kualitas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:25 WIB

Sony Sanjaya Ajukan JC: Klaim Ditekan Nama Besar, Bukan Otak di Balik Korupsi MBG!

Sony Sanjaya Ajukan JC: Klaim Ditekan Nama Besar, Bukan Otak di Balik Korupsi MBG!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:24 WIB

Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!

Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:05 WIB

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Dukuh Atas Usai Picu Kemacetan dan Viral di Medsos

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Dukuh Atas Usai Picu Kemacetan dan Viral di Medsos

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:23 WIB

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:18 WIB

Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:06 WIB

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:43 WIB