facebook

Kasus Jatuhnya Lift di Mall Margo City, Kemensos Beri Layanan bagi 11 Korban

Fabiola Febrinastri
Kasus Jatuhnya Lift di Mall Margo City, Kemensos Beri Layanan bagi 11 Korban
Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Pepen Nazaruddin mengunjungi korban. (Dok: Kemensos)

Personel dari tiga balai akan dibagi merata untuk memberikan layanan kepada korban.

Suara.com - Setelah kasus jatuhnya lift di Mall Margo City, Depok, Sabtu (21/8/2021) sore, Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini menginstruksikan kepada jajarannya untuk merespons cepat dengan memberikan layanan bagi 11 korban. Satu orang korban dinyatakan meninggal dunia.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin langsung merespon dengan mengunjungi lokasi kejadian untuk memahami langsung insiden tersebut dari lokasi kejadian. Kemensos juga menerjunkan tim dari empat balai milik Kemensos.

“Usai menerima informasi lift yang jatuh di Mall Margo City, Depok, kami dari Kemensos langsung ke lokasi dan segera memberikan bantuan bagi 11 korban” ujar Pepen, di Mall Margo City, pada hari yang sama.

Untuk satu orang korban meninggal dunia, Kemensos akan memberikan santunan kematian dengan nilai Rp15 juta.

Baca Juga: Kemensos Terima Bantuan Rp2 Miliar dari CT ARSA dan Dompet Amal Transmedia

Bersama dengan itu, atas arahan Mensos, diterjunkan tim dari tiga balai, yakni dari Balai Besar Inten Soeweno, balai Ciungwanara dan Balai Panasea dengan menerjunkan tim perawat, dan bantuan ambulance ke lokasi kejadian. Tim juga membantu para korban dan keluarga korban dengan memberikan layanan trauma healing.

“Kami dari balai Kemensos sudah mengasesmen keluarga korban, namun bagi para korban masih belum bisa ditemui. Kami masih standby, apabila ada hal-hal yang membutuhkan respons cepat," ujar Ropiah, Koordinator Tim Balai Ciungwanara.

Personel dari tiga balai akan dibagi merata untuk memberikan layanan kepada korban.

Ke-11 korban tersebut, 8 orang dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bunda Margonda Depok, yaitu 1. Rendi 29 tahun; 2. Jaelana 36 tahun; 3. Firdaus 38 tahun; 4. Taufik Hidayat 35 tahun; 5. Maulida Agustin 26 tahun; 6. Meri Anggraini 21 tahun; 7. Nurma Yuningsih 38 tahun; serta 8 Winda Novita 31 tahun.

Sedangkan, 3 orang dirawat di RS Universitas Indonesia (UI) satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Kemensos Tingkatkan Koordinasi dengan Perum Bulog dan Pos terkait Penyaluran Bantuan Beras

Kronologi kejadian, sekitar pukul 16.30 WIB, bunyi getaran kuat di Lantai Ground dan tembok runtuh. Sebagai informasi sementara, kejadian ini disebabkan lift barang jatuh, namun sedang diinvestigasi lebih lanjut oleh Inafis Polri.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar