Progres Vaksinasi ke Guru dan Remaja, Nadiem Bicara Kewajiban Sekolah Buka Opsi Tatap Muka

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 23 Agustus 2021 | 16:21 WIB
Progres Vaksinasi ke Guru dan Remaja, Nadiem Bicara Kewajiban Sekolah Buka Opsi Tatap Muka
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud ristek) Nadiem Makarim menyampaikan progres vaksinasi terhadap guru dan tenaga pengajar.

Menurut data sampai 18 Agustus 2021, tercatat ada 3,04 juta pendidik dan tenaga pendidik yang sudah divaksin dosis pertama.

Berdasarkan data itu, Nadiem mengatakan jumlah pendidik yang menerima vaksin dosis pertama ada 54 persen dari 5,6 juta guru.

Sementara untuk pendidik yang sudah mendapatkan vaksin hingga dosis kedua berjumlah 1,98 juta dari total 5,6 juta.

"Menerima satu vaksinasi dan itu 54 persen dan 35 persen sudah dua kali vaksinasi, artinya sudah lengkap," kata Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Senin (23/8/2021).

Nadiem mengatakan jika ada pendidik di satu sekolah yang memang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dari jumlah 35 persen tersebut, maka mereka wajib memberikan pilihan membuka pembelajaran tatap muka (PTM).

Kendati kewajiban hanya diperuntukan untuk sekolah dalam memberikan pilihan, persoalan murid dikembalikan lagi kepada orang tua masing-masing

"Jadinya kalau kita melihat dari data itu yang 35 persen itu kalau mereka di satu sekolah sudah semuanya, mereka wajib memberikan opsi PTM terbatas. Kalau anaknya nggak mau pergi atau orang tuanya gak mau mengirim anaknya ke sekolah itu gak masalah, kita tidak memaksa," katanya.

Dalam rapat kerja yang sama, Nadiem turut memaparkan, progres vaksinasi dilaksanakan kepada pelajar dengan kelompok usia 12-17 tahun.

Tercatat, 2,55 juta dari 26,7 juta remaja sudah mendapat vaksin dosis pertama. Sedangkan untuk penerima vaksin hingga dosis kedua ada 1,16 juta dari total 26,7 juta remaja.

"Jadinya totalnya adalah 26,7 juta dari grup 12-17 (tahun) ini jadinya sudah hampir 10 persen yang satu dosis dan sekitar hampir 5 persen untuk yang dua dosis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PTM SMK Batik 2 Solo Batal Digelar, Yayasan Akhirnya Minta Maaf ke Gibran

PTM SMK Batik 2 Solo Batal Digelar, Yayasan Akhirnya Minta Maaf ke Gibran

Surakarta | Senin, 23 Agustus 2021 | 13:50 WIB

SMK Batik 2 Solo Batalkan Rencana PTM: Gibran Parkirkan Mobil Dinas Hingga Teguran Ganjar

SMK Batik 2 Solo Batalkan Rencana PTM: Gibran Parkirkan Mobil Dinas Hingga Teguran Ganjar

Surakarta | Senin, 23 Agustus 2021 | 14:35 WIB

Vaksinasi Terus Dikebut, Ganjar Ingatkan Penyelenggara Tidak Lupa Mencatat

Vaksinasi Terus Dikebut, Ganjar Ingatkan Penyelenggara Tidak Lupa Mencatat

Jawa Tengah | Senin, 23 Agustus 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB