Varian Delta Ganas, Nakes di Bekasi Ngaku Khawatir Terpapar karena Belum Divaksin Booster

Agung Sandy Lesmana

Senin, 23 Agustus 2021 | 22:05 WIB
Varian Delta Ganas, Nakes di Bekasi Ngaku Khawatir Terpapar karena Belum Divaksin Booster
Varian Delta Ganas, Nakes di Bekasi Ngaku Waswas Terpapar karena Belum Divaksin Booster. Ilusttasi Nakes [BBC]

Suara.com - Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bekasi membuat Tenaga Kesehatan alias nakes kewalahan. Apalagi, mereka belum melakukan vaksinasi booster atau vaksinasi tahap tiga.

Vaksinasi booster untuk Tenaga Kesehatan di Bekasi belum merata. Tenaga Kesehatan menanyakan keseriusan Pemerintah dalam distribusi vaksin booster ini. Meskipun vaksin tahap dua dapat memperlambat menyebarnya virus Covid-19 tetap saja, varian Delta sangat berbahaya dan membuat Nakes yang bertugas khawatir tertular.

NI (24) salah satu Nakes yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Bekasi ini mengaku belum mendapatkan vaksin booster. Lantaran belum mendapatkan vaksin tahap ketiga, dia mengaku khawatir terpapar virus Covid-19 varian Delta. 

“Sekarang akhirnya malah keburu ada lonjakan lagi sampai banyak teman-teman sejawat ada yang kena dua kali, padahal sudah double masker. Memang varian delta ini ganas banget,” katanya kepada Suara.com, Senin (23/08/2021).

Dia pun menceritakan kondisi rekan kerjanya yang terpapar varian Delta saat dalam kondisi hamil dan seharusnya dirawat di ruang ICU. Namun, karena saat itu ruang ICU penuh, ia harus dirawat di ruang biasa dengan oksigen yang maksimal. Rasa khawatir yang dirasakan oleh nakes sangat tinggi. 

Nakes memiliki limit dari rumah sakit tempat mereka bekerja dan setiap Rumah Sakit memiliki tarif yang berbeda-beda.

Dia mengatakan limit rawat jalan untuk pasien isoman yang ada pada RS Mitra Cibubur sejumlah Rp1.500.000 ribu untuk satu tahun.

“Kalau limitnya udah abis, ya, pakai biaya pribadi. Sedangkan obat Covid sekali tebus kurang lebih satu setengah juta, belum lagi biaya PCR,” kata dia.

Meski waswas, NI mengaku hanya memiliki cara untuk mengantisipasi virus Covid-19 selama bekerja dengan cara melindungi diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Di antaranya menggunakan double masker, mengenakan APD lengkap saat bekerja hingga menghindari kerumunan.

baca juga

Terkait hal itu, dia berharap agar vaksinasi bosster bisa diterima seluruh nakes di tanah air agar para pejuang garda terdepan penanggulangan Covid-19 ini bisa merasa aman saat bekerja. 

"Diharapkan sih pembagian vaksin bisa merata pemberiannya di Indonesia, sehingga gak ada nakes yang tumbang lagi, semua masyarakat mau divaksin, agar indonesia kembali pulih."

Mengutip dari Bekasikota.id pada 4 Agustus progres pelaksanaan vaksinasi di Kota Bekasi dipresentasikan sebanyak 22.28 persen telah mendapatkan dosis pertama dan 8.05 persen telah mendapatkan dosis kedua dari jumlah target 2.016.000 jiwa divaksin di Kota Bekasi. 

Dirinci dari target sasaran vaksin tahap 1 kepada 14.048 Tenaga Kesehatan, tahap kedua bagi 156.149 lansia, 114.794 petugas publik, tahap ketiga bagi 1.485.138 masyarakat rentan dan umum dan bagi 245.877 remaja. Sumber: PPID Dinkes Kota Bekasi. (Aulia Ivanka Rahmana)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Camkan! Vaksin Ketiga Bagi Masyarakat Umum Tak Ada, Nadia: Moderna Hingga Kini Untuk Nakes

Camkan! Vaksin Ketiga Bagi Masyarakat Umum Tak Ada, Nadia: Moderna Hingga Kini Untuk Nakes

Kaltim | Senin, 23 Agustus 2021 | 21:21 WIB

Kemenkes Sebut Moderna Hanya untuk Nakes, Tidak Ada Dosis Ketiga untuk Masyarakat Umum!

Kemenkes Sebut Moderna Hanya untuk Nakes, Tidak Ada Dosis Ketiga untuk Masyarakat Umum!

Health | Senin, 23 Agustus 2021 | 17:39 WIB

Bantul Dapat 64 Ribu Vaksin Moderna, Prioritas untuk Booster Nakes

Bantul Dapat 64 Ribu Vaksin Moderna, Prioritas untuk Booster Nakes

Jogja | Minggu, 22 Agustus 2021 | 20:05 WIB

Ada Nakes Belum Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Ini Penjelasan Kadinkes Riau

Ada Nakes Belum Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Ini Penjelasan Kadinkes Riau

Batam | Minggu, 22 Agustus 2021 | 13:50 WIB

Terkini

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:56 WIB

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:43 WIB

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:41 WIB

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:37 WIB

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:31 WIB

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari

Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari

Bogor | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:25 WIB

×