Mendagri Beri Masukan Bawaslu Soal Teknologi dan Peningkatan Kualitas Penegak Hukum

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 26 Agustus 2021 | 14:33 WIB
Mendagri Beri Masukan Bawaslu Soal Teknologi dan Peningkatan Kualitas Penegak Hukum
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat mengikuti Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Selasa (27/7/2021). (Dok. Humas Kemendagri)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito mengapresiasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang turut membantu mengawasi jalannya pemilihan umum (pemilu). Kendati demikian, ia memberikan masukan kepada Bawaslu terutama terkait dengan sistem serta peningkatan kualitas aparat hukumnya sendiri.

Tito menilai kalau sistem teknologi yang dijalankan Bawaslu harus lebih diperbaiki yakni dengan mengawinkan metode manual dengan teknologi digital. Menurutnya penggunaan metode hibrid pada sistem Bawaslu dapat menghasilkan proses yang lebih cepat dan transparan.

"Bahwa sistem sebaiknya hybrid antara yang manual dengan penggunaan teknologi digital ini diperbaiki sehingga akan lebih cepat proses dan lebih transparan," kata Tito dalam acara Peluncuran Buku Kajian Evaluatif Penanganan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 secara virtual, Kamis (26/8/2021).

Selain itu, Tito juga menyinggung soal aparat hukum di Bawaslu di mana sangat berpengaruh pada efektivitas dari penegakan pelanggaran pemilu. Pada praktiknya, Bawaslu berdiri sebagai lembaga yang memiliki jejaring begitu luas.

Bawaslu sendiri berada di 34 provinsi, kemudian di kecamatan, kabupaten/kota dan tidak dipungkiri melibatkan banyak orang. Pertanyaan yang muncul dibenak Tito ialah bagaimana caranya menyamakan pemikiran orang-orang tersebut yang juga memiliki banyak perbedaan serta kepentingannya masing-masing.

"Sehingga ini bisa menjadi masalah di lapangan," ujarnya.

Mantan Kapolri tersebut lantas bercerita ketika dirinya menjabat sebagai Kapolda Papua dan Kapolda Metro Jaya. Saat itu ia menemukan bagaimana hiruk pikuknya pemilihan komisioner Bawaslu di tingkat Kabupaten.

Menurutnya yang terjadi kala itu seperti sebuah pertarungan antara para kandidat yang ingin menaruh orang pilihannya supaya bisa menjadi komisioner. Praktik seperti itu sering terjadi dan tidak memungkiri terdapat transaksional di dalamnya.

"Nah, apalagi di tingkat kecamatan, jumlah kecamatannya adalah 5.000 lebih se-Indonesia kali sekian orang," tuturnya.

baca juga

Tito lantas memberikan masukan bagaimana supaya hal tersebut tidak menjadi celah untuk terjadinya pelanggaran.

Terlebih aparat hukumnya dikatakan Tito memiliki kekuatan serta kewenangan yang dikhawatirkan menjadi alat untuk menyimpang atau abuse of power.

Guna mencegah hal tersebut, kata Tito, perlu ada kajian bagaimana memperkuat aparat hukum di Bawaslu untuk menjadi lebih kredibel. Pertama yang mesti dilakukan ialah membuat pola rekrutmen yang lebih transparan dengan persyaratan jelas.

Kemudian memberikan bimbingan teknis supaya para aparat hukum lebih memahami tugas-tugasnya. Setelah itu, Tito juga memberi masukan supaya Bawaslu membuat lembaga pengawas internal untuk mengawasi kode etik dari para aparat penegak hukumnya.

"Membangun satu kode etik dalam rangka untuk menbuat kepatuhan terhadap kode etik karena Bawaslu ini menjadi profesi. Kita ingin Bawaslu ingin menjadi profesi makanya kode etik harus ada, kode etik ini dikuatkan maka perlu dibuat juga dalam internal Bawaslu ada lembaga pengawas internal yang menegakkan kode etik itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Kasus Bansos, Risma Obral Penghargaan ke 143 Aparat Penegak Hukum

Usut Kasus Bansos, Risma Obral Penghargaan ke 143 Aparat Penegak Hukum

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 22:10 WIB

Pakai Atribut Penegak Hukum, Jaksa Gadungan di Kota Semarang Diringkus

Pakai Atribut Penegak Hukum, Jaksa Gadungan di Kota Semarang Diringkus

Jawa Tengah | Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:46 WIB

Mendagri Terbitkan Tiga Instruksi untuk Lanjutan PPKM

Mendagri Terbitkan Tiga Instruksi untuk Lanjutan PPKM

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 07:27 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×