Tak Pernah Muncul ke Publik, Taliban Akhirnya Ungkap Keberadaan Pemimpin Tertingginya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 30 Agustus 2021 | 11:46 WIB
Tak Pernah Muncul ke Publik, Taliban Akhirnya Ungkap Keberadaan Pemimpin Tertingginya
Bendera Taliban terlihat di alun-alun kota utama di Pul-e-Khumri.(Sumber: AFP)

Suara.com - Pemimpin tertinggi Taliban Hibatullah Akhundzada akhirnya diketahui keberadaannya setelah sempat dirahasiakan dari muka publik.

"Dia ada di Kandahar. Dia telah tinggal di sana sejak awal," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, disadur dari Straits Times Senin (30/8/2021).

"Dia akan segera tampil di depan umum," tambah wakil juru bicara Bilal Karimi.

Pengumuman tersebut menjadi jawaban pertanyaan tentang keberadaan pemimpin Taliban yang sudah lama tidak diketahui publik.

"Anda akan segera bertemu dengannya, insya Allah," kata Zabihullah Mujahid dikutip dari Hindustan Times.

Akhundzada telah memimpin Taleban sejak 2016 ketika Taliban mengalami keretakan dan krisis. Ia ditugaskan untuk menyatukan kembali kelompok itu.

Taliban sedang berjaga. (Reuters/Stringer)
Taliban sedang berjaga. (Reuters/Stringer)

Sedikit yang diketahui tentang peran sehari-hari Akhundzada. Profilnya yang dirilis ke publik juga sangat terbatas.

Dia juga belum mengeluarkan pernyataan apa pun sejak Taliban berhasil mengambil alih dan kembali berkuasa di Afghanistan.

Siapakah Hibatullah Akhundzada?

baca juga

Hibatullah Akhundzada lebih dikenal sebagai pemimpin agama daripada komandan militer. Ia ditunjuk langsung oleh Akhtar Mohammad Mansour untuk memimpin Taliban.

Akhundzada diumumkan sebagai pemimpin Taliban setelah Mansour tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat pada 2016.

Hibatullah Akhundzada dilaporkan pernah menjadi wakil kepala mahkamah agung Taliban dan setelah setelah jatuhnya Taliban di Afghanistan pada 2001, ia menjadi kepala dewan ulama kelompok itu.

Pemimpin kelahiran kota Kandahar tersebut juga dilaporkan sempar terlibat dalam perlawanan Islam selama invasi Soviet di Afghanistan.

Pasukan Taliban berhasil mengkudeta pemerintah [Foto: Antara]
Pasukan Taliban berhasil mengkudeta pemerintah [Foto: Antara]

Mengapa bersembunyi?

Kerahasiaan merupakan hal yang biasa bagi Taliban karena sebagian besar pemimpin tertingginya berada dalam bayang-bayang selama bertahun-tahun.

Mullah Mohammad Omar adalah sosok yang juga dikenal misterius, ia bahkan enggan menemui delegasi yang mengunjunginya.

Analis keamanan asal Pakistan Imtiaz Gul mengungkapkan jika hal tersebut dikarenakan banyak hal, salah satunya adalah keamanan.

"Taliban menganggap diri mereka dalam keadaan jihad selama pasukan asing berada di Afghanistan dan kemungkinan akan menyembunyikan pemimpin mereka sampai mereka pergi," ungkap Imtiaz Gul kepada AFP.

"Itu sebabnya pemimpin tertinggi tidak muncul ke publik," sambungnya.

Kepala program Asia di International Crisis Group Laurel Miller menjelaskan bahwa Akhundzada tampaknya mengadopsi gaya kepemimpinan Omar yang tertutup.

Miller juga menambahkan bahwa kerahasiaan Akhundzada kemungkinan juga didorong alasan keamanan sejak Mansour tewas dibunuh AS.

"Seorang juru bicara Taliban mengindikasikan pemimpin mereka akan segera muncul, dan dia mungkin memiliki alasan untuk melakukan itu untuk menghilangkan kecurigaan atas kematiannya," kata Miller kepada AFP.

"Tetapi mungkin juga setelah menunjukkan dirinya, dia akan menarik diri dan menjalankan otoritasnya dari jarak jauh, seperti yang dilakukan Mullah Omar." sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balas Dendam, AS Bombardir Militan ISIS-K di Kota Kabul Afghanistan

Balas Dendam, AS Bombardir Militan ISIS-K di Kota Kabul Afghanistan

Jatim | Senin, 30 Agustus 2021 | 09:01 WIB

Tentara AS Serang Kelompok ISIS di Kabul

Tentara AS Serang Kelompok ISIS di Kabul

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 05:48 WIB

Diduga Terlibat ISIS, Dua Warga Malaysia Ditangkap Pasukan Taliban

Diduga Terlibat ISIS, Dua Warga Malaysia Ditangkap Pasukan Taliban

Sumbar | Minggu, 29 Agustus 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi

Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:01 WIB

Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan

Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00 WIB

Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon

Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:58 WIB

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:49 WIB

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48 WIB

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:46 WIB

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:45 WIB

×