Dialog dengan Vaksinator di Lampung, Jokowi: Kenapa Hanya 100 Orang, Kenapa Enggak Seribu?

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 15:18 WIB
Dialog dengan Vaksinator di Lampung, Jokowi: Kenapa Hanya 100 Orang, Kenapa Enggak Seribu?
Presiden Jokowi menggelar video conference dengan peserta vaksinasi hingga tim vaksinator saat meninjau vaksinasi di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung, Kamis (2/9/2021). [Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan video conference dengan peserta vaksinasi hingga tim vaksinator saat meninjau kegiatan vaksinasi di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung, Kamis (2/9/2021).

Jokowi pun berbincang melalui video conference dengan tim vaksinator RSUD Jenderal Ahmad Yani Lampung.

Salah satu tim vaksinator RSUD Jenderal Ahmad Yani Lampung mengatakan, pihaknya melakukan vaksinasi sebanyak 100 orang dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro.

"Kami dari tim vaksinator RSUD Jenderal Ahmad Yani alhamdulillah ini dilakukan kegiatan vaksinasi sejumlah 100 orang dari IAIN Metro," ujar salah satu vaksinator  kepada Jokowi dari video yang diunggah di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (2/9/2021).

Mendengar hal tersebut, Jokowi menanyakan alasan penyuntikan vaksin hanya diberikan kepada 100 orang. 

"Kenapa hanya 100 (orang yang divaksin), kenapa nggak 1.000 (orang)," tanya Jokowi ada kepada vaksinator.

Vaksinator tersebut menjawab bahwa vaksinasi di RSUD dilakukan setiap hari dan akan terus ditingkatkan.

Adapun jumlahnya kata tim vaksinator, dirinya hanya ditugaskan untuk menyuntik 100 orang.

"Iya pak setiap hari pak insyaAllah kami selalu melakukan kegiatan vaksinasi,  besok juga ada pak insyaAllah. Kemarin mendapatkan informasinya ditugaskan sejumlah 100 orang. Siap pak insyaAllah besok (ditingkatkan)," kata sang vaksinator. 

Mantan Gubernur DKI itu kembali bertanya perihal stok vaksin di RSUD Ahmad Yani.

"Vaksinnya cukup?" tanya Jokowi lagi.

"Cukup pak alhamdulillah banget pak  tersedia cukup," jawab vaksinator.

Jokowi pun meminta agar stok vaksin tersebut segera dihabiskan.

"Kalau banyak segera dihabiskan saja. Kalau banyak segera habiskan minta lagi dihabiskan segera," ucap Jokowi. 

Sementara itu, salah satu perwakilan dari Lapas Wanita Lampung, Yuyun menyampaikan rasa terima kasih karena lapas menjadi salah satu perhatian Presiden untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dialog dengan Jokowi, Petugas Puskesmas Satelit Bandar Lampung Curhat Hal Ini

Dialog dengan Jokowi, Petugas Puskesmas Satelit Bandar Lampung Curhat Hal Ini

Lampung | Kamis, 02 September 2021 | 14:43 WIB

Paspampres Bubarkan Aksi Unjuk Rasa di Lokasi Kedatangan Jokowi di SMAN 2 Bandar Lampung

Paspampres Bubarkan Aksi Unjuk Rasa di Lokasi Kedatangan Jokowi di SMAN 2 Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 02 September 2021 | 14:25 WIB

DPR:  Hoaks soal Vaksin COVID-19 Harus Ditindak dan Diberi Sanksi

DPR: Hoaks soal Vaksin COVID-19 Harus Ditindak dan Diberi Sanksi

DPR | Kamis, 02 September 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:05 WIB

Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi

Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:00 WIB

Usulan DPR Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden

Usulan DPR Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:46 WIB

GRIB Jaya Balik Serang Pihak Ahmad Bahar: Tuding Lakukan Doxing hingga Istri Hercules Trauma

GRIB Jaya Balik Serang Pihak Ahmad Bahar: Tuding Lakukan Doxing hingga Istri Hercules Trauma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:37 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa

PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:22 WIB

Mendagri: Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Mendagri: Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:16 WIB

Disiksa Pakai Taser dan Peluru Karet, 9 WNI Ceritakan Horor di Penjara Israel

Disiksa Pakai Taser dan Peluru Karet, 9 WNI Ceritakan Horor di Penjara Israel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Nyanyian Staf Ahli Soal Uang Ratusan Juta, Budi Karya Sumadi Bakal Segera Dipanggil KPK?

Nyanyian Staf Ahli Soal Uang Ratusan Juta, Budi Karya Sumadi Bakal Segera Dipanggil KPK?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:01 WIB

Nyaru Jadi Manajer, 4 WNA China di Jakbar Ternyata Komplotan Scam Online Kelas Kakap

Nyaru Jadi Manajer, 4 WNA China di Jakbar Ternyata Komplotan Scam Online Kelas Kakap

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:55 WIB