Satgas Covid-19 Minta Posko PPKM Aktif Pindahkan Pasien Isoman ke Isolasi Terpusat

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 02 September 2021 | 15:53 WIB
Satgas Covid-19 Minta Posko PPKM Aktif Pindahkan Pasien Isoman ke Isolasi Terpusat
Petugas membantu membawa barang bawaan pasien terkonfirmasi COVID-19 ke dalam mobil ambulans di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (11/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terus meminta masyarakat untuk mau diisolasi di tempat isolasi terpusat yang disediakan oleh pemerintah demi menurunkan angka kematian.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K. Ginting, mengatakan dengan isolasi terpusat, pasien Covid-19 bisa mendapatkan pemantauan 24 jam dari tenaga kesehatan, makanan serta obat-obatan yang maksimal.

"Jiwa warga positif yang isolasi mandiri oleh karena adanya varian baru ini, kita menganjurkan supaya mereka ini pindah ke isolasi terpusat, karena kalau isoman pendeteksian dan pendampingannya kurang," kata Alexander dalam diskusi virtual, Kamis (2/9/2021).

Dia menjelaskan, varian baru yakni varian delta yang menyerang Indonesia saat ini memiliki tingkat penularan yang lebih cepat, sehingga pasien yang terkonfirmasi positif harus segera ditangani dengan benar.

"Sementara kecepatan virus baru ini ke sel yang sehat itu lebih cepat, gejalanya bisa memburuk dengan cepat, apalagi kalau yang sakit itu mempunyai komorbid, dan tidak sadar saturasinya turun," jelasnya.

Alex juga meminta posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk aktif berkoordinasi dengan puskesmas agar mengevakuasi pasien isoman ke isoter atau rumah sakit.

"Kalau dipindah ke isoter, ini akan ada deteksi dini dan pendampingan," tegasnya.

Satgas mencatat angka rata-rata keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) nasional untuk ruang isolasi Covid-19 sudah turun signifikan hingga 25,04 persen.

Tidak ada lagi provinsi dengan BOR isolasi di atas standar ideal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yakni 60 persen.

baca juga

BOR tertinggi masih dicatatkan oleh Bali 58,29 persen, lalu Aceh 51,10 persen, Kepulauan Bangka Belitung 48,24 persen, Sulawesi Tengah 44,02 persen, dan Kalimantan Timur 42,96 persen.

Namun, untuk BOR di Ruang ICU masih ada yang berada di atas 60 persen, yaitu Bangka Belitung 72,46 persen, Bali 66,96 persen, Riau 61,29 persen, dan Aceh 61,74 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Kasus Alami Tren Penurunan, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Jangan Lengah

Meski Kasus Alami Tren Penurunan, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Jangan Lengah

Health | Kamis, 02 September 2021 | 15:51 WIB

LIVE: Strategi Isolasi Terpusat Minimalisir Fatalitas Akibat Covid-19

LIVE: Strategi Isolasi Terpusat Minimalisir Fatalitas Akibat Covid-19

Video | Kamis, 02 September 2021 | 13:39 WIB

Taat dan Patuh Terhadap Prokes, Kota Ini Dianggap Sebagai Contoh yang Baik

Taat dan Patuh Terhadap Prokes, Kota Ini Dianggap Sebagai Contoh yang Baik

Kalbar | Rabu, 01 September 2021 | 21:45 WIB

Kematian Akibat Covid-19 di IGD RS Turun Dua Kali Lipat Selama Agustus

Kematian Akibat Covid-19 di IGD RS Turun Dua Kali Lipat Selama Agustus

Health | Rabu, 01 September 2021 | 19:45 WIB

Terkini

Pollux Gandeng OTIS, Incar Proyek Properti hingga Modernisasi Gedung

Pollux Gandeng OTIS, Incar Proyek Properti hingga Modernisasi Gedung

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:45 WIB

IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran

IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Buttonscarves hingga Benang Jarum Diserbu! Simak Kesuksesan Modinity Warehouse Sale 2026

Buttonscarves hingga Benang Jarum Diserbu! Simak Kesuksesan Modinity Warehouse Sale 2026

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes

Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:40 WIB

HUT ke-55 Hero Supermarket, BRI Tebar Diskon Rp55 Ribu di Mall Taman Anggrek

HUT ke-55 Hero Supermarket, BRI Tebar Diskon Rp55 Ribu di Mall Taman Anggrek

Bri | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Perbedaan Kulkas Mini Kompresor vs Termoelektrik, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Kulkas Mini Kompresor vs Termoelektrik, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:36 WIB

4 Moisturizer Glad2Glow untuk Remaja, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

4 Moisturizer Glad2Glow untuk Remaja, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Hasil Muktamar ke-35 NU: Evaluasi Kopdes, Rakyat Bukan Objek Pasar

Hasil Muktamar ke-35 NU: Evaluasi Kopdes, Rakyat Bukan Objek Pasar

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Sisi Gelap 2,6 Miliar Transaksi Video Commerce: UMKM Sejahtera atau Sekadar Capek?

Sisi Gelap 2,6 Miliar Transaksi Video Commerce: UMKM Sejahtera atau Sekadar Capek?

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz

Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:31 WIB

×