Kematian Akibat Covid-19 di IGD RS Turun Dua Kali Lipat Selama Agustus

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 01 September 2021 | 19:45 WIB
Kematian Akibat Covid-19 di IGD RS Turun Dua Kali Lipat Selama Agustus
[BBC]

Suara.com - Satgas Penanganan Covid-19 mencatat angka kematian pasien Covid-19 di IGD telah turun jauh selama periode Agustus 2021 ini.

Angka penurunan kematian akibat Covid-19 diklaim mencapai dua kali lipat dibanding saat puncak kematian yang terjadi pada Juli 2021.

"Angka kematian IGD kita bulan Mei sekitar 3,53 persen, bulan Juni naik jadi 11,06 persen, kemudian di bulan Juli ini mulai naik dan paling tinggi 14, 63 persen"

"Di bulan Agustus kematian di IGD turun menjadi 6,9 persen," kata Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dr. Dewi Nur Aisyah dalam webinar, Rabu (1/9/2021).

Menurutnya, penanganan medis serta antisipasi terhadap lonjakan kasus positif yang terjadi selama Juli sangat berpengaruh dalam menurunkan angka kematian. 

Selain itu, kasus kematian di IGD kebanyakan terjadi pada pasien Covid-19 yang datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi berat serta saturasi oksigen yang rendah. 

Dewi mengatakan, puncak kasus infeksi Covid-19 sendiri terjadi selama Juli, di mana 22 persen pasien Covid-19 datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas berat akibat kekurangan oksigen.

"Bulan Mei masih sekitar 11 persen orang yang datang ke IGD saturasi dibawah 80, bulan Juni naik 13 persen, Juli bahkan 22 persen, jadi seperlima orang datang ke rumah sakit sudah parah sekali kondisinya. Saat ini masih kita melihat beberapa angka walaupun sudah lebih turun di bawah 20 persen," ucapnya.

Meski sudah lebih turun, Dewi menekankan bahwa menurunkan angka kematian pasien Covid-19 masih menjadi pekerjaan rumah. Meski kasus positif mingguan juga kasus aktif telah turun, namun angka kematian Covid-19 di Indonesia masih di atas rata-rata dunia.

"Saat ini presentase kasus aktif kita lebih rendah daripada dunia, angka kesembuhan kita di atas rata-rata. Tapi PR-nya angka kematian kita masih di atas rata-rata angka kematian dunia," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus COVID-19 Menurun, BOR di Wisma Atlet Kemayoran Sekitar 13 Persen

Kasus COVID-19 Menurun, BOR di Wisma Atlet Kemayoran Sekitar 13 Persen

Jakarta | Rabu, 01 September 2021 | 19:13 WIB

Angka Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi Covid-19 Nasional Turun Hingga 25,04 Persen

Angka Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi Covid-19 Nasional Turun Hingga 25,04 Persen

News | Rabu, 01 September 2021 | 17:11 WIB

Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 Turun 65,81 Persen dari Puncak Kedua

Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 Turun 65,81 Persen dari Puncak Kedua

News | Rabu, 01 September 2021 | 16:24 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB