Jual Kisah Sedih Nenek Tunawisma di Media Sosial, Akun Ini Diduga Gelapkan Donasi

Reza Gunadha, Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 04 September 2021 | 16:22 WIB
Jual Kisah Sedih Nenek Tunawisma di Media Sosial, Akun Ini Diduga Gelapkan Donasi
Akun penggalang donasi diduga melakukan penipuan (twitter)

Suara.com - Viral di media sosial akun Twitter yang diduga melakukan penipuan dengan menjual kisah sedih dari orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Lewat sebuah utas, akun Twitter @infotwitwor_ memperlihatkan bukti-bukti yang mengarah pada dugaan penipuan.

Akun tersebut sempat membagikan kisah hidup seorang nenek tunawisma yang membutuhkan bantuan dana dan juga tempat tinggal.

Akun @IanSP** tersebut meminta bantuan para warganet untuk ikut berdonasi agar sang nenek bisa segera diterima di panti wreda.

"Guys masih ingat nenek? Minggu ini minggu masuk masa pembayaran panti. Donatur yang membantu pembayaran sedang ada musibah. Ada yang mau iuran buat bantu nenek? Pilihan yang sangat dilematis buat saya," ujar akun tersebut, dikutip suara.com, Sabtu (4/9/2021).

Disebutkan juga bahwa dibutuhkan dana mendesak karena pihak panti wreda meminta pembayaran untuk tiga bulan sekaligus.

Akun tersebut juga memperlihatkan kuitansi pembayaran dari pihak panti wreda, hingga banyak warganet yang tergerak hatinya untuk ikut berdonasi.

Dugaan penipuan mulai mencuat ketika salah seorang warganet menyebut bahwa pihak panti wreda tidak menerima sejumlah uang seperti yang tertera di kuitansi.

"Mohon maaf, ini sudah jelas penipuan. Kami tidak mengeluarkan kuitansi seperti yang ada di foto tersebut. Setiap kami mengeluarkan kuitansi pasti ada cap, alamat dan ada 3 penanggung jawab yang bertanda tangan (ketua, bendahara, dan pimpinan panti)," ujar salah satu warganet yang mengaku bekerja di panti wreda tersebut.

baca juga

"Kami tidak pernah mengeluarkan hanya kuitansi saja, tapi ada form khusus yang dikeluarkan, beserta cap dan tanda tangan yang sudah saya jelaskandi atas. Saya tekankan juga tidak ada karyawan yang bernama Verandiya Asenka, terima kasih," sambungnya.

Akun penggalang donasi diduga melakukan penipuan (twitter)
Akun penggalang donasi diduga melakukan penipuan (twitter)

Para warganet yang membaca utas tersbut lantas menuliskan beragam komentar. Mereka mengecam aksi penipuan dari akun yang menjual penderitaan orang lain demi mendapat sejumlah uang.

"Kalau sampai beneran ini orang nipu, harus dijerat hukum biar kapok. Manfaatin nenek-nenek gini buat dapat sumbangan," tulis salah seorang warganet.

"Silahkan ambil tindakan hukum bila perlu, kalau ada teman-teman yang merasa udah ikut nyumbang tapi ternyata uangnya tidak digunakan sebagaimana mestinya," ujar warganet lain.

"Jahat banget, yang kaya gini nih ngeselin banget soalnya nanti pas ada yang butuh bantuan beneran malah nggak ada yang pingin bantu takutnya nipu terus bisa merembet kemana-kemana," tulis salah satu warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Bonsai Melayang Bak Avatar, Publik Ramai Berdebat

Viral Video Bonsai Melayang Bak Avatar, Publik Ramai Berdebat

News | Sabtu, 04 September 2021 | 13:43 WIB

Bocah Kelas 6 SD Jualan Petai, ke Sekolah Ambil Buku karena Tak Punya HP

Bocah Kelas 6 SD Jualan Petai, ke Sekolah Ambil Buku karena Tak Punya HP

News | Sabtu, 04 September 2021 | 13:43 WIB

Detik-detik WO Sambut Tamu Tak Diundang, Nyelonong Masuk Naik Motor Pengangkut Sampah

Detik-detik WO Sambut Tamu Tak Diundang, Nyelonong Masuk Naik Motor Pengangkut Sampah

News | Sabtu, 04 September 2021 | 12:38 WIB

MLI Tahu Coki Pardede Pakai Sabu: Kami Bingung Mau Kemana?

MLI Tahu Coki Pardede Pakai Sabu: Kami Bingung Mau Kemana?

Sumsel | Sabtu, 04 September 2021 | 12:14 WIB

Prewedding Barbar! Calon Pengantin Naik Gunung Pakai Baju Adat, Hasilnya Bikin Syok

Prewedding Barbar! Calon Pengantin Naik Gunung Pakai Baju Adat, Hasilnya Bikin Syok

News | Sabtu, 04 September 2021 | 12:07 WIB

Viral Pria Ini Masak Kecoa di Wajan, Sukses Bikin Publik Merinding

Viral Pria Ini Masak Kecoa di Wajan, Sukses Bikin Publik Merinding

Lifestyle | Sabtu, 04 September 2021 | 12:04 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×