Kudeta Republik Guinea, Tentara Klaim Rebut kekuasaan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 06 September 2021 | 13:00 WIB
Kudeta Republik Guinea, Tentara Klaim Rebut kekuasaan
Tentara Guinea melewati ibu kota, Conakry, pada hari Minggu ketika tembakan senjata berat terdengar di dekat istana kepresidenan. (Cellou Binani/AFP/Getty Images)

Suara.com - Unit tentara elit Guinea mengeklaim telah merebut kekuasaan di negaranya, menggulingkan presiden Alpha Condé.

Menyadur Guardian Senin (6/9/2021), tentara mengumumkan kepemimpinan negara itu setelah pergolakan politik melanda baru-baru ini.

Kolonel Mamadi Doumbouya, kepala unit dan pemimpin kudeta, duduk terbungkus bendera Guinea selama pidato singkat di Radio Television Guinea.

Ia mengatakan parlemen negara dan konstitusi telah ditangguhkan dan perbatasan ditutup.

“Kami mengambil nasib kami di tangan kami sendiri,” katanya, lebih lanjut mengkritik keadaan negara di bawah presiden berusia 83 tahun itu.

 Presiden Guinea, Alpha Condé,(Foto: AFP/Getty Images)
Presiden Guinea, Alpha Condé,(Foto: AFP/Getty Images)

“Personalisasi kehidupan politik sudah berakhir. Kami tidak akan lagi mempercayakan politik kepada satu orang, kami akan mempercayakannya kepada rakyat.”

Pada hari Minggu tentara mengumumkan jam malam nasional sampai pemberitahuan lebih lanjut, sambil mengatakan akan bertemu dengan menteri kabinet Condé pada pukul 11:00 hari Senin.

"Setiap penolakan untuk hadir akan dianggap sebagai pemberontakan," tambah pernyataan itu. Gubernur negara pejabat tinggi lainnya akan digantikan oleh militer, kata pernyataan itu.

Namun, ada beberapa kebingungan sebelumnya tentang siapa yang mengendalikan negara. “Operasi keamanan dan penyisiran terus memulihkan ketertiban dan perdamaian.”

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mengutuk perebutan kekuasaan oleh unit militer.

"Saya mengutuk keras pengambilalihan pemerintah dengan kekuatan senjata dan menyerukan pembebasan segera Presiden Alpha Condé," katanya.

Nasib Condé juga belum dikonfirmasi, tapi gambar yang beredar di media sosial menunjukkan tentara mengelilinginya saat dia bersandar di sofa tanpa alas kaki dengan celana jins dan kemeja juga rompi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara COVID-19, Guinea Batal Berpartisipasi di Olimpiade Tokyo

Gara-gara COVID-19, Guinea Batal Berpartisipasi di Olimpiade Tokyo

Sport | Kamis, 22 Juli 2021 | 18:24 WIB

Wabah Ebola Kembali Terjadi, Guinea Mulai Luncurkan Program Vaksinasi

Wabah Ebola Kembali Terjadi, Guinea Mulai Luncurkan Program Vaksinasi

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 18:26 WIB

Tiga Orang di Guinea Meninggal dan Empat Lainnya Dinyatakan Positif Ebola

Tiga Orang di Guinea Meninggal dan Empat Lainnya Dinyatakan Positif Ebola

News | Senin, 15 Februari 2021 | 18:05 WIB

Terkini

TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:15 WIB

Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon

Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:11 WIB

Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:09 WIB

Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik

Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:55 WIB

Siswi SMP Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Pulang Sekolah, Ini Hasil Temuan Polisi

Siswi SMP Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Pulang Sekolah, Ini Hasil Temuan Polisi

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:31 WIB

Hasil Dialog Pandji Pragiwaksono Soal Kasus Mens Rea, Diminta Tobat dan Berakhir Sejuk

Hasil Dialog Pandji Pragiwaksono Soal Kasus Mens Rea, Diminta Tobat dan Berakhir Sejuk

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:26 WIB

Haji Tanpa Antre? Kemenhaj Godok Skema 'War Tiket' Arahan Prabowo, Begini Mekanismenya

Haji Tanpa Antre? Kemenhaj Godok Skema 'War Tiket' Arahan Prabowo, Begini Mekanismenya

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:05 WIB

Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:04 WIB

Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional

Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:56 WIB

TAUD Resmi Tempuh Laporan Polisi Model B Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

TAUD Resmi Tempuh Laporan Polisi Model B Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:48 WIB