Diculik dan Diperkosa Beramai-ramai, Seorang Gadis Meninggal Dunia

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 06 September 2021 | 16:10 WIB
Diculik dan Diperkosa Beramai-ramai, Seorang Gadis Meninggal Dunia
Ilustrasi korban pembunuhan (Shutterstock).

Suara.com - Seorang gadis 18 tahun meninggal dunia setelah diperkosa beramai-ramai hingga tak sadarkan diri dan dirawat di rumah sakit Pakistan.

Menyadur Dawn Senin (6/9/2021), gadis yang tidak diungkapkan identitasnya tersebut meninggal pada Sabtu (4/9/2021) di Rumah Sakit Pendidikan Aziz Bhatti Shaheed, Pakistan.

Keluarga gadis itu mengklaim jika ia meninggal karena dibunuh oleh pelaku pemerkosaan menggunakan obat penenang.

Di sisi lain, polisi menduga jika gadis itu meninggal karena bunuh diri setelah gagal menikahi seorang pria pilihannya.

Polisi mengatakan mereka telah menangkap tersangka utama dan tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus pemerkosaan gadis tersebut.

Ibu gadis itu, seorang penduduk desa Ghazi Chak, melapor kepada polisi Gujrat Saddar pada 3 September bahwa anaknya diculik oleh seorang pria dan teman-temannya.

Dia mengatakan para tersangka memberikan obat penenang dan memperkosanya. Setelah itu, korban ditelantarkan di perumahan yang terletak di GT Road dekat Kathala.

Setelah ditemukan, gadis itu sempat dirawat di Rumah Sakit Pendidikan Aziz Bhatti Shaheed sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Juru bicara Kepolisian Gujrat Asad Gujjar mengatakan kepada Dawn bahwa polisi telah menahan tersangka utama dan tiga pria dan telah mendakwanya.

Asad juga menjelaskan jika dokter telah melakukan pemeriksaan medis untuk memastikan apakah dia diperkosa beramai-ramai.

Asad mengatakan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa gadis itu telah mengonsumsi pil beracun sebelum ditemukan tidak sadarkan diri.

DPO Gujrat Umar Salamat juga mengungkapkan jika pihaknya menerima banding dari keluarga tersangka utama.

Keluarga tersangka utama mengklaim jika ia menjadi korban salah salah tangkap dan membantah terlibat dalam kasus pemerkosaan tersebut.

Polisi, katanya, sedang menyelidiki kasus ini dari semua aspek dan menunggu hasil otopsi gadis tersebut sebagai bukti forensik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gereget Abis, Menteri di Pakistan Potong Pita Peresmian Pakai Gigi

Gereget Abis, Menteri di Pakistan Potong Pita Peresmian Pakai Gigi

News | Minggu, 05 September 2021 | 20:18 WIB

Mengintip HM Prison Altcourse, Penjara Tempat Benjamin Mendy Ditahan

Mengintip HM Prison Altcourse, Penjara Tempat Benjamin Mendy Ditahan

Bola | Kamis, 02 September 2021 | 17:50 WIB

Kumpulkan Donasi Ilegal di Cirebon, WNA Asal Pakistan Dideportasi

Kumpulkan Donasi Ilegal di Cirebon, WNA Asal Pakistan Dideportasi

Jabar | Kamis, 02 September 2021 | 15:13 WIB

Terkini

Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada

Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada

News | Senin, 27 April 2026 | 19:45 WIB

Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK

Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK

News | Senin, 27 April 2026 | 19:35 WIB

Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana

Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana

News | Senin, 27 April 2026 | 19:22 WIB

Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral

Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral

News | Senin, 27 April 2026 | 19:18 WIB

KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba

KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba

News | Senin, 27 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

News | Senin, 27 April 2026 | 18:59 WIB

Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur

Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur

News | Senin, 27 April 2026 | 18:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 18:51 WIB

Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

News | Senin, 27 April 2026 | 18:49 WIB

Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

News | Senin, 27 April 2026 | 18:48 WIB