Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!

Muhammad Yasir, Faqih Fathurrahman

Senin, 27 April 2026 | 18:48 WIB
Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!
Ilustrasi pengeroyokan. [gemini ai]
baca 10 detik
  • Dua tersangka pengeroyokan anggota TNI AD di Stasiun Depok Baru pada 24 April 2026 telah berhasil ditangkap polisi.
  • Pengeroyokan terjadi karena pelaku tidak terima saat korban menegur tindakan kekerasan ibu terhadap anaknya di area stasiun.
  • Tindakan agresif pelaku dipicu pengaruh minuman beralkohol dan dilakukan tanpa menggunakan senjata tajam maupun benda tumpul apapun.

Suara.com - Polisi menyebut tersangka pengeroyokan terhadap anggota TNI AD di Stasiun Depok Baru, Depok, Jawa Barat melakukan aksinya di bawah pengaruh minuman beralkohol. Sejauh ini dua dari tiga pelaku yang terlibat telah ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama mengonfirmasi, kondisi mabuk para tersangka menjadi faktor pemicu agresivitas mereka saat kejadian.

“Dapat kami sampaikan memang para pelaku terpengaruh minuman beralkohol,” ujar Made saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan juga diketahui kalau aksi kekerasan tersebut dilakukan para pelaku menggunakan tangan kosong.

Made memastikan tidak ada penggunaan senjata tajam maupun benda tumpul dalam insiden yang terekam kamera pengawas (CCTV) stasiun tersebut.

Para pelaku diketahui merupakan sosok yang kerap beraktivitas di lingkungan Stasiun Depok Baru, di mana salah satu tersangka yang telah diringkus bekerja sebagai juru parkir di area tersebut.

Kronologi

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Jumat (24/4/2026) malam, ketika korban yang merupakan anggota TNI AD berpangkat Peltu mencoba menegur seorang ibu yang tengah memukul anaknya di area stasiun.

Namun, tindakan persuasif korban justru direspons dengan kemarahan oleh suami ibu tersebut yang kemudian memprovokasi rekan-rekannya untuk mengeroyok korban.

baca juga

Sejauh ini, polisi telah mengamankan dua tersangka, termasuk sang suami. Namun, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang.

“Kami upayakan untuk segera diamankan sesegera mungkin,” tegas Made.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:24 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB

Viral! Oknum TNI AD Diduga Teror Warga di Malang, Bawa Parang dan Terekam CCTV

Viral! Oknum TNI AD Diduga Teror Warga di Malang, Bawa Parang dan Terekam CCTV

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 12:20 WIB

Terkini

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

×