Bayi Kembar Siam Sukses Jalani Operasi Pemisahan di Rumah Sakit Israel

Selasa, 07 September 2021 | 15:26 WIB
Bayi Kembar Siam Sukses Jalani Operasi Pemisahan di Rumah Sakit Israel
Ilustrasi bayi kembar.[Shutterstock]

Suara.com - Sepasang bayi kembar siam berhasil dipisahkan di sebuah rumah sakit anak Israel, kondisinya kedua kini berangsur stabil.

Menyadur Jerusalem Post Selasa (6/9/2021), operasi tersebut menghabiskan waktu hingga hampir 12 jam dan melibatkan sekitar 50 tenaga medis.

Operasi bayi kembar berusia satu tahun tersebut dilakukan pada Kamis pekan lalu di Soroka-University Medical Center di Beersheba.

Bayi perempuan tersebut lahir pada bulan Agustus tahun lalu di rumah sakit Israel dalam kondisi yang disebut kembar craniopagus.

"Ini adalah operasi yang sangat langka, sejauh ini hanya dilakukan sekitar 20 kali dan untuk pertama kalinya di Israel pada bayi berusia satu tahun, salah satu yang termuda di mana prosedur ini dilakukan," jelas kata Dr Mickey Gideon direktur bedah saraf anak di Soroka.

"Beberapa hari ke depan akan sangat penting dalam proses pemulihan si kembar," sambung Dr Mickey Gideon.

Tim dokter memanfaatkan peralatan dan teknologi canggih. Termasuk pemodelan 3D, realitas virtual dan perangkat pemantauan khusus.

Salah satu teknologi yang digunakan adalah model STRATASYS, 3D4OP 3D berdasarkan gambar dari pemindaian MRI, CT, dan angiografi yang mensimulasikan kompleksitas koneksi pembuluh darah, meningen, tulang tengkorak, dan kulit si kembar.

Menggunakan model VR yang disebut Teater Bedah, tim dokter juga membuat simulasi prosedur dan membuat perencanaan menggunakan model VR Surgical Theater.

Baca Juga: Alhamdulillah Operasi Mata Anak Korban Pesugihan Sukses, Dokter : Masih Bisa Melihat

Puluhan simulasi dari semua tahapan operasi dilakukan di masing-masing model sebelum hari operasi bayi kembar tersebut.

Sebelum dioperasi, si kembar telah menjalani tes ekstensif dan berada di bawah pemantauan medis selama beberapa bulan terakhir, termasuk fungsi jantung dan pernapasan mereka.

Menurut pihak rumah sakit, sedikitnya 50 tenaga medis terlibat dalam operasi. Termasuk bedah saraf, bedah plastik, anestesi pediatrik, perawatan intensif pediatrik dan spesialis pencitraan otak.

"Saya sangat bangga kepada tim kami, semua spesialis yang terlibat dalam acara yang menantang dan kompleks ini," kata direktur rumah sakit Dr Shlomo Kodesh.

"Saya berharap kesembuhan total untuk si kembar dan keluarga mereka." pungkasnya.

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh University of California's UC Davis Health tahun lalu, kasus kembar craniopagus terjadi pada sekitar satu dari setiap 2,5 juta kelahiran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI