Pengertian dan Tanda Orang Meninggal Dunia Husnul Khatimah

Rifan Aditya

Selasa, 07 September 2021 | 16:36 WIB
Pengertian dan Tanda Orang Meninggal Dunia Husnul Khatimah
Pengertian dan Tanda Orang Meninggal Dunia Husnul Khatimah - Ilustrasi [Keranda Jenazah Stainless - WordPress.com]

Suara.com - Bagi umat muslim di seluruh dunia, kematian yang paling didambakan yaitu dalam kondisi husnul khatimah. Apa itu husnul khotimah? Bagaimana tanda orang meninggal dunia husnul khatimah?

Sebelum memahami apa saja tanda orang meninggal dunia husnul khatimah, kalian perlu mengerti arti husnul khatimah itu terlebih dahulu.

Pengertian Husnul Khatimah

Pengertian husnul khotimah menurut bahasa arab terdiri dari kata hasan yakni baik dan khatimah yang berarti sebuah akhir. Oleh karena itu, kalimat husnul khatimah berarti akhir yang baik.

Namun, tak jarang masyarakat menuliskan kalimat duka dengan tulisan khusnul khatimah yang justru berarti akhir yang hina. Oleh karena itu, jangan salah menulis husnul khatimah ya!

Perbedaan Husnul Khatimah dan Khusnul Khatimah

Melansir dari laman NU Online, Ustaz Faishal Zulkarnaen, Pengasuh Pesantren Darul Hikam, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur memaparkan perbedaan husnul khatimah dan khusnul khatimah yang membuat masyarakat masih suka salah kaprah.

Dalam bahasa Arab, . Huruf ditulis h menjadi husnul khotimah yang berarti akhir yang baik. Sementara kalimat dalam bahasa latin ditulis dengan 'khusnul khotimah' yang berdasarkan Ibnul A'robi berarti terhina setelah perkasa.

Oleh karena itu, masyarakat muslim di seluruh dunia menginginkan mati secara husnul khotimah, sesuai dengan QS. Ali Imran ayat 102 yang berarti sebagai berikut.

baca juga

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah kalian mati melainkan dalam keadaan muslim (berserah diri) ”. (QS. Ali-Imran: 102).

Tanda Orang Meninggal Dunia Husnul Khatimah

Meninggal dalam keadaan yang baik merupakan tanda-tanda seseorang Insya Allah akan masuk ke surga. Terdapat beberapa tanda orang yang meninggal dunia secara husnul khotimah. Melansir dari laman yayasanalbarokahmadani.com, berikut tanda-tanda meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

1. Mengucap syahadat ketika hendak meninggal dunia

Hal ini sesuai dengan hadist Mu'adz bin Jabalz yang berbunyi:

"Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat 'La ilaaha illallah' ia akan masuk surga," (HR. Al Hakim dan selainnya dengan sanad yang hasan1)

2. Meninggal dunia dengan keringat di dahi

Hal ini seperti yang tertuang dalam hadist rasul yang berbunyi:

“Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi.” (HR. Ahmad, An-Nasa`i, dll. Sanad An-Nasa`i shahih di atas syarat Al-Bukhari)

3. Meninggal pada malam atau siang hari Jumat

“Tidak ada seorang muslimpun yang meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi. Hadits ini memiliki syahid dari hadits Anas, Jabir bin Abdillah g dan selain keduanya, maka hadits ini dengan seluruh jalannya hasan atau shahih)

4. Meninggal di medan perang

“Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka dan mereka beriang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang mereka (yang masih berjihad di jalan Allah) yang belum menyusul mereka. Ketahuilah tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka bergembira dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah dan Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.” (Ali Imran: 169-171)

5. Meninggal karena penyakit tha’un (wabah)

“Tha’un adalah syahadah bagi setiap muslim.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

6. Meninggal di jalan Allah (Mati Syahid)

“Siapa yang terhitung syahid menurut anggapan kalian?” Mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid.” Beliau menanggapi, “Kalau begitu, syuhada dari kalangan umatku hanya sedikit.” “Bila demikian, siapakah mereka yang dikatakan mati syahid, wahai Rasulullah?” tanya para sahabat. Beliau menjawab, “Siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit tha’un2 maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit perut maka ia syahid, dan siapa yang tenggelam ia syahid.” (HR. Muslim)

7. Meninggal karena penyakit perut, karena tenggelam, dan tertimpa reruntuhan

“Syuhada itu ada lima, yaitu orang yang meninggal karena penyakit tha’un, orang yang meninggal karena penyakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang meninggal karena tertimpa reruntuhan, dan orang yang gugur di jalan Allah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Hurairah z)

8. Meninggal saat melahirkan

“Wanita yang meninggal karena anaknya yang masih dalam kandungannya adalah mati syahid, anaknya akan menariknya dengan tali pusarnya ke surga.” (HR. Ahmad, Ad-Darimi, dan Ath-Thayalisi dan sanadnya shahih)

9. Meninggal dalam keadaan berjaga-jaga (ribath) fi sabilillah

10. Meninggal dalam keadaan beramal shalih

11. Meninggal karena mempertahankan hartanya yang dirampas orang lain

12. Meninggal karena membela agama dan mempertahankan jiwa/membela diri.

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa berikut agar kelak husnul khatimah:

Allahummaj'al khayra 'umri akhirahu, wakhaira 'amali khawatimahu, wa khaira ayyami yauma al-qaka.

Artinya:

Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan jadikan sebaik-baik amalku pada akhir hayatku, dan jadikan sebaik-baik hariku pada saat aku bertemu dengan-Mu (di hari kiamat). (HR Ibnu As-Sunni).

Rabbana innana sami'na munadiyay yunadi lil-imani an aminu birabbikum fa amanna rabbana fagfir lana zunubana wa kaffir 'anna sayyi`atina wa tawaffana ma'al-abrar.

Artinya:

“Ya Rabb Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan Rasulullah) yang menyeru kepada iman (yaitu): “Berimanlah kalian kepada Rabb kalian!”, maka kami pun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa besar kami, hapuskanlah dari kami dosa-dosa kecil kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang senantiasa berbuat kebajikan. (QS. Ali Imran: 193). (*) 

Demikian penjelasan lengkap tentang husnul khatimah. Mulai dari pengertian, perbedaan dengan Khusnul Khatimah hingga tanda orang meninggal dunia husnul khatimah. Semoga informasi ini membuat anda terus meningkatkan keimanan.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara.com dan ACT Salurkan Bantuan Makanan di Kota Bekasi

Suara.com dan ACT Salurkan Bantuan Makanan di Kota Bekasi

Foto | Minggu, 02 Mei 2021 | 19:30 WIB

Soal Kata 'Husnul' dengan 'Khusnul', Pegiat Bahasa Jelaskan Perbedaannya

Soal Kata 'Husnul' dengan 'Khusnul', Pegiat Bahasa Jelaskan Perbedaannya

Hits | Jum'at, 15 Januari 2021 | 09:37 WIB

Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah yang Paling Tepat?

Khusnul Khatimah atau Husnul Khatimah yang Paling Tepat?

Hits | Minggu, 10 Januari 2021 | 13:13 WIB

Terkini

109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

Malang | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:48 WIB

Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?

Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:45 WIB

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:44 WIB

Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron

Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:42 WIB

Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini

Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini

Kaltim | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:41 WIB

Mantri BRI di Sumatera Utara Ini Tak Gentar Lumpur dan Sinyal Demi Majukan UMKM Desa

Mantri BRI di Sumatera Utara Ini Tak Gentar Lumpur dan Sinyal Demi Majukan UMKM Desa

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:35 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2.633.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2.633.000/Gram

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:34 WIB

Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas

Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas

Kalbar | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:31 WIB

Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi

Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:30 WIB

×