Cerita Warga Soal Sagu Mulai Lenyap Karena Hilangnya Lahan di Papua

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 07 September 2021 | 20:11 WIB
Cerita Warga Soal Sagu Mulai Lenyap Karena Hilangnya Lahan di Papua
Sagu mulai terancam punah di Papua karena banyak lahan yang mulai hilang. (Bidik layar)

Suara.com - Beyum Baru, Pegiat Perempuan Adat dan Ekonomi Kreatif mengungkapkan kalau selama ini sagu bukan lagi menjadi makanan pokok di kampungnya di Papua, melainkan beras. Padahal, ia tinggal di provinsi yang memiliki potensi sagu terbesar.

Wanita yang akrab disapa Mama Beyum itu mengungkapkan bahwa sagu sudah jarang ditemui di kampungnya. Justru yang mudah ditemukan itu nasi karena beras lebih mudah didapat ketimbang sagu.

"Memang kalau di kampung yang saya tinggal ini sagu sudah bukan merupakan makanan pokok, nasi jadi makanan pokok masyarakat di kampung. Sagu menjadi urutan kedua," kata Mama Beyum dalam Webinar bertajuk 'Sagu Terakhir, Sa Punya', Selasa (7/9/2021).

Menurut Greenpeace Indonesia, luas lahan sagu di Papua itu 771.716 hektar pada 2012 atau sekitar 85 persen dari luas hutan sagu nasional. Namun karena seiring banyaknya proyek pembangunan berkedok investasi yang merusak lingkungan, sagu perlahan menjadi berkurang.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Asia Justice and Rights atau AJAR dan Papuan Women’s Working Group (PWG) terhadap 100 perempuan adat Papua di provinsi Papua dan Papua Barat mengkonfirmasi kalau hak atas tanah adat terus diabaikan dalam berbagai proyek pembangunan perkebunan dan pertambangan.

Karena itu pula, hutan di Papua akan mengalami keterancaman karena merupakan sasaran terdepan untuk perluasan komoditas-komoditas perkebunan, terutama yang diproduksi untuk kebutuhan ekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Karate Jawa Barat Bidik 4 Emas di PON XX Papua

Tim Karate Jawa Barat Bidik 4 Emas di PON XX Papua

Jabar | Selasa, 07 September 2021 | 19:36 WIB

Atlet Panahan Bali Targetkan 2 Emas di PON Papua

Atlet Panahan Bali Targetkan 2 Emas di PON Papua

Bali | Selasa, 07 September 2021 | 17:33 WIB

Jawa Barat Targetkan Empat Medali Emas dari Cabor Karate di PON Papua

Jawa Barat Targetkan Empat Medali Emas dari Cabor Karate di PON Papua

Sport | Selasa, 07 September 2021 | 17:33 WIB

Terkini

Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan

Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?

Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023

Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:52 WIB

Berapa UMR Jogja? Pengasuh Daycare Little Aresha Cuma Digaji Rp2 Jutaan Per Bulan

Berapa UMR Jogja? Pengasuh Daycare Little Aresha Cuma Digaji Rp2 Jutaan Per Bulan

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:52 WIB

Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu

Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:48 WIB

BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan

BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:41 WIB

Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional

Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:36 WIB

Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik Hijau dalam Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik Hijau dalam Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:34 WIB

Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Siapkan Rp 4 T untuk Fly Over Perlintasan

Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Siapkan Rp 4 T untuk Fly Over Perlintasan

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:24 WIB

Polisi Singapura Tangkap Sindikat Predator Digital Pembuat Konten Seksual Anak untuk Media Sosial

Polisi Singapura Tangkap Sindikat Predator Digital Pembuat Konten Seksual Anak untuk Media Sosial

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB