5. Candi Pari
Candi yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk ini berlokasi di Desa Candi Pari, Porong, Sidoarjo. Gaya bangungan yang ada pada candi ini menyerupai pura yang ada di Bali, yakni dengan susunan batu bata berbentuk segi empat.
6. Candi Brahu
Pada masa kerajaan Candi Brahu digunakan sebagi tempat persitirahatan terakhir sebelum jasad para raja-raja Majapahit dibakar, candi ini terletak di Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto.
Candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang ketujuh adalah Candi Wringin Lawang, candi ini dibagun di desa Jatipasar, Trowulan, Mojokerto. Candi Wringin Lawang juga berarti Gapura Wringin Lawang, candi ini dibangun sebagai tanda pintu masuk ke kediaman Mahapatih Gajah mada.
8. Candi Sukuh
![Batu berbentuk rahim perempuan ini merupakan tempat ditemukannya air amarta (keabadian) di Candi Sukuh, Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2015). [suara.com/Labib Zamani]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2015/09/16/o_19vbciof915a16poie5e8121sa.jpg)
Candi dengan corak gaya bangunan Hindu ini dibangun pada 1437 Masehi, jika candi-candi di atas dibangun di sekitar pusat Kerajaan Majapahit, candi ini dibangun di Jawa Tengah. Tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.
Di atas adalah bukti sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit dalam bentuk Candi, mengetahui alur sejarah yang ada di Nusantara menjadi salah satu bentuk cerminan warga negara yang baik.
Kontributor : Dhea Alif Fatikha