Tewas Terbakar, Data Antemortem Napi Asal Portugal dan Afsel Diambil DVI RS Polri

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 09 September 2021 | 16:07 WIB
Tewas Terbakar, Data Antemortem Napi Asal Portugal dan Afsel Diambil DVI RS Polri
Tewas Terbakar, Data Antemortem Napi Asal Portugal dan Afsel Diambil DVI RS Polri. Ilustrasi kantong mayat berisi jenazah napi lapas Tangerang yang tewas terbakar. [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Data antemortem dua warga negara asing (WNA) yang menjadi korban meninggal akibat kebakaran di Lapas Tangerang telah dimiliki Tim DVI (Disaster Victim Investigation) Rumah Sakit (RS) Polri. 

“Data itu diambil dari data Lapas Tangerang, jadi sudah ada data ante mortem untuk 2 WNA tersebut,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono saat konperensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).

Dua WNA itu adalah, Ricardo Ussumane Embalo bin Antonio Embalo asal Portugal dan Samuel Machado Nhavene dari Afrika Selatan. Kata Rusdi, selanjutnya untuk pengurusan kedua jenazah akan diserahkan ke lembaga terkait. 

“Untuk masalah lain-lainya, pengurusannya, ini akan terlibat instansi di dalamnya ya. Sekarang proses terkait antemortem tidak ada masalah,” ungkapnya. 

Tim DVI RS Polri saat konpres soal identifikasi mayat napi korban kebakaran Lapas Tangerang. (Suara.com/Yaumal)
Tim DVI RS Polri saat konpres soal identifikasi mayat napi korban kebakaran Lapas Tangerang. (Suara.com/Yaumal)

Seperti diketahui dari 41 jenazah kebakaran di Lapas Tangerang, ada dua korban yang merupakan WNA.  Hal itu diungkapkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Rabu (8/9/2021) kemarin. 

Selain WNA, Yasonna merinci, satu orang korban merupakan kasus tindak pidana terorisme, tindak pidana pembunuhan satu orang dan lainnya narapidana kasus narkotika.

Kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik

Dari informasi yang didapat, peristiwa kebakaran Lapas Tangerang terjadi pukul 01.45 WIB. Api baru berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 03.15 WIB.

Akibatnya sebanyak 41 orang meninggal dunia Kemudian delapan orang mengalami luka berat dan 73 orang luka ringan. Namun belakangan diketahui, pada Kamis (9/9) ini bertambah 3 korban yang meninggal dunia, sehingga total korban tewas menjadi 44 orang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Kontak Korban via Telepon, Keluarga Ungkap Kejanggalan Kebakaran Lapas Tangerang

Sempat Kontak Korban via Telepon, Keluarga Ungkap Kejanggalan Kebakaran Lapas Tangerang

News | Kamis, 09 September 2021 | 15:54 WIB

Kebakaran Lapas Tangerang, Menkumham: Napi Ada yang Luka Bakar 80-90 Persen

Kebakaran Lapas Tangerang, Menkumham: Napi Ada yang Luka Bakar 80-90 Persen

Jakarta | Kamis, 09 September 2021 | 15:41 WIB

Dapat Santunan dari Menkumham, Keluarga Korban Sebut Kebakaran LP Tangerang Adalah Takdir

Dapat Santunan dari Menkumham, Keluarga Korban Sebut Kebakaran LP Tangerang Adalah Takdir

News | Kamis, 09 September 2021 | 15:13 WIB

Suami Mimpi Anaknya Hilang, Ibu Korban Kebakaran Lapas Tangerang Tak Punya Firasat Buruk

Suami Mimpi Anaknya Hilang, Ibu Korban Kebakaran Lapas Tangerang Tak Punya Firasat Buruk

News | Kamis, 09 September 2021 | 13:18 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB