Suara.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menegaskan narapidana korban kebakaran yang selamat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten dipastikan mendapat perawatan yang maksimal di RSUD Tangerang.
Pernyataan tersebut disampaikan Yasonna, ketika menjenguk korban luka berat di RSUD Tangerang pada Kamis (9/9/2021). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban jajaran Kemenkumham.
"Saya pastikan Kementerian Hukum dan HAM lewat tangan-tangan para dokter dan perawat di RSUD Kabupaten Tangerang ini bertanggung jawab menyediakan pengobatan sebaik mungkin," kata Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Dalam kesempatan tersebut, dia berharap warga binaan bisa sembuh kembali.
"Saya berharap warga binaan kami yang mengalami luka akibat kebakaran bisa pulih seperti sedia kala,"tambah Yasonna
Yasonna pun meminta kepada para keluarga korban luka untuk membiarkan dokter serta perawat rumah sakit menjalankan tugasnya sebaik mungkin merawat korban.
Pernyataan tersebut dilontarkan Yasonna menanggapi adanya informasi yang menyebutkan, jika sejumlah keluarga korban dilarang menjenguk di rumah sakit.
Dia menyatakan, memahami kecemasan yang dirasakan keluarga korban kebakaran Lapas Tangerang. Tetapi, dia mengemukakan, keluarga korban harus percaya membiarkan tenaga medis menjalankan tugas mereka sebaik mungkin.
"Luka bakar yang dialami warga binaan kami tentunya membutuhkan perawatan yang intensif. Sebaiknya, mari sama-sama kita doakan agar semua proses pengobatan berjalan dengan lancar dan keluarga bisa segera menjenguk saat sudah diizinkan," katanya.
Selain menjenguk napi yang masih hidup di RSUD Tanggerang, Yasonna juga memberikan santunan kepada tiga keluarga korban narapidana yang baru meninggal pada Kamis pagi di RSUD Tanggerang.
Sebelumnya diketahui, kebakaran terjadi Blok C Lapas Kelas 1 Tangerang pukul 01.45 WIB Rabu dini hari.
Kekinian, dilaporkan ada 44 narapidana yang telah dinyatakan meninggal dunia. Tiga orang baru dinyatakan meninggal pada hari ini. Setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Tangerang.
Sejak kemarin, RS Polri Kramat Jati telah menerima 41 jenazah korban kebakaran. Berdasarkan data terkini, Lima orang mengalami luka berat masih dirawat di RSUD Tangerang. Sedangkan, korban luka ringan sebanyak 72 orang.