Meski Masih Kuliah, Menpora Amali Dorong Mahasiswa Punya Usaha

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 10 September 2021 | 17:10 WIB
Meski Masih Kuliah, Menpora Amali Dorong Mahasiswa Punya Usaha
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali membuka Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kemenpora yang bekerjasama dengan Universitas Negeri Padang (UNP), dengan tema “Strategi Meningkatkan Kapsitas Usaha”, secara virtual, Jumat (10/9) pagi. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali membuka Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kemenpora yang bekerjasama dengan Universitas Negeri Padang (UNP), dengan tema “Strategi Meningkatkan Kapsitas Usaha”, secara virtual, Jumat (10/9/2021) pagi.

Dalam sambutannya, Amali menjelaskan, pihaknya melakukan kerjasama kuliah kewirausahaan pemuda dengan berbagai perguruan tinggi sebagai perwujudan untuk mendorong semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat. Khususnya di kalangan perguruan tinggi.

“Sebab, kita tahu bahwa salah satu ukuran kemajuan perekonomian suatu bangsa atau kemakmuran suatu masyarakat itu ditunjukkan dengan besarnya persentase dari masyarakat yang bergerak di bidang kewirausahaan,” ujar Amali.

Menurut Amali, kegiatan tersebut sebagai tindaklanjut dari salah satu dari lima program prioritas Kemenpora periode 2020-2024 yakni pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Sebab, Menpora Amali menjelaskan cakupan kepemudaan dalam wilayah kerjannya sangat luas sehingga harus ada program prioritas yang difokuskan dalam periode kepemimpinannya.

“Itulah menjadi dasar program-program prioritas kami. Kami menjalankan kegiatan-kegiatan, salah satunya adalah penumbuhan minat wirausaha di kalangan pemuda. Khususnya para mahasiswa yang ada di perguruan tinggi. Mahasiswa harus kita persiapkan dengan benar-benar, selain mereka kita bekali dengan kemampuan akademik tetapi juga harus ada tambahan bekal buat mereka yakni kemampuan kewirausahaan,” katanya.

Amali mengingatkan bahwa para mahasiswa setelah mereka lulus dari perguruan tinggi akan berhadapan dengan persaingan yang luar biasa, terlebih untuk mendapatkan lapangan pekerjaan. Dia tidak hanya bersaing dengan sesama lulusan perguruan tinggi negeri. Namun juga bersaing dengan perguruan tinggi swasta.

“Belum lagi akan bersaing dengan saudara-saudaranya atau saudara kita semua yang sekarang ini sedang menempuh pendidikan di luar negeri,” ujarnya.

Di sisi lain, bangsa ini akan berhadapan dengan tantangan bonus demografi dimana usia produktif lebih banyak dari usia tidak produktif.

“Kalau tidak dipersiapkan para mahasiswa yang nanti akan mengisi saat-saat itu dimana usia produktif akan lebih banyak, yang tadinya kita berharap bonus demografi ini menjadi manfaat buat bangsa ini, buat negeri ini, dia akan berkebalikan menjadi petaka buat negeri ini,” jelasnya.

baca juga

Dengan demikian, pengetahuan kewirausahaan harus dibekali kepada para mahasiswa agar setelah lulus bisa mandiri dan menciptakan lapangan kerja. Bukan malah sibuk mencari lapangan kerja. Amali mengapresiasi UNP yang sudah menjadikan mata kuliah kewirausaan sebagai mata kuliah wajib yang diajarkan kepada para mahasiswa.

“Kenapa saya sampaikan apresiasi. Sebab dengan pengetahuan secara akademik saja tidak cukup. Harus ada pengetahuan lain atau kewirausahaan,” katanya.

Sejalan dengan itu, Amali berharap, ada perubahan paradigma dari para mahasiswa dan pemuda agar tidak lagi semata-mata berorientasi untuk bekerja di perusahaan swasta yang besar dan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau menjadi anggota TNI-Polri. Tapi juga harus ditumbuhkan semangat kewirausahaan.

Dia pun mendorong agar mahasiswa saat berada di perguruan tinggi mulai mebuat usaha kecil-kecil dengan dibantu satu atau dua orang. Denga begitu, dia telah menjadi tempat bergantungnya orang lain. Bukan dia, yang bergantung kepada orang lain.

“Saya kira semangat-semangat seperti ini harus kita tumbuhkan. Saat ini menjadi wirausaha itu adalah pilihan terakhir setelah mentok kiri kanan lamaran kerja tidak direspon, tidak mendapatkan lapangan pekerjaan,” tukasnya.

Oleh karenannya, Amali berpesan kepada para mahasiswa untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan seirus dan memperhatikan paparan yang disampaikan para narasumber yang sudah berpengalaman terkait wirausaha. Dan selanjutnya, peserta yang serius mengikuti acara ini dengan dibuktikan dibuatnya proposal usaha akan diberi pendapingan dan modal dari Kemenpora.

“Untuk para mahasiswa, harapan saya ikutilah kuliah kewirausahaan pemuda ini walaupun singkat tetapi pasti banyak hal yang anda akan dapatkan dari para narasumber. Sembari anda mengikuti mulai berpikir apa usaha yang anda akan lakukan, tuangkan perencanaannya, buat proposalnya,” katanya.

“Untuk Anda yang paling bagus perencanaannya, yang paling realistis tidak mengawang-awang dan langsung bisa diimplementasikan itulah yang akan dipilih oleh pak Deputi,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D mengapresiasi inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Kementerian Pemuda Olahraga dalam melaksanakan berbagai usaha untuk meningkatkan peran pemuda dalam mengisi kemerdekaan dan menuju Indonesia emas tahun 2045.

“Kami mengapresiasi kegiatan kewirausahaan pemuda ini, yang merupakan salah satu kekuatan bagi kita untuk mengisi bonus demokrasi yang sebentar lagi akan diperoleh oleh negara ini oleh masyarakat kita,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian pemerintah dan perguruan tinggi memang sangat diperlukan untuk mempersiapkan pemuda-pemuda yang memiliki keterampilan dan skill di usia usia produktif untuk menghadapi bonus demografi.

“Kuliah kewirausahaan pemuda ini disambut cukup antusias bagi kalangan mahasiswa dan mereka adalah pemuda-pemuda kreatif,” jelasnya.

Acara ini turut dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni’am, Para Wakil Rektor UNP, Dekan dan ratusan mahasiswa UNP selaku peserta kuliah kewirausahaan pemuda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Izin Offcam saat Kelas Online, Alasan Warganet ini Bikin Geleng-geleng

Izin Offcam saat Kelas Online, Alasan Warganet ini Bikin Geleng-geleng

News | Rabu, 08 September 2021 | 21:35 WIB

Besok Haornas ke-38, Kemenpora Luncurkan DBON untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Besok Haornas ke-38, Kemenpora Luncurkan DBON untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Sport | Rabu, 08 September 2021 | 19:43 WIB

Pukul Juniornya di PIP Semarang Hingga Tewas, Pemuda Asal Kota Solo Ditetapkan Tersangka

Pukul Juniornya di PIP Semarang Hingga Tewas, Pemuda Asal Kota Solo Ditetapkan Tersangka

Jawa Tengah | Rabu, 08 September 2021 | 15:06 WIB

Menpora Amali: Pencapaian Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 Melebihi Ekspektasi

Menpora Amali: Pencapaian Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 Melebihi Ekspektasi

Sport | Rabu, 08 September 2021 | 10:55 WIB

DPR Apresiasi Menpora Amali atas Prestasi Atlet Paralimpiade Tokyo 2020

DPR Apresiasi Menpora Amali atas Prestasi Atlet Paralimpiade Tokyo 2020

News | Rabu, 08 September 2021 | 10:51 WIB

Aksi Refleksi 17 Tahun Munir

Aksi Refleksi 17 Tahun Munir

Foto | Rabu, 08 September 2021 | 10:18 WIB

Terkini

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 21:11 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Video | Kamis, 24 September 2026 | 21:10 WIB

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 20:59 WIB

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:55 WIB

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 20:54 WIB

Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar

Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:52 WIB

Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan

Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:51 WIB

Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Kamis, 24 September 2026 | 20:49 WIB

Faktor X yang Buat Beckham Putra Cs Tak Dipanggil John Herdman, Masalah Attitude?

Faktor X yang Buat Beckham Putra Cs Tak Dipanggil John Herdman, Masalah Attitude?

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 20:48 WIB

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 20:40 WIB

×