Taliban Umpamakan Wanita Tak Berhijab seperti Irisan Melon, Warganet Murka

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 10 September 2021 | 18:11 WIB
Taliban Umpamakan Wanita Tak Berhijab seperti Irisan Melon, Warganet Murka
Foto sebagai ilustrasi.Warga Afghanistan memegang bendera tiga warna nasional saat mereka merayakan Hari Kemerdekaan di Kabul, beberapa hari setelah pengambilalihan Taliban (Wakil KOHSAR AFP)

Suara.com - Video percakapan antara Taliban di sebuah wawancara viral di media sosial setelah mereka menganggap wanita tak berhijab seperti irisan melon.

Video yang beredar luas di media sosial tersebut menunjukkan ketika seorang perwakilan Taliban sedang menghadiri sebuah sesi wawancara.

Dalam video tersebut, pejabat Taliban itu membandingkan wanita yang tidak mengenakan jilbab sama seperti sebuah irisan melon. Ia menyatakan bahwa tidak ada yang mau membeli irisan melon.

Sejak Taliban mengambil alih Afghanistan, perempuan diwajibkan untuk memakai pakaian yang sangat tertutup seperti burqa di tempat umum.

Sementara bagi perempuan Afghanistan yang sedang kuliah di universitas swasta, Taliban memerintahkan untuk mengenakan jubah dan niqab.

Video tersebut juga diunggah oleh seorang jurnalis BBC Zia Shahreyar dan menuliskan, "Seorang pejabat Taliban dalam sebuah wawancara di Kabul tentang pentingnya Hijab: Apakah Anda membeli irisan melon atau melon utuh. Tentu saja yang utuh. Wanita tanpa hijab itu seperti irisan melon."

Video itu langsung viral dan mengundang komentar dari warganet. Banyak yang terkejut akan perumpamaan dan mengecam pernyataan tersebut.

"Saya tidak percaya bahwa sandiwara misoginis ini tidak menciptakan kemarahan besar-besaran dan dunia sibuk melegitimasi kelompok Teror ini. Seorang wanita adalah manusia yang bebas," tulis seorang warganet.

"Tapi mengapa Anda ingin membeli wanita?" balas warganet lainnya.

baca juga

"Mungkin ini hal terbodoh yang saya dengar dalam sebulan terakhir. Dan masuk dalam daftar yang teratas," timpal warganet lainnya.

Sejak Taliban mengambil alih kendali Afghanistan pada 15 Agustus 2021, kepanikan dan ketakutan telah mencengkeram warga, terutama perempuan.

Menyadur India Today Sabtu (10/9/2021) juru bicara Taliban mengatakan pada Jumat (9/9/2021) bahwa wanita dilarang ikut olahraga kriket dan lainnya.

Kelompok teror itu mengatakan Islam dan Imarah Islam tidak mengizinkan wanita untuk ikut olahraga yang mereka bisa menjadi tonton.

"Dalam kriket, mereka mungkin menghadapi situasi di mana wajah dan tubuh mereka tidak tertutup. Islam tidak mengizinkan perempuan terlihat seperti ini," kata Ahmadullah Wasiq, wakil kepala komisi kebudayaan Taliban.

Larangan tersebut muncul meskipun Taliban pada awalnya mengumbar janji dan meyakinkan bahwa perempuan akan diberikan hak-haknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Jurnalis Afghanistan Ditangkap, Dianiaya Usai Liput Demonstrasi

Dua Jurnalis Afghanistan Ditangkap, Dianiaya Usai Liput Demonstrasi

Sumsel | Jum'at, 10 September 2021 | 15:51 WIB

Taliban Klaim Perempuan Tidak Bisa Jadi Menteri: Mereka Harus Melahirkan

Taliban Klaim Perempuan Tidak Bisa Jadi Menteri: Mereka Harus Melahirkan

News | Jum'at, 10 September 2021 | 14:35 WIB

Taliban Bentuk Kabinet, China Langsung Kirim Bantuan ke Afghanistan, Termasuk Vaksin Covid

Taliban Bentuk Kabinet, China Langsung Kirim Bantuan ke Afghanistan, Termasuk Vaksin Covid

News | Jum'at, 10 September 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:23 WIB

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:16 WIB

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:06 WIB

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB

'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB

Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality

Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:56 WIB

PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026

PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:51 WIB

×