Taliban Kembali Berkuasa, Semakin Banyak Warga Afghanistan Salat di Masjid

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 12 September 2021 | 11:45 WIB
Taliban Kembali Berkuasa, Semakin Banyak Warga Afghanistan Salat di Masjid
Suasana salat Jumat di Masjid Pul-e Khishti, Kota Kabul, Afghanistan, 3 September 2021. (foto: AFP)

Suara.com - Kini muncul imbas lain dari konflik yang berkembang di Afghanistan setelah Taliban kembali berkuasa. Orang-orang, terutama laki-laki Muslim, kembali beribadah dan meramaikan masjid-masjid. Jumat lalu, perubahan itu tampak nyata.

Taliban kembali merebut kekuasaan di Afghanistan sejak 15 Agustus setelah merebut Ibu Kota Kabul secara damai. Pemerintahan Afghanistan dengan sendirinya ambruk karena ditinggal pergi presidennya, Ashraf Ghani ke Uni Emirat Arab.

Pasukan Amerika dan sekutu resmi meninggalkan Afghanistan setelah 20 tahun berperang di negara itu di ujung 30 Agustus, satu menit menjelang tanggal berganti menjadi 31 Agustus, yang telah ditetapkan Presiden Amerika Joe Biden sebagai tenggat untuk menarik keluar pasukannya dari sana.

Menyadur laman VOA Indonesia, Minggu (12/9/2021), begitu Taliban kembali berkuasa, banyak orang Afghanistan takut kelompok yang belum diakui Amerika dan negara-negara Barat itu akan menerapkan ajaran Islam yang taat.

Banyak orang Afghanistan menolak pemberlakuan hukum Islam dan mereka trauma atas pemerintahan Taliban sebelumnya selama lima tahun, dari 1996 sampai pasukan Amerika menggulingkan kekuasaan mereka pada 2001.

Orang-orang yang trauma pada Taliban kemudian memutuskan keluar dari Afghanistan bersama orang-orang asing, yang secara bergegas meninggalkan negara itu. Mereka yang tidak terangkut pergi atau tidak bisa pergi bertahan dengan diliputi kecemasan dan rasa was-was.

Seorang tentara Taliban berjaga jelang salat Jumat di Masjid Pul-e Khishti, Kota Kabul, Afghanistan, 3 September 2021. (foto: AFP)
Seorang tentara Taliban berjaga jelang salat Jumat di Masjid Pul-e Khishti, Kota Kabul, Afghanistan, 3 September 2021. (foto: AFP)

Namun di luar itu, ada imbas lain dari konflik di Afghanistan pasca-keluarnya pasukan Amerika dan pasukan asing lainnya dari negara itu. Bagi Muslim Afghanistan yang taat, mereka lega karena kini bisa kembali menjalankan perintah agama dengan beribadah ke masjid.

Pada Jumat, 3 September, Jumat pertama sejak pasukan Amerika hengkang dari Afghanistan, masjid-masjid di Kabul ramai dihadiri jemaah. Pada hari itu, ratusan jemaah menghadiri salat Jumat.

Seorang penduduk Kabul yang baru saja keluar dari masjid seusai mengikuti salat berjemaah, mengatakan:

“Dulu, sangat sedikit orang yang datang ke masjid karena takut menjadi korban pencopetan. Mungkin hanya ada sekitar 15 orang di masjid untuk mengikuti salat Subuh. Di beberapa masjid, jumlah jemaah salat Subuh mungkin jauh lebih sedikit. Sekarang jumlah jemaah sedikit meningkat tetapi orang masih takut. Semua orang mengajukan pertanyaan yang sama: Apakah Taliban sudah datang?”

Sebelumnya, para jemaah mengungkapkan, jumlah orang yang menghadiri salat di berbagai masjid di negara itu sangat sedikit. Begitu Taliban kembali, jumlah jemaah meningkat perlahan. Setidaknya di Kabul, menurut mereka, ada alasan utama yang mendorong kenaikan jumlah jemaah, insiden pencopetan selama salat spontan berhenti sejak Taliban merebut kota itu.

“Dulu orang-orang juga datang ke masjid, dan mereka datang dalam jumlah besar, tetapi sekarang jumlah itu meningkat lagi. Madrasah juga telah dibuka kembali. In Syaa Allah, efek (rezim Taliban) terhadap ulama dan orang-orang biasa akan meningkat. Pencurian dan penipuan dalam bisnis juga akan diberesi," ujar penduduk lain, Zakir Ullah,

Taliban belum membentuk pemerintahan, meskipun mereka sudah hampir sebulan resmi kembali berkuasa. Pemerintahan mereka sebelumnya ditandai dengan hukuman yang keras. Mereka juga melarang anak-anak perempuan bersekolah dan melarang kaum perempuan kuliah atau bekerja.

Banyak orang Afghanistan dan pemerintah asing khawatir Taliban kembali akan menerapkan praktik seperti itu. Taliban menyatakan bahwa mereka telah berubah tetapi tidak jelas apa maksud perubahan itu dan sejauh ini mereka belum menjelaskan peraturan yang akan mereka terapkan.

"Kami adalah pekerja, tetapi sejak Amir Muslim (Taliban) datang, kami tidak bekerja. Kami meminta mereka secara resmi segera mengumumkan pemerintahan dan membuka lapangan pekerjaan," ujar penduduk Kabul, Jan Agha,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jasad Tentara AS Korban Terakhir Perang Afghanistan Dipulangkan ke Amerika

Jasad Tentara AS Korban Terakhir Perang Afghanistan Dipulangkan ke Amerika

News | Minggu, 12 September 2021 | 09:35 WIB

20 Tahun Serangan 9/11: Jerman Masih Berhadapan dengan Para Jihadis Militan

20 Tahun Serangan 9/11: Jerman Masih Berhadapan dengan Para Jihadis Militan

News | Sabtu, 11 September 2021 | 15:07 WIB

Atlet Imigran Afghanistan Mengajar Karate di Cisarua Bogor

Atlet Imigran Afghanistan Mengajar Karate di Cisarua Bogor

Foto | Sabtu, 11 September 2021 | 11:51 WIB

Takut Pernikahan Paksa oleh Taliban, Banyak Keluarga Tinggalkan Afganistan

Takut Pernikahan Paksa oleh Taliban, Banyak Keluarga Tinggalkan Afganistan

News | Jum'at, 10 September 2021 | 18:10 WIB

Taliban Umpamakan Wanita Tak Berhijab seperti Irisan Melon, Warganet Murka

Taliban Umpamakan Wanita Tak Berhijab seperti Irisan Melon, Warganet Murka

News | Jum'at, 10 September 2021 | 18:11 WIB

Dua Jurnalis Afghanistan Ditangkap, Dianiaya Usai Liput Demonstrasi

Dua Jurnalis Afghanistan Ditangkap, Dianiaya Usai Liput Demonstrasi

Sumsel | Jum'at, 10 September 2021 | 15:51 WIB

Taliban Klaim Perempuan Tidak Bisa Jadi Menteri: Mereka Harus Melahirkan

Taliban Klaim Perempuan Tidak Bisa Jadi Menteri: Mereka Harus Melahirkan

News | Jum'at, 10 September 2021 | 14:35 WIB

Terkini

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:51 WIB

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:24 WIB

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:15 WIB

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:11 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB