Jenderal Andika ke Semua Prajurit: Jangan Rebutan dan Tak Boleh Ada Vaksin Menganggur

Minggu, 12 September 2021 | 16:07 WIB
Jenderal Andika ke Semua Prajurit: Jangan Rebutan dan Tak Boleh Ada Vaksin Menganggur
Jenderal Andika ke Semua Prajurit: Jangan Rebutan dan Tak Boleh Ada Vaksin Menganggur. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa. (Antara)

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa mengingatkan jajarannya agar tidak ada vaksin COVID-19 yang menganggur atau tidak terpakai guna percepatan program vaksinasi di Tanah Air.

"Yang penting kita jangan rebutan di bawah dan tidak boleh ada vaksin yang menganggur," kata Kasad saat teleconference dengan para Kepala Kesehatan Kodam dan Kepala Rumah Sakit TNI AD melalui kanal YouTube TNI AD yang dipantau di Jakarta, Minggu.

Kasad mengatakan apabila ada stok vaksin yang belum dipakai, maka harus secepatnya digunakan atau didistribusikan kepada masyarakat supaya target kekebalan komunal dapat segera terwujud.

Di satu sisi, Kasad memahami bahwa terdapat sejumlah persoalan di lapangan dalam hal percepatan vaksinasi di antaranya belum tersedianya dosis kedua yang sesuai.

Pemerintah telah berusaha melakukan yang terbaik. Namun, antara satu daerah dengan yang lain memiliki karakteristik masalah berbeda-beda.

"Kendala selalu ada di lapangan dan vaksinasi memang sulit dilakukan, namun pemerintah sudah berusaha yang terbaik," kata dia.

Kendati demikian, Kasad menegaskan semua pihak harus tetap berusaha menjalankan perintah dari komando atas semaksimal mungkin.

Terakhir, ia mengingatkan jajarannya bahwa pelaksanaan vaksinasi massal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat memiliki beragam dinamika persoalan.

"Kami hanya perlu jalankan semaksimal mungkin demi menjaga bangsa dan membantu masyarakat dari paparan COVID-19," ujarnya.

Baca Juga: 2,5 Juta Warga DKI Belum Divaksin, Anies: Sebagian Memang Tidak Mau, Harus Diajak

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Letnan Jenderal (Letjen) TNI dr Albertus Budi Sulistya mengatakan kasus harian COVID-19 dan tingkat keterisian ruang isolasi menurun, termasuk di rumah sakit lapangan yang didirikan TNI AD.

"Izin melaporkan berkaitan dengan gelaran rumah sakit lapangan, sudah tiga hari ini pasien tidak ada. Semua bisa dimanajemen di ruang perawatan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI