alexametrics

Kalimat Pasif: Definisi, Jenis-Jenis dan Contohnya

Rifan Aditya
Kalimat Pasif: Definisi, Jenis-Jenis dan Contohnya
Kalimat Pasif: Definisi, Jenis-Jenis dan Contohnya - Anak membaca buku. (Shutterstock)

Apa itu kalimat pasif? Apa saja ciri kalimat pasif? Dan bagaimana contoh penggunaan kalimat pasif yang ideal?

Suara.com - Pelajaran bahasa Indonesia terdapat dua jenis kalimat, yakni kalimat aktif dan pasif. Lalu apa itu kalimat pasif? Apa saja ciri kalimat pasif? Dan bagaimana contoh penggunaan kalimat pasif yang ideal?

Berikut adalah ulasan tentang definisi kalimat pasif beserta ciri dan penggunaanya dalam sebuah kalimat.

Definisi Kalimat Pasif

Sebelum kita lebih jauh membahas tentang apa yang dimaksud dengan kalimat pasif, terlebih dahulu kita akan membahas tentang apa yang dimaksud dengan kalimat. Menyadur dalam buku Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia (Kridalaksana: 1991) , kalimat adalah suatu gagasan yang relatif berdiri sendiri yang dilengkapi intonasi final dan terdiri dari beberapa klausa.

Baca Juga: Sejarah Sandi Morse, beserta Rumus Menghafal dan Contohnya

Sedangkan menurut KBBI kalimat adalah kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa kalimat terbagi menjadi dua jenis, yakni aktif dan pasif. Secara mudahnya kalimat pasif merupakan kebalikan dari kalimat aktif.

Lalu definisinya, kalimat pasif adalah jenis kalimat yang menunjukkan bahwa subjek menjadi tujuan dari perbuatan. Dalam struktur penyusun kalimat pasif subjek berperan sebagai korban yang dikenai sebuah tindakan.

Ciri-ciri Kalimat Pasif

Untuk dapat mengidentifikasi sebuah kalimat pasif ada beberapa hal yang dapat anda perhatikan, diantaranya adalah:

Baca Juga: Pengertian Majas Personifikasi, Ciri-ciri, dan Contohnya

  1. Subjek berperan sebagai pelaku yang dikenai suatu perbuatan.
  2. Predikatnya berimbuhan di-, ter- ke-an, dan ter-an.
  3. Predikatnya bisa berupa jenis-jenis kata ganti orang yang diikuti kata kerja tak berimbuhan.
  4. Objek pada kalimat pasif adalah subjek pada kalimat aktif.
  5. Biasanya terdapat kata oleh atau dengan di dalamnya.

Jenis Kalimat Pasif dan Contohnya

Perlu anda ketahui bahwa kalimat pasif terbagi menjadi empat jenis, yakni transitif, intransitif tindakan dan keadaan. Berikut adalah beberapa contoh kalimat pasif berdasarkan jenisnya:

1. Kalimat Pasif Transitif

Kalimat pasif transitif memiliki pola dasar O-P-S atau O-P-S-K, selain itu predikat pada kalimat pasif transitif memiliki objek.

Contohnya:

  • Baju kotor dicuci oleh ibu.
  • Tembok kamar dicat oleh Mas Yanto.
  • Lagu Indonesia Raya dinyanyikan oleh grup paduan suara.
  • Padi dipanen oleh para buruh tani.

2. Kalimat Pasif Intransitif

Sedangkan kalimat pasif transitif kalimat predikatnya tidak memiliki objek, pola dasar kalimat yang menyusun kalimat pasif intransitif adalah S-P atau S-P-K.

Contohya:

  • Biji jarak dimanfaatkan untuk minyak goreng.
  • Keberhasilan dapat diraih dengan usaha dan doa.
  • Piala bergilir diperebutkan saat lomba futsal antar sekolah menengah.
  • Yoyon terlena dengan suara indah Ariel.

3. Kalimat Pasif Tindakan

Jenis kalimat pasif yang ketiga adalah pasif tindakan, kalimat ini menjelaskan tentang kondisi subjek. Biasanya predikat dalam kalimat ini menggunakan imbuhan ke-an atau ter-.

Contohya:

  • Permen utuh itu tertelan oleh Adel.
  • Ibu diberi hadiah oleh ayah saat ulang tahun ke-50.
  • Pegawai pabrik itu dibunuh saat berada di kamar kosnya.
  • Pohon mawar itu ditanam oleh ayah setahun lalu.

4. Kalimat Pasif Keadaan

Jenis kalimat pasif yang keempat ditandai dengan predikat dalam bentuk perbuatan maupun tindakan. Predikat pada kalimat ini dijelaskan dalam bentuk di-, ter-, ke- atau kata ganti.

Contohnya:

  • Kami ketakutan sekali saat gunung mulai meletus.
  • Semalam ibu kehujanan di jalan.
  • Adik selalu kesiangan bangun.
  • Meisya takut kemalaman pulang dari pesta.

Demikian adalah ulasan tentang definisi kalimat pasif beserta ciri-ciri contoh dan jenisnya, semoga dapat membantu anda dalam memahami penggunaan sebuah kalimat yang sempurna dalam Bahasa Indonesia.

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Komentar