Perang Iran Memanas! Pentagon Akui 147 Tentara AS Jadi Korban dalam Operation Epic Freedom

Rabu, 11 Maret 2026 | 09:18 WIB
Perang Iran Memanas! Pentagon Akui 147 Tentara AS Jadi Korban dalam Operation Epic Freedom
Rudal Iran (Tasnimnews)
Baca 10 detik
  • Sebanyak 140 tentara Amerika Serikat terluka dalam Operation Epic Freedom yang dimulai Februari lalu.

  • Tujuh prajurit AS dikonfirmasi tewas akibat serangan rudal Iran di Kuwait dan Arab Saudi.

  • Presiden Donald Trump mengklaim risiko perang menurun setelah militer Iran melemah di awal operasi.

Suara.com - Pentagon mengungkapkan sekitar 140 tentara Amerika Serikat mengalami luka sejak dimulainya operasi militer terhadap Iran yang diberi nama Operation Epic Freedom pada 28 Februari 2026.

Pihak Pentagon mengklaim para korban mengalami luka ringan. Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengatakan mayoritas personel militer yang terluka sudah kembali menjalankan tugas.

“Sebagian besar dari cedera ini bersifat ringan,” kata Parnell dalam pernyataan resmi dilansir dari NY Post.

Ia menambahkan, 108 prajurit telah kembali bertugas, sementara sejumlah lainnya masih menjalani perawatan.

“Delapan anggota militer masih tercatat mengalami luka serius dan menerima perawatan medis tingkat tertinggi,” ujarnya.

Pentagon tidak merinci waktu dan lokasi pasti terjadinya luka-luka tersebut.

Namun laporan menyebut korban muncul di berbagai titik operasi sejak eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Selain korban luka, militer AS juga mengonfirmasi adanya korban jiwa.

Sedikitnya tujuh tentara Amerika tewas akibat serangan Iran, termasuk enam korban dalam serangan rudal pada pangkalan militer AS di Kuwait pada 1 Maret.

Baca Juga: Iran Hampir Menang, Israel Hancur Lebur Hingga Dunia Diambang Krisis Minyak

Seorang tentara lainnya juga dilaporkan tewas pada hari yang sama setelah pangkalan militer AS di Arab Saudi menjadi target serangan.

Sementara satu anggota militer tambahan meninggal dunia pada 6 Maret akibat kondisi medis darurat yang belum dijelaskan.

Gedung Putih sebelumnya memperkirakan jumlah korban luka berada di kisaran 150 personel militer.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menanggapi laporan media internasional.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan risiko terhadap pasukan AS telah menurun setelah serangan besar pada awal operasi militer.

Ia mengklaim serangan awal berhasil melemahkan kemampuan militer Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI