alexametrics

Kasus Kematian di Aceh Tinggi, Seluruh Kepala Daerahnya Langsung Dipantau Jokowi

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari
Kasus Kematian di Aceh Tinggi, Seluruh Kepala Daerahnya Langsung Dipantau Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kasus kematian di Provinsi Aceh masih tinggi yakni mencapai 4,7 persen.

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kasus kematian di Provinsi Aceh masih tinggi yakni mencapai 4,7 persen.

"Tinggi ini, tinggi, karena nasional kita hanya 3 persen," kata Jokowi ditulis Jumat (17/9/2021).

Jokowi lantas meminta kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Aceh untuk memperhatikan ketersediaan oksigen dan obat.

Ia juga mengingatkan agar kabupaten/kota yang tidak memiliki tempat tidur ICU Covid-19 untuk menyampaikan permintaan kepada Menteri Kesehatan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pastikan Jika Covid-19 Tidak Turun, Ekonomi Tak Akan Naik

Dalam catatannya terdapat tujuh kabupaten/kota yang tidak memiliki tempat tidur ICU Covid-19 yakni di Simeulue, Nagan Raya, Kota Sabang, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, dan Aceh Besar.

"Tolong yang belum punya tadi, menyampaikan permintaan kepada Menteri Kesehatan. Sehingga semuanya siap, semua kabupaten itu siap, fasilitas kesehatan siap semuanya. Karena terus akan saya pantau BOR di provinsi, kabupaten, itu seperti apa, kelihatan semuanya," jelasnya.

Di samping itu, Jokowi kembali mengingatkan agar tidak terburu-buru senang karena adanya penurunan kasus. Menurutnya kasus konfirmasi di Provinsi Aceh turun hingga 20 persen.

"Bisa disambut senang oleh masyarakat tetapi itu bisa menyebabkan naik lagi Covid-19-nya. Ini pengalaman kita secara nasional, sehingga jangan kita ulang di sini,” tuturnya.

Baca Juga: Tegas! 4 Guru Besar Desak Jokowi Perintahkan KPK Jalankan Rekomendasi Komnas HAM dan ORI

Komentar