alexametrics

Ahli Kesuburan di New York Digugat karena Diam-diam Pakai Sperma untuk Hamili Pasien

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Ahli Kesuburan di New York Digugat karena Diam-diam Pakai Sperma untuk Hamili Pasien
Ilustrasi pengadilan. (shutterstock)

Ia diam-diam menggunakan spermanya sendiri untuk hamili banyak pasien.

Suara.com - Seorang ahli kesuburan top di New York digugat oleh wanita yang yakin, ibunya telah dibohongi oleh dokter itu saat melakukan inseminasi buatan.

Morgan Hellquist yakin, Dr. Morris Wortman adalah ayah biologisnya setelah melakukan tes DNA mandiri. Menyadur New York Post Jumat (17/9/2021), ia kecewa karena dokter itu menyalahgunakan spermanya pada pasien.

Parahnya lagi, hasil tes DNA menyebut ia memiliki setidaknya 9 saudara tiri lagi yang diduga juga korban sang dokter.

“[Wortman] melakukan penipuan kotor, nakal, dan disengaja terhadap Penggugat yang sifatnya sangat keterlaluan sehingga melanggar semua batas kesopanan," tulis Morgan dalam gugatannya.

Baca Juga: Terinspirasi dari Film Porno, Dokter di Semarang Nekat Campurkan Sperma ke Makanan

Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)
Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)

"Ini adalah kesalahan moral yang tinggi, naik ke tingkat ketidakjujuran yang tidak disengaja dan mengejutkan hati nurani," tulisnya dengan sangat marah pada tergugat.

Ibu Morgan konsultasi dengan Wortman antara tahun 1983 dan 1985. Ia lahir September 1985, beberapa minggu setelah putri Wortman dengan istrinya saat itu lahir.

Situasi jadi semakin buruk karena Wortman, ibu dan saudara laki-lakinya dirawat karena penyakit mental di mana gangguan yang sama juga berpotensi diturunkan pada anaknya.

Morgan Hellquist menuntut ganti rugi yang tidak ditentukan sedangkan Wortman tidak membalas telepon dari The Post yang meminta komentar Selasa.

Baca Juga: Ivermectin Mempunyai Efek Samping Terhadap Reproduksi Laki-laki, Jumlah Sperma Jadi Rendah

Komentar