Dikira Sampah, Bocah Ini Temukan Surat Botol Berusia 38 Tahun dari Jepang

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 18 September 2021 | 17:16 WIB
Dikira Sampah, Bocah Ini Temukan Surat Botol Berusia 38 Tahun dari Jepang
Ilustrasi surat botol di pantai.[Unsplash]

Suara.com - Sebuah surat botol berusia 38 tahun dari Jepang ditemukan oleh seorang bocah di pantai Hawaii, setelah mengarungi lautan 4.000 mil jauhnya.

Menyadur The Sun Sabtu (18/9/2021), surat botol tersebut ditemukan oleh bocah sembilan tahun bernama Abbie Graham di Paradise Park, Keaau.

Abbie menemukan surat botol tersebut ketika sedang berlibur di pantai bersama keluarganya. Ia menemukan botol itu dalam keadaan terendam lumpur.

"Botol itu terjebak di lumpur dan saya mengambilnya dan saya memberikannya kepada ayah," ujar Abbie kepada Hawaii Tribune-Herald.

Abbie mengungkapkan jika ia pertama kali menemukan surat botol itu sangat kotor. Ia bahkan menyebut botol itu berbau seperti kucing basah.

Ayah Abbie awalnya mengira jika ia hanya menemukan sebuah sampah dari pantai dan menolak untuk membukanya.

"Saya pikir itu sampah dan dia pikir itu harta karun," ujar ayah bernama John Graham.

"Beberapa hari kemudian kami membukanya dan itu ternyata surat dari Jepang," ungkapnya.

Setelah membuka botol, Abbie dan ayahnya menemukan sepucuk surat yang telah dilemparkan ke laut pada tahun 1984.

Surat yang ditulis dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Jepang, secara menakjubkan masih dalam keadaan utuh dan bisa terbaca.

Vice melaporkan jika isi surat tersebut menjelaskan bahwa botol itu adalah bagian dari proyek klub ilmu alam di Sekolah Menengah Atas Choshi Prefektur Chiba.

Dikatakan botol ini dibuang ke lepas pantai Choshi, Jepang, pada Juli 1984 dan meminta siapa pun yang menemukannya memberi tahu sekolah.

Abbie segera mengirim surat itu kembali ke Jepang, beserta foto dirinya dan saudara perempuannya sedang makan sushi.

"Para siswa senang mendapatkan surat itu kembali," kata Jun Hayashi, wakil kepala sekolah SMA Choshi kepada Vice.

"Meskipun siswa sekolah menengah pada saat itu telah lulus, surat itu tetap menyenangkan bagi siswa saat ini," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Workshop Teater Jarak Jauh Indonesia-Jepang

Workshop Teater Jarak Jauh Indonesia-Jepang

Foto | Sabtu, 18 September 2021 | 16:30 WIB

Cara Baru Santap Terong, Pria Ini BIkin Unagi Ramah Vegetarian, Harga Lima Ribuan Saja

Cara Baru Santap Terong, Pria Ini BIkin Unagi Ramah Vegetarian, Harga Lima Ribuan Saja

Lifestyle | Sabtu, 18 September 2021 | 16:25 WIB

Surat Dalam Botol dari 37 Tahun Silam Ditemukan di Pantai Hawaii, Isinya Bikin Nostalgia

Surat Dalam Botol dari 37 Tahun Silam Ditemukan di Pantai Hawaii, Isinya Bikin Nostalgia

Lifestyle | Sabtu, 18 September 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:03 WIB

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

News | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB