alexametrics

Viral Foto Taliban Naik Perahu Angsa di Tengah Danau, Sambil Acungkan Senjata

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Viral Foto Taliban Naik Perahu Angsa di Tengah Danau, Sambil Acungkan Senjata
Anggota Taliban terlihat menaiki perahu bebek di tengah danau.[Twitter]

Danau tersebut dahulu terkenal sebagai objek wisata bagi turis di Afghanistan.

Suara.com - Taliban kembali menjadi buah bibir di media sosial setelah terekam naik perahu bebek di tengah danau di Afghanistan sembari membawa senjata.

Dalam video yang diunggah oleh seorang warganet di media sosial Twitter, terlihat belasan anggota Taliban naik perahu pedal.

"Taliban di Provinsi Bamiyan… (Foto-foto ini nyata)" tulis Jake Hanrahan di akun Twitternya.

Perahu-perahu tersebut tampak berwarna-warni dan dalam bentuk angsa. Para pria tersebut juga membawa senjata laras panjang dan peluncur roket.

Baca Juga: ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Mematikan di Afghanistan Timur

Dalam video tersebut, seorang pria terlihat memegang peluncur roket dan berdiri di atas perahu kayuh berwarna kuning.

Di belakang pria tersebut, tampak tiga pria lainnya yang juga membawa senjata laras panjang sembari mengayuh perahu angsa tersebut.

Unggahan tersebut langsung viral di media sosial dan sudah dibagikan lebih dari 21.000 kali dan mendapat like hingga 115.200.

Menyadur New York Post Senin (20/9/2021), danau tersebut terletak di Taman Nasional Band-e Amir di provinsi Bamiyan timur Afghanistan.

Alex Dehgan, seorang aktivis di Wildlife Conservation Society, mengatakan kepada CNN pada 2019 jika danau itu adalah salah satu objek wisata di Afghanistan.

Baca Juga: 3 Orang Tewas Dalam Serangan Bom di Afghanistan, ISIS Akui Bertanggung Jawab

"Taman ini berfungsi sebagai ikon identitas orang-orang Afghanistan yang pada dasarnya menjadi mercusuar stabilitas selama tiga dekade kekacauan yang mereka alami," ujarnya.

James Willcox, pengusaha tur dan travel yang berbasis di Inggris, Untamed Borders, mengatakan bahwa danau tersebut dulu aman untuk para turis.

"Setiap kali kami membawa orang [ke Band-e-Amir], mereka mengalami hari yang menyenangkan," kata Willcox kepada CNN.

Komentar