Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali? Begini Kata Menko Airlangga

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 20 September 2021 | 19:34 WIB
Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali? Begini Kata Menko Airlangga
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Nasional Konsorsium Publikasi Bidang Ilmu Sosial di Jakarta, Rabu (28/7/2021).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto menyampaikan, sejumlah provinsi di luar Jawa-Bali berkontribusi terhadap kasus aktif secara nasional sebesar 61,5 persen.

Lantas bagaimana perkembangan terkait kasus Covid-19 di sejumlah provinsi luar Jawa-Bali?

Airlangga menjelaskan, untuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut) rata-rata kasus kesembuhannya mencapai 93,52 persen, rata-rata kasus kematiannya 3,49 persen dan kasus aktifnya terhitung sejak 9 hingga 19 September 2021 turun 80,52 persen.

Kemudian untuk Nusa Tenggara, rata-rata kasus kesembuhannya mencapai 95,78 persen, rata-rata kasus kematiannya 2,3 persen dan penurunan kasusnya mencapai 86,75 persen.

"Kemudian kalau Kalimantan terkait dengan recovery rate-nya adalah 94,27 persen, fatality rate-nya 3,15 dan penurunan kasus adalah minus 81,48 persen," jelas Airlangga dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemenko Marves, Senin (20/9/2021).

Selanjutnya untuk Nusa Tenggara, rata-rata kasus kesembuhannya mencapai 95,78 persen. Rata-rata kasus kematiannya 2,3 persen serta penurunan kasusnya sebesar 86,75 persen.

Untuk di Kalimantan, rata-rata kasus kesembuhannya 94,27 persen, rata-rata kasus kematiannya mencapai 3,15 persen dan kasus Covid-19 di sana berkurang 81,48 persen.

Berpindah ke Sulawesi, rata-rata kasus kesembuhannya mencapai 94,61 persen, rata-rata kasus kematiannya 2,61 persen dan penurunan kasus sejak 9 hingga 17 September 2021 turun 81,13 persen.

Sementara di Maluku dan Papua rata-rata kasus kesembuhannya mencapai 95,59 persen, rata-rata kasus kematiannya mencapai 1,6 persen dan penurunan kasus yang terjadi mencapai 87,71 persen.

"Jadi, kalau kita lihat bahwa kesembuhan nasional adalah 95 persen dan luar Jawa-Bali ini 94,17 persen dan terkait dengan rata-rata kematian nasional, luar Jawa Bali adalah 3,07 persen dibandingkan nasional 3,35 persen."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! PPKM di Luar Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 4 Oktober

Resmi! PPKM di Luar Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 4 Oktober

Sumbar | Senin, 20 September 2021 | 19:15 WIB

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 4 Oktober, Termasuk Kalimantan Barat

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 4 Oktober, Termasuk Kalimantan Barat

Kalbar | Senin, 20 September 2021 | 18:19 WIB

PPKM di Luar Jawa-Bali Kembali Diperpanjang Hingga 4 Oktober Mendatang

PPKM di Luar Jawa-Bali Kembali Diperpanjang Hingga 4 Oktober Mendatang

News | Senin, 20 September 2021 | 17:49 WIB

Terkini

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:05 WIB

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:04 WIB

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:55 WIB

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:46 WIB

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:44 WIB

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:38 WIB

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:20 WIB