Klaim Taliban: Di Afghanistan Tak Ada Al Qaida Maupun ISIS

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 07:30 WIB
Klaim Taliban: Di Afghanistan Tak Ada Al Qaida Maupun ISIS
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara dalam konferensi pers di Kabul, Afganistan, Senin (6/9/2021). [ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/aww/cfo]

Suara.com - Pemerintahan Taliban pada Selasa (21/9/2021) waktu setempat mengatakan, tidak ada bukti bahwa para petempur ISIS ataupun Al Qaida berada di Afghanistan. Pernyataan itu muncul beberapa hari setelah ISIS menyatakan diri sebagai pelaku serangkaian serangan bom di kota wilayah timur, Jalalabad.

Sejak menggulingkan pemerintahan Afghanistan dukungan negara-negara Barat pada Agustus, Taliban menghadapi tekanan masyarakat internasional untuk memutuskan hubungan dengan Al Qaida.

Al Qaida adalah kelompok yang berada di balik serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Taliban saat ini juga terpaksa menghadapi serentetan serangan, yang dinyatakan dilakukan oleh sebuah cabang ISIS.

Taliban dan kelompok itu selama beberapa tahun terlibat konflik soal ekonomi dan ideologi.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah tuduhan bahwa Al Qaida masih berada di Afghanistan.

Ia mengulang janji Taliban bahwa negara-negara ketiga tidak akan mengalami serangan oleh gerakan-gerakan militan dari Afghanistan.

"Kami tidak melihat ada seorang pun di Afghanistan yang punya kaitan dengan Al Qaida," kata Mujahid saat konferensi pers di Kabul.

"Kami berkomitmen pada fakta, bahwa dari Afghanistan, tidak ada negara yang menghadapi bahaya," ujarnya.

Taliban didepak dari kekuasaan oleh pasukan asing pimpinan AS pada 2001 setelah mereka menolak menyerahkan pemimpin-pemimpin Al Qaida yang harus bertanggung jawab atas serangan 11 September.

Taliban kembali menguasai Kabul pada Agustus setelah AS mengumumkan akan menarik pulang pasukannya menyusul keruntuhan pemerintah dan militer dukungan AS.

Cabang ISIS di Afghanistan, yang dikenal sebagai ISIS-K, pertama kali muncul di Afghanistan timur pada 2014. Kelompok itu kemudian merangsek ke wilayah-wilayah lainnya, terutama di kawasan utara.

Beberapa tahun lalu, militer AS menyebutkan bahwa kelompok tersebut memiliki sekitar 2.000 petempur.

Namun, beberapa pejabat Afghanistan memperkirakan bahwa jumlahnya lebih tinggi dari itu.

ISIS-K telah menyatakan bertanggung jawab atas serentetan serangan bom di Kota Jalalabad di Afghanistan pada akhir pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unjuk Rasa Pencari Suaka Afghanistan di DPR Ricuh

Unjuk Rasa Pencari Suaka Afghanistan di DPR Ricuh

Foto | Selasa, 21 September 2021 | 19:00 WIB

Pakistan Minta Dunia Buka Blokir Aset Miliaran Dolar Milik Afghanistan

Pakistan Minta Dunia Buka Blokir Aset Miliaran Dolar Milik Afghanistan

News | Selasa, 21 September 2021 | 17:48 WIB

Minta Dipindah ke Negara Lain, Pengungsi Afghanistan Demo di Kantor Gubsu

Minta Dipindah ke Negara Lain, Pengungsi Afghanistan Demo di Kantor Gubsu

Sumut | Selasa, 21 September 2021 | 14:23 WIB

Pengalaman Mengerikan Melahirkan di Bawah Kekuasaan Taliban

Pengalaman Mengerikan Melahirkan di Bawah Kekuasaan Taliban

News | Selasa, 21 September 2021 | 13:28 WIB

Siap Dibully, Ustaz Abdul Somad: Yang Sebut Taliban Teroris itu Amerika Serikat

Siap Dibully, Ustaz Abdul Somad: Yang Sebut Taliban Teroris itu Amerika Serikat

Lampung | Selasa, 21 September 2021 | 11:54 WIB

Taliban Bantah Larang Siswi SMP Bersekolah, Klaim sedang Siapkan Transportasi Khusus

Taliban Bantah Larang Siswi SMP Bersekolah, Klaim sedang Siapkan Transportasi Khusus

News | Senin, 20 September 2021 | 15:51 WIB

Taliban Naik Perahu Angsa Sambil Bawa Senjata dan Peluncur Roket jadi Viral

Taliban Naik Perahu Angsa Sambil Bawa Senjata dan Peluncur Roket jadi Viral

Bekaci | Senin, 20 September 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Andrie Yunus Disebut Jadi Simbol Suara Kritis Gen Z yang Hadapi Intimidasi dan Kekerasan

Andrie Yunus Disebut Jadi Simbol Suara Kritis Gen Z yang Hadapi Intimidasi dan Kekerasan

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:25 WIB

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:15 WIB

KPK Cecar Istri Ono Surono 16 Pertanyaan Soal Suap Ijon Bekasi

KPK Cecar Istri Ono Surono 16 Pertanyaan Soal Suap Ijon Bekasi

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:14 WIB

Toilet Rusak Hingga Sofa Tak Layak, Rudy Masud Beberkan Alasan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar

Toilet Rusak Hingga Sofa Tak Layak, Rudy Masud Beberkan Alasan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:13 WIB

Lapas Nyaris Meledak! Kepala BNN Usul 54 Ribu Pengguna Narkoba Direhabilitasi Ketimbang Dipenjara

Lapas Nyaris Meledak! Kepala BNN Usul 54 Ribu Pengguna Narkoba Direhabilitasi Ketimbang Dipenjara

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:56 WIB

Gebrakan Menteri HAM Natalius Pigai di DPR: Singgung Intoleran hingga Usul UU Kebebasan Beragama

Gebrakan Menteri HAM Natalius Pigai di DPR: Singgung Intoleran hingga Usul UU Kebebasan Beragama

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:38 WIB

Komnas HAM Respons Aksi Protes Buntut Kasus Andrie Yunus, Bakal Surati Presiden dan DPR

Komnas HAM Respons Aksi Protes Buntut Kasus Andrie Yunus, Bakal Surati Presiden dan DPR

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:32 WIB

Harga Kedelai di Jakarta Menggila Imbas Konflik Global, Warga Diimbau Mulai Lirik Urban Farming

Harga Kedelai di Jakarta Menggila Imbas Konflik Global, Warga Diimbau Mulai Lirik Urban Farming

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:32 WIB

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:29 WIB

Andrie Yunus Sampaikan 2 Pucuk Surat dari Rumah Sakit, Ini Isinya!

Andrie Yunus Sampaikan 2 Pucuk Surat dari Rumah Sakit, Ini Isinya!

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:28 WIB