alexametrics

Tri Tito Karnavian: Rumah Merupakan Benteng Pertahanan Keluarga dan Pilar Utama

Fabiola Febrinastri
Tri Tito Karnavian: Rumah Merupakan Benteng Pertahanan Keluarga dan Pilar Utama
Kegiatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat. (Dok: Kemendagri)

Rumah sebagai tempat tinggal merupakan determinan yang akan mempengaruhi kesehatan individu.

Suara.com - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menyatakan, rumah yang bersih dan sehat menjadi dambaan setiap keluarga dan masyarakat. Rumah merupakan benteng pertahanan keluarga dan pilar utama, sekaligus benteng pertahanan dalam melawan berbagai risiko penyakit, terutama pada masa pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian dalam sambutannya yang dibacakan Irma Zainal, selaku Ketua Bidang III TP-PKK Pusat pada Webinar Obrolan Santai Kader Inspiratif PKK (Obras Kain PKK) dengan tema "Ibu, Ayo Bangun Rumah Sehat Indonesia", Jakarta, Kamis (23/9/2021).

"TP-PKK berperan dalam memberikan pengetahuan terkait kriteria rumah bersih layak huni dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Tri Tito, dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Irma  mengatakan, rumah sebagai tempat tinggal merupakan determinan yang akan mempengaruhi kesehatan individu, sehingga hal ini menjadi isu penting bagi kesehatan keluarga dan masyarakat.

Baca Juga: Kepada Peserta yang Ikut Seleksi PNS, Kemendagri: Diharapkan Sesuai Panggilan Hidup

"Salah satu tujuan di dalam Sustainable Development Goals yang dilahirkan dalam konferensi PBB mengenai Pembangunan Berkelanjutan di Rio de Janeiro pada 2012, adalah memastikan akses seluruh masyarakat terhadap rumah dan pelayanan dasar yang layak huni, terjangkau, aman serta target peningkatan kualitas seluruh pemukiman kumuh pada tahun 2030, sehingga target keluarga yang memiliki rumah sebesar 100 persen," katanya.

Adapun strategi mencapai goal tersebut, sambung Irma, diantaranya meningkatkan rumah layak huni, meningkatkan persentase penggunaan air bersih dan akses sanitasi yang baik, mengurangi lahan-menambah open space.

"Berbagai penyakit dapat ditimbulkan akibat rumah tinggal yang tidak sehat dan tidak layak huni. Penyakit tersebut bervariasi, menyesuaikan kondisi tempat tinggal, baik oleh fisik bangunan, sarana sanitasi maupun perilaku penghuni rumah tersebut. Seperti TB Paru, diare, malaria, infeksi kulit, infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA), demam berdarah, dan lainnya," bebernya.

PKK, ujar Irma, merupakan organisasi yang bersinergi dengan pemerintah melalui Kementerian/Lembaga terus bergerak secara berkelanjutan dalam upaya penguatan ketahanan keluarga melalui Pokja 3 TP PKK Pusat.

"Salah satu program utama kami adalah melalui tata laksana rumah tangga, dengan fokus pada perwujudan rumah sehat keluarga Indonesia. Untuk mewujudkan misi mulia tersebut, tentunya harus diiringi dengan tindakan konkret PKK melalui webinar ini," ucap Irma.

Baca Juga: BKN Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan SKD di Kemendagri

Sesuai arahan Tri Tito, webinar Obras Kain PKK Santai, Inspiratif, Bermanfaat edisi kali ini mengambil tema “Rumah Sehat Keluarga Indonesia”. Dalam kegiatan yang memiliki subtema “Ibu, Yuk Wujudkan Rumah Sehat Indonesia” ini juga disajikan edukasi tentang konsep rumah sehat dan layak huni.

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Dian Irawati selaku narasumber.

Komentar