Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Baru dan Langka di Maroko, Berusia 165 Juta Tahun

Jum'at, 24 September 2021 | 12:36 WIB
Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Baru dan Langka di Maroko, Berusia 165 Juta Tahun
Ilustrasi fosil dinosaurus. [Shutterstock]

Suara.com - Ilmuwan menemukan spesies baru dinosaurus di Maroko, setelah menemukan fosil tidak biasa yang diyakini berusia lebih dari 165 juta tahun.

Menyadur Sky News Jumat (24/9/2021), ilmuwan menemukan fosil tulang rusuk ankylosaur di situs Boulahfa yang terletak di pegunungan Atlas Tengah.

Ankylosaurs adalah kelompok dinosaurus herbivora, yang dikenal memiliki tubuh seperti tank lapis baja dan bagian atas ekor berbentuk tongkat.

Ahli paleontologi Museum Natural History Dr Susannah Maidment, mengatakan fosil ankylosaurs tersebut berasal dari periode Cretaceous, kira-kira antara 145,5 juta tahun yang lalu.

"Ini adalah spesies ankylosaur baru, jauh lebih tua dari ankylosaur lain yang kami temukan, tetapi juga memiliki morfologi yang sangat, sangat aneh," kata Dr Maidment.

"Fosil ini berumur sekitar 165 juta tahun. Ini berasal dari Jurassic Tengah, periode waktu di mana kita hampir tidak memiliki bukti ankylosaurs sama sekali," sambungnya.

Temuan fosil tersebut adalah yang pertama ditemukan di Afrika. Fosil tersebut berbentuk paku panjang yang menempel pada tulang.

"Spesimen ini sebenarnya memiliki paku dan pelat osteodermal yang menyatu dengan tulang rusuk, sehingga melekat kuat pada tulang rusuk dan tidak mungkin terlepas," katanya.

"Ini benar-benar aneh. Kami tidak melihatnya di ankylosaurus lain, dan faktanya kami tidak melihat itu di vertebra lain yang kami tahu, hidup atau mati," lanjutnya.

Baca Juga: Kubu Moderat Menang Pemilu di Maroko, Partai Islam Terpuruk Drastis

Spesies baru ini diberi nama Spicomellus afer , Spicomellus berarti leher berduri, dan afer berarti Afrika.

Para ahli awalnya percaya bahwa fosil baru itu adalah dinosaurus stegasauria, karena stegosaurus telah ditemukan di situs tersebut.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa fosil itu sebenarnya adalah ankilosaur.

Hasil penelitian fosil terbaru itu sudah diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology and Evolution.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI