alexametrics

Begini Suasana di Gedung DPR saat Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK di Jumat Keramat

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
Begini Suasana di Gedung DPR saat Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK di Jumat Keramat
Suasana di Gedung DPR saat Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dijemput paksa oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Suara.com/Novian)

Azis diketahui sempat mangkir dari panggilan KPK dengan alasan sedang melakukan isolasi mandiri.

Suara.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin akhirnya dijemput paksa oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Azis diketahui sempat mangkir dari panggilan KPK dengan alasan sedang melakukan isolasi mandiri.

Kekinian Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu sudah sampai di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan. Azis tampak mengenakan pakaian batik berlengan panjang.

Sontak kehadiran fisik Azis itu menarik perhatian bidik lensa para awak media untuk mengabadikannya. Belakangan diketahui sosok Azis memang tidak pernah muncul, bahakn di kantornya sendiri di Kompleks Parlemen, Senayan.

Absennya Azis di DPR setidaknya sudah terjadi sejak namanya disebut dalam surat dakwaan kepada eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju pada Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Dijemput Paksa, Begini Penampakan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Tiba di Gedung KPK

Terpisah, kolega Azis di kursi pimpinan, Sufmi Dasco Ahmad selaku Wakil Ketua DPR mengatakan dirinya sempat berkomunikais dengan Azis terkait kehadiran Azis di dalam rapat paripurna. Dalam komunikasi terakhir itu, Azis menyampaikan akan hadir secara virtual.

Suasana di Gedung DPR saat Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dijemput paksa oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Suara.com/Novian)
Suasana di Gedung DPR saat Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dijemput paksa oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Suara.com/Novian)

"Saya komunikasi beberapa hari lalu pada saat paripurna, Pak Azis menyatakan akan ikut secara virtual saja," ujar Dasco, Jumat (24/9/2021).

Lantas bagaimana kondisi di Kompleks Parlemen sesaat KPK menjemput Azis pada malam di 'Jumat Keramat'? Sebuah jargon di KPK lantaran dikenal pada hari Jumat, KPK kerap menetapkan status tersangka hingga melakukan penahanan.

Berdasarkan pantauan Suara.com di Kompleks Parlemen, mencakupi Gedung Nusantara II dan Nusantara III kondisi di lokasi tampak hening dan sepi. Hal itu terpantau sejak ada kabar dan informasi resmi bahwa KPK telah melakukan penjemputan paksa terhadap Azis. Setidaknya kondisi yang sama terpantau hingga pukul 20.40 WIB.

Tampak depan Gedung Nusantara III yang biasanya ramai terparkir kendaraan roda empat, pada malam ini tampang lengang. Begitu juga dengan kondisi di dalam gedung, semua tampak sepi dan hanya ada beberapa petugas pengaman dalam atau pamdal yang menjaga di setiap pintu masuk menuju akses ke dalam gedung.

Baca Juga: Jumat Keramat! KPK Tangkap Azis Syamsuddin, Tiba di Gedung Merah Putih Pukul 19.55 WIB

Selebihnya, suasana di Kompleks Parlemen DPR tampak sepi di segala sisi.

Azis Dijemput Paksa

Tim KPK akhirnya menjemput paksa Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, malam ini di kediamannya.

Berdasarkan pantauan Suara.com, Azis yang mengenakan batik warna cokelat tiba di KPK sekitar pukul 19.55 WIB. Tampak Azis dikawal ketat tim KPK saat digelandang ke gedung KPK. Tampak pula Azis mengenakan masker.

Azis tiba tanpa mengeluarkan pernyataan apapun dan langsung menuju ke ruang pemeriksaan.

Sebelumnya, beredar informasi, Azis telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah.

Beredarnya kabar itu, bersamaan dengan KPK yang sedang mengusut dugaan kasus korupsi di Kabupaten Lampung Tengah, yang saat ini perkaranya telah memasuki tahap penyidikan.

Apalagi, KPK sudah melakukan tahapan pemeriksaan sejumlah saksi di Jakarta, Bandung, Tangerang serta Lampung.

Dikonfirmasi mengenai status tersangka Azis, Ketua KPK Firli Bahuri menyebut, hanya mengonfirmasi akan melakukan pemanggilan terhadap Azis dalam waktu dekat. Namun, dia tidak menegaskan, jika Azis sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya, tentu penyidik menyampaikan panggilan karena kepentingan penyidikan sehingga terangnya suatu perkara," ucap Firli dikonfirmasi, Kamis (23/9/2021) kemarin.

Komentar