Ledakan Dahsyat yang Merobek Galaksi, Memunculkan Rongga Raksasa

Siswanto, BBC

Senin, 27 September 2021 | 09:41 WIB
Ledakan Dahsyat yang Merobek Galaksi, Memunculkan Rongga Raksasa
BBC

Suara.com - Ada rongga raksasa di alam semesta, yang begitu besarnya ruangan kosong ini bisa menampung 150.000 versi Sistem Tata Surya kita, kata para ahli astrofisika.

Lebar rongga ini diperkirakan setara dengan 500 tahun cahaya, sementara satu tahun cahaya sama dengan sembilan triliun kilometer. Posisinya di antara konstelasi Perseus dan Taurus.

Rincian ruang kosong di ruang angkasa dan pemodelannya dengan menggunakan realitas tertambah (augmented reality) dipaparkan para ahli di jurnal Astrophysical Journal Letters.

Para peneliti mengatakan, penemuan ruang kosong raksasa ini makin membuka tabir tentang kelahiran bintang.

Mereka meyakini rongga atau lubang ini dipicu oleh ledakan bintang-bintang sekitar 10 juta tahun yang lalu.

Ledakannya begitu dahsyat sehingga menyapu dan menghancurkan apa saja yang ada di sekitarnya, bahkan termasuk partikel-partikel kecil seperti debu angkasa.

Baca juga:

Namun ada "fenomena mengejutkan" setelah ledakan dahsyat ini. Debu-debu angkasa menyatu, melebur dan kemudian menjadi bintang baru.

"Ini sudah lama menjadi teori dan telah pula terlihat dalam simulasi matematika, namun sekarang saya kira kita bisa melihatnya untuk pertama kalinya dalam observasi," kata pakar astrofisika yang melakukan kajian ini, Shmuel Bialy, yang bekerja di Institute for Theory and Computation di Harvard Smithsonian Center for Astrophysics.

Struktur tiga dimensi, seperti lubang atau rongga raksasa ini, ada di alam semesta namun diakui sangat sulit dideteksi. Bahkan kalaupun para astronom bisa menemukan tempatnya, bisa sangat sulit untuk memahami apa saja yang terjadi.

Masalah ini diatasi dengan pemanfaatan kekuatan augmented reality (realitas tertambah).

Para peneliti menciptakan versi mini dari rongga raksasa dan benda-benda angkasa yang mengelilingi. Dari pemodelan ini, para astronom bisa melihat material di seputar ruang simetris, yang sekarang disimpulkan sebagai lubang raksasa tersebut.

Baca juga:

Menurut para saintis, ruang kosong ini berawal dari ledakan bintang atau beberapa bintang sekitar 10 juta tahun yang lalu. Ledakan menghalau semua material sehingga terciptalah ruangan kosong.

Material yang terdorong ini kemudian menyatu, melebur, memadat, dan menjadi bintang baru.

"Bayangkan satu ruangan besar dan pada lantainya ada banyak debu ... ketika debu-debu ini disapu ke satu titik, di titik itu akan memiliki densitas yang lebih tinggi," kata Bialy menjelaskan.

Ia mengatakan ketika satu bintang mati, akan ada rangkaian kejadian yang pada akhirnya memicu lahirnya bintang-bintang baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjelajahi Misteri Alam Semesta dalam Buku The Grand Design

Menjelajahi Misteri Alam Semesta dalam Buku The Grand Design

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:00 WIB

Saat Galaksi dan Bintang Membentuk Akal Sehat dalam The Demon-Haunted World

Saat Galaksi dan Bintang Membentuk Akal Sehat dalam The Demon-Haunted World

Your Say | Senin, 16 Februari 2026 | 15:30 WIB

Kebalikan dari Big Bang, Alam Semesta Disebut Akan Kiamat dengan Teori Big Crunch

Kebalikan dari Big Bang, Alam Semesta Disebut Akan Kiamat dengan Teori Big Crunch

Video | Rabu, 06 Agustus 2025 | 06:00 WIB

Kiamat Alam Semesta: Teori 'Big Crunch' Gambarkan Akhir Zaman yang Mengerikan

Kiamat Alam Semesta: Teori 'Big Crunch' Gambarkan Akhir Zaman yang Mengerikan

Tekno | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:17 WIB

Berkunjung ke Museum Astronomi The Makkah Clock Tower

Berkunjung ke Museum Astronomi The Makkah Clock Tower

Foto | Sabtu, 31 Mei 2025 | 09:17 WIB

Wow! Ilmuwan Ungkap Tanggal Kiamat Alam Semesta, Ternyata Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Wow! Ilmuwan Ungkap Tanggal Kiamat Alam Semesta, Ternyata Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Tekno | Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:30 WIB

Terungkap! Air di Alam Semesta Jauh Lebih Tua dari Perkiraan

Terungkap! Air di Alam Semesta Jauh Lebih Tua dari Perkiraan

Tekno | Rabu, 05 Maret 2025 | 03:39 WIB

Teleskop James Webb Temukan Suar Misterius di Dekat Lubang Hitam Raksasa Bima Sakti

Teleskop James Webb Temukan Suar Misterius di Dekat Lubang Hitam Raksasa Bima Sakti

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 18:03 WIB

Misteri Sinyal Radio dari Galaksi Mati yang Membingungkan Ilmuwan

Misteri Sinyal Radio dari Galaksi Mati yang Membingungkan Ilmuwan

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 16:39 WIB

Penemuan 85 Eksoplanet Baru Bisa Ungkap 'Rahasia Alam Semesta'

Penemuan 85 Eksoplanet Baru Bisa Ungkap 'Rahasia Alam Semesta'

Tekno | Selasa, 14 Januari 2025 | 09:08 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB