Siapa DN Aidit? Pemimpin PKI yang Dituding Dalang G30S PKI

Rifan Aditya

Kamis, 30 September 2021 | 14:22 WIB
Siapa DN Aidit? Pemimpin PKI yang Dituding Dalang G30S PKI
Siapa DN Aidit? Pemimpin PKI yang Dituding Dalang G30S PKI - M Natsir (kiri) dan DN Aidit (kanan).

Suara.com - Siapa DN Aidit? Nama ini kerap muncul setiap kali peringatan G30S PKI. Dipa Nusantara Aidit atau yang lebih dikenal dengan nama DN Aidit adalah tokoh politik berpengaruh pada masa Orde Lama.

Untuk lebih mengenal siapa DN Aidit sebenarnya, simak penjelasan berikut yang dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.

DN Aidit adalah pria kelahiran Belitung tahun 1923. Ia merupakan pemimpin terakhir Partai Komunis Indonesia (PKI). Di bawah kendali DN Aidit, PKI menjelma menjadi salah satu kekuatan politik yang besar.

Pada Pemilu 1955, PKI bahkan bisa menempati posisi keempat di bawah PNI, Masyumi, dan NU dengan meraih 16,4 persen suara. Kesuksesan PKI di Indonesia tersebut memang tidak dapat terlepas dari peran DN Aidit.

Pada tahun 1960-an, PKI sempat mengklaim punya anggota lebih dari 3 juta dan membuatnya menjadi partai komunis terbesar ketiga di dunia setelah RRC dan Uni Soviet. Hingga pada akhirnya meletus peristiwa berdarah dikenal dengan nama Gerakan 30 September (G30S) yang menyebabkan tewasnya sejumlah perwira tinggi Angkatan Darat.

Kemudian rezim Orde Baru di bawah pimpinan Jenderal Soeharto menuding PKI adalah satu-satunya dalang peristiwa naas itu. Pada masa Orba, PKI disematkan di belakang G30S menjadi G30S/PKI, dan Soeharto kemudian menetapkan PKI sebagai organisasi terlarang.

Meskipun demikian, sejumlah peneliti dan sejarawan menyebutkan berbagai versi lain terkait peristiwa itu. Ada yang mengungkapkan bahwa kejadian itu merupakan konflik internal Angkatan Darat, lalu operasi intelijen asing, keterlibatan Soeharto hingga Sukarno.

Berikut ini ada beberapa fakta DN Aidit yang dikutip dari buku yang berjudul 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia karya Floriberta Aning S:

1. Mengubah Namanya Mengikuti Idola

baca juga

Banyak yang tidak mengetahui bahwa latar belakang DN Aidit adalah dulunya bernama Achmad. Nama Dipa Nusantara Aidit dipilih karena mengikuti nama idolanya, yaitu Pangeran Diponegoro. Dirinya lantas mengubah namanya pada tanggal 30 Juli 1932.

2. Seseorang yang Militan

Karier DN Aidit di PKI mulai tersorot pada akhir tahun 1950-an. Hal itu dikarenakan dirinya sukses menyingkirkan tokoh-tokoh komunis tua dari partai. Aidit dan kelompoknya juga telah berhasil mengubah kiblat PKI dari Rusia ke RRC.

Aidit membangun PKI dengan militan, dan dirinya menggunakan pendekatan di akar rumput, yaitu dengan membentuk organisasi mantel dan menempatkan kader-kadernya dalam berbagai organisasi profesi, bahkan di tubuh militer.

3. Berhasil Mendekati Soekarno

DN Aidit adalah sosok yang flamboyan. Hal itulah yang membuatnya sukses mendekati Presiden Soekarno. Aidit juga sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator dan Wakil Ketua MPRS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Pelaku Sejarah di Depok Soal PKI

Kesaksian Pelaku Sejarah di Depok Soal PKI

Bogor | Kamis, 30 September 2021 | 14:13 WIB

Cerita Detik-detik Letnan MT Haryono Dibunuh saat G30SPKI, dari Mimpi Ditusuk Tombak

Cerita Detik-detik Letnan MT Haryono Dibunuh saat G30SPKI, dari Mimpi Ditusuk Tombak

Kalbar | Kamis, 30 September 2021 | 13:55 WIB

Pendukung PKI Disebut Susupi TNI: Isu Usang, Perdebatan Komunisme Distop Sajalah

Pendukung PKI Disebut Susupi TNI: Isu Usang, Perdebatan Komunisme Distop Sajalah

News | Kamis, 30 September 2021 | 13:47 WIB

Bersembunyi di Markas PKI, Ini Jejak DN Aidit di Kota Semarang

Bersembunyi di Markas PKI, Ini Jejak DN Aidit di Kota Semarang

Jawa Tengah | Kamis, 30 September 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Rumus Luas, Keliling, Tinggi Jajar Genjang Lengkap dengan Cara Hitungnya

Rumus Luas, Keliling, Tinggi Jajar Genjang Lengkap dengan Cara Hitungnya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:39 WIB

5 Rekomendasi Body Lotion Argan Oil yang Ampuh Melembapkan Kulit Kering

5 Rekomendasi Body Lotion Argan Oil yang Ampuh Melembapkan Kulit Kering

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka TPKS 5 Atlet Pelatnas Putri, Terjadi Sejak 2022

Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka TPKS 5 Atlet Pelatnas Putri, Terjadi Sejak 2022

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:33 WIB

3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim

3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:31 WIB

Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos

Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Perfeksionis Sekaligus Teliti, Ini 10 Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Virgo

Perfeksionis Sekaligus Teliti, Ini 10 Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Virgo

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata

Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?

Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:24 WIB

×