Vaksin Moderna di Jepang Terkontaminasi Partikel Logam, Perusahaan Takeda Akui Human Error

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 15:39 WIB
Vaksin Moderna di Jepang Terkontaminasi Partikel Logam, Perusahaan Takeda Akui Human Error
Vaksin Moderna di Jepang Terkontaminasi Partikel Logam, Perusahaan Takeda Akui Human Error. Ilustrasi Vaksin Moderna. [Nhac Nguyen/AFP]

Suara.com - Perusahaan Farmasi Jepang Takeda Pharmaceutical menjelaskan pada Jumat (1/10/2021) bahwa terjadi human error yang menyebabkan vaksin covid-19 Moderna terkontaminasi oleh partikel logam. Akhirnya vaksin tersebut ditarik peredarannya di Jepang.

Pihak Moderna dan Takeda, pengimpor dan distributor vaksin tersebut di Jepang, melaporkan bahwa pabrik vaksin tersebut di Spanyol menemukan kontaminan di beberapa botol pada bulan Juli, tetapi pasokan dari produksi yang sama diizinkan untuk dikirim ke Jepang.

Mengutip Reuters, Jumat (1/10/2021), otoritas Jepang pada Agustus 2021 menangguhkan penggunaan tiga batch suntikan Moderna yang mengandung 1,63 juta dosis setelah diberitahu tentang kontaminasi.

Moderna melakukan investigasi bersama Takeda dan perusahaan asal Spanyol, Rovi, selaku pabrik vaksin di mana kontaminasi tersebut terjadi.

Laporan baru mengatakan bahwa masalah berasal dari perakitan yang salah dan karena human error yang spesifik untuk secara visual salah menilai jarak 1mm yang diperlukan antara roda bintang dan stopper mesin yang menempatkan bagian atas pada botol vaksin.

Sebanyak lima lot berurutan dari vaksin Covid-19 Moderna yang diproduksi di Rovi antara 27 Juni dan 3 Juli diselidiki.

Tiga lot yang pertama dikirim ke Jepang dan kemudian ditarik kembali setelah ditemukannya partikel yang diidentifikasi sebagai baja tahan karat di dalam 39 botol.

Tetapi lot keempat gagal diperiksa setelah penemuan partikel pada 2 Juli, dan lot kelima juga ditahan oleh Rovi.

Masalah dengan Lot 4 dan 5 dilaporkan ke Moderna, Takeda, dan kementerian kesehatan Jepang, namun tiga lot pertama dibebaskan untuk digunakan karena telah lulus inspeksi dan tidak dianggap memiliki dampak.

baca juga

Investigasi menunjukkan, faktanya set-up yang salah menyebabkan masalah tetap ada di seluruh rangkaian lima batch vaksin. Prosedur operasional yang lebih baik dan penggunaan alat presisi baru akan membantu mencegah masalah tersebut terulang kembali.

Meski vaksin tersebut terkontaminasi, pihak-pihak perusahaan tersebut dan kementerian kesehatan Jepang mengatakan partikel baja tahan karat tidak menimbulkan risiko kesehatan tambahan. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Izinkan Penggunaan Obat Antibodi Sotrovimab untuk Pasien Covid-19

Jepang Izinkan Penggunaan Obat Antibodi Sotrovimab untuk Pasien Covid-19

Health | Kamis, 30 September 2021 | 12:12 WIB

Bangga! Tempe Asli Indonesia Bakal Dijual di Pasar Jepang

Bangga! Tempe Asli Indonesia Bakal Dijual di Pasar Jepang

Lifestyle | Kamis, 30 September 2021 | 11:28 WIB

Mantan Menlu Fumio Kishida Terpilih Menjadi Perdana Menteri Jepang

Mantan Menlu Fumio Kishida Terpilih Menjadi Perdana Menteri Jepang

News | Kamis, 30 September 2021 | 10:54 WIB

Jepang Akui Jumlah Orang yang Dirawat Akibat Covid-19 Selama Olimpiade Tokyo Lebih Banyak

Jepang Akui Jumlah Orang yang Dirawat Akibat Covid-19 Selama Olimpiade Tokyo Lebih Banyak

Health | Rabu, 29 September 2021 | 15:50 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×