Viral Emak-Emak Arisan Baku Hantam di Jalanan, Kisah di Baliknya Bikin Geleng-Geleng

Dany Garjito, Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 17:11 WIB
Viral Emak-Emak Arisan Baku Hantam di Jalanan, Kisah di Baliknya Bikin Geleng-Geleng
Aksi baku hantam emak-emak arisan (youtube)

Suara.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi sejumlah emak-emak saling baku hantam karena persoalan arisan.

Dalam video yang beredar di berbagai platform media sosial tersebut tampak keributan di antara para emak-emak terjadi di tengah jalan.

Diketahui para emak-emak anggota arisan tersebut terlibat aksi baku hantam di Perumahan DI Sitorus, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Penyebab keributan

Dalam video yang viral, keributan yang melibatkan emak-emak anggota arisan tersebut diduga terjadi karena kelakuan salah seorang admin atau pengurus arisan berinisial SR.

Admin tersebut diketahui tidak menyerahkan uang hasil arisan kepada anggota yang berhak menerimanya, sehingga memicu amarah para anggota arisan yang lain.

Aksi baku hantam emak-emak arisan (youtube)
Aksi baku hantam emak-emak arisan (youtube)

Kerugian jutaan rupiah

Karena kemarahan itu, anggota arisan yang berjumlah puluhan orang lantas menggerebek rumah admin arisan tersebut. Kericuhan pun tak dapat dibendung lagi dan terjadi baku hantam antara anggota dan pengurus arisan.

Disebutkan bahwa kerugian yang dialami oleh masing-masing anggota kurang lebih sebesar Rp 5 juta.

baca juga

Seorang anggota arisan bernama Fitri memberikan penjelasan soal keributan yang viral ini. 

Ia dan para anggota arisan lainnya mendatangi pengurus arisan berinisial SR dengan maksud untuk meminta hak sebagai anggota karena uang yang seharusnya diterima tidak diberikan.

Namun apa daya, uang arisan tidak diserahkan hingga keributan panas itu pun terjadi. Anggota arisan yang tidak terima dengan tindakan admin akhirnya melaporkan ke pihak berwajib. 

Baku hantam sambil menggendong anak

Aksi baku hantam tersebut melibatkan emak-emak anggota arisan. Salah satu dari mereka tampak turun dari motor yang dikendarai dan ikut dalam kericuhan tersebut.

Tampak seorang emak-emak lain ikut dalam aksi tersebut sambil menggendong anaknya. Sementara itu, seorang laki-laki tampak berusaha melerai keributan yang terjadi, meskipun tak berhasil.

Video lain yang mungkin terlewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Wanita Bikin Nasi Kotak buat Dibagikan, Benda Pengganti Tisu Bikin Melongo

Viral Wanita Bikin Nasi Kotak buat Dibagikan, Benda Pengganti Tisu Bikin Melongo

News | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:25 WIB

Penjual Gorengan Buka Tabungan di Ember, Warganet Auto Merinding

Penjual Gorengan Buka Tabungan di Ember, Warganet Auto Merinding

Bali | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:16 WIB

Jadi Perdebatan, Pasangan Ini Pilih Tampil Santai Pakai Baju Olahraga saat Resepsi

Jadi Perdebatan, Pasangan Ini Pilih Tampil Santai Pakai Baju Olahraga saat Resepsi

Lifestyle | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:22 WIB

Viral Guru Dilantik Jadi Kepala Sekolah Setelah 35 Tahun Mengabdi, Tapi Sekolahnya Fiktif

Viral Guru Dilantik Jadi Kepala Sekolah Setelah 35 Tahun Mengabdi, Tapi Sekolahnya Fiktif

Kalbar | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:10 WIB

Beli Permen Dalgona Ala Squid Game, Cewek Ini Malah Kena Zonk

Beli Permen Dalgona Ala Squid Game, Cewek Ini Malah Kena Zonk

Lifestyle | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:15 WIB

Curhat Pilu Wanita Tak Disukai Mertua, Diusir dari Rumah setelah Melahirkan

Curhat Pilu Wanita Tak Disukai Mertua, Diusir dari Rumah setelah Melahirkan

Lifestyle | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:20 WIB

Terkini

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:05 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

×