Google Dituding Bikin Proyek 'Menciptakan Tuhan'

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 04 Oktober 2021 | 18:46 WIB
Google Dituding Bikin Proyek 'Menciptakan Tuhan'
Ilustrasi Google.[Google]

Suara.com - Raksasa perusahaan teknologi Google dituding membuat sebuah proyek artificial intelligence (AI) mengerikan, bahkan disebut menciptakan Tuhan.

Menyadur Daily Express Senin (4/10/2021), Mo Gawdat, mantan Chief Business Officer Google, mengungkapkan penelitian misterius Google dalam sebuah wawancara dengan majalah The Times.

Menurut guru Silicon Valley tersebut, para peneliti sedang mengembangkan jenis kecerdasan buatan layaknya karakter robot di film Terminator 2.

Gawdat menyampaikan kesaksiannya selama ia bertugas di penelitian dan pengembangan rahasia Google yang dikenal sebagai Google X.

Pria kelahiran Mesir tersebut mengaku terkejut ketika melihat masa depan AI yang menakutkan di laboratorium R&D perusahaan.

Pencerahan datang setelah dia melihat pengembang AI berkolaborasi dengan Google X untuk menciptakan sebuah robot yang cekatan.

Gawdat mengungkapkan, awalnya dia menyaksikan perkembangan yang lambat pada AI yang sedang dikembangkan, namun ternyata anggapannya salah.

Ia mengungkapkan jika suatu hari menyaksikan lengan robot meraih dan mengambil bola, yang kemudian ditampilkan kepada para peneliti.

Lebih menakutkan lagi, Gawdat mengklaim setiap lengan robot tersebut bisa meniru manuver dan belajar sangat cepat. Setelah dua hari, mereka bisa mengambil apa saja.

"Dan saya tiba-tiba menyadari, ini benar-benar menakutkan," ungkap Gawdat kepada majalah The Times.

"Sepertinya kita melakukan hal-hal itu selama seminggu. Dan mereka melakukan apa yang anak-anak akan lakukan selama dua tahun. Dan kemudian saya tersadar bahwa mereka adalah anak-anak. Tapi anak-anak yang sangat, sangat cepat," sambungnya.

Perbedaan utamanya, menurutnya, adalah terletak pada mesin, bahkan pada tingkat kecerdasan yang sangat dasar memiliki potensi untuk belajar dengan sangat cepat.

"Kenyataannya adalah, kita menciptakan Tuhan," ungkap Gawdat.

Dalam film Terminator 2: Judgment Day yang tayang pada tahun 1991, membayangkan masa depan suram pasca-apokaliptik di mana mesin pintar menguasai Bumi.

Dalam film tersebut, kecerdasan buatan jahat, yang dikenal sebagai Skynet, telah menggulingkan penciptanya dan mengobarkan perang untuk membinasakan manusia dari muka bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Pria AS Meninggal Dunia setelah Lehernya Digigit Kelelawar

Seorang Pria AS Meninggal Dunia setelah Lehernya Digigit Kelelawar

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 15:28 WIB

Kembali Raih Podium, Marc Marquez Beberkan Rahasia Sukses di MotoGP Amerika 2021

Kembali Raih Podium, Marc Marquez Beberkan Rahasia Sukses di MotoGP Amerika 2021

Sport | Senin, 04 Oktober 2021 | 13:54 WIB

Berebut Kursi Bioskop Demi Nonton James Bond No Time To Die, Dua Pria Ini Berkelahi

Berebut Kursi Bioskop Demi Nonton James Bond No Time To Die, Dua Pria Ini Berkelahi

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 12:56 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB