Taliban Nunggak Bayar Tagihan Listrik, Kota Kabul Terancam Blackout

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 05 Oktober 2021 | 10:39 WIB
Taliban Nunggak Bayar Tagihan Listrik, Kota Kabul Terancam Blackout
Pasukan Taliban. [Hoshang Hashimi/AFP]

Suara.com - Ibu kota Afghanistan terancam mengalami pemadaman listrik setelah pemerintah Taliban belum membayar tunggakan tagihan kepada perusahaan asing.

Menyadur The Pakistan Daily Selasa (5/10/2021), mantan kepala eksekutif perusahaan listrik Afghanistan Daud Noorzai mengungkapkan jika dampak pemadaman listrik tersebut akan meluas, terutama di Kota Kabul.

Mantan kepala eksekutif otoritas kekuasaan negara, Da Afghanistan Breshna Sherkat (DABS), juga memperingatkan bahwa situasi tersebut dapat menyebabkan bencana kemanusiaan.

Noorzai mengundurkan diri hampir dua minggu setelah Taliban mengambil alih Afghanistan pada pertengahan Agustus.

"Akan ada pemadaman listrik dan itu akan membawa Afghanistan kembali ke Abad Kegelapan dalam hal kekuasaan dan telekomunikasi," kata Noorzai kepada Walls Street Jurnal.

Ketika Taliban kembali menguasai Afghanistan pada bulan Agustus, mereka juga ikut mengambil alih DABS dan mewarisi hutangnya.

Sekitar 70% pasokan listrik Afghanistan berasal dari luar negeri. Uzbekistan, Tajikistan dan Turkmenistan menyumbang setengah dari konsumsi listrik Afghanistan.

Produksi listrik dalam negeri yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga air, mengalami hambatan karena Afghanistan dilanda kekeringan tahun ini.

Afghanistan tidak memiliki jaringan listrik nasional, dan Kota Kabul hampir sepenuhnya bergantung pada pasokan listrik dari negara-negara Asia Tengah.

baca juga

Saat ini, pasokan listrik masih berlimpah di ibu kota Afghanistan, sebuah peningkatan yang jarang terjadi sejak Taliban mengambil alih kekuasaan.

Melimpahnya pasokan tersebut juga dipengaruhi aktivitas Taliban yang tidak lagi menyerang jalur transmisi dari Asia Tengah.

Alasan lain adalah karena banyak industri, fasilitas militer, dan gedung-gedung pemerintah yang sebagian besar menganggur.

Namun, cadangan energi berlimpah itu kemungkinan akan berakhir secara tiba-tiba jika pasokan listrik dari Tajikistan memutuskan hubungan karena tidak kunjung dibayar oleh DABS.

Selain itu, hubungan antara Taliban dan Tajikistan yang memanas juga bisa menjadi penyebab pasokan listrik diputus.

Tajikistan telah memberikan perlindungan kepada para pemimpin perlawanan anti-Taliban, seperti mantan Wakil Presiden Amrullah Saleh, dan baru-baru ini mengerahkan pasukan tambahan ke perbatasannya dengan Afghanistan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Mendominasi Pasar Otomotif Norwegia, Tesla Ada di Posisi Teratas

Mobil Listrik Mendominasi Pasar Otomotif Norwegia, Tesla Ada di Posisi Teratas

Otomotif | Selasa, 05 Oktober 2021 | 09:47 WIB

Best 5 Oto: Ferrari Hybrid Ibrahimovich, Perusahaan Konversi Mobil Listrik Beckham

Best 5 Oto: Ferrari Hybrid Ibrahimovich, Perusahaan Konversi Mobil Listrik Beckham

Otomotif | Selasa, 05 Oktober 2021 | 07:05 WIB

Bisnis Konversi Mobil Klasik ke Tenaga Listrik, David Beckham Kantongi Saham 10 Persen

Bisnis Konversi Mobil Klasik ke Tenaga Listrik, David Beckham Kantongi Saham 10 Persen

Otomotif | Senin, 04 Oktober 2021 | 23:02 WIB

Terkini

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah

Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Urutan Pemakaian Krim Pagi, Sunscreen, dan Air Mawar sebagai Setting Spray

Urutan Pemakaian Krim Pagi, Sunscreen, dan Air Mawar sebagai Setting Spray

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo

Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo

Surakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×