Ribuan Video Penganiayaan Narapidana di Penjara Rusia Bocor, Ada yang Diperkosa

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 06 Oktober 2021 | 17:01 WIB
Ribuan Video Penganiayaan Narapidana di Penjara Rusia Bocor, Ada yang Diperkosa
Ilustrasi penjara.[Unsplash/Emiliano Bar]

Suara.com - Sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang melacak pelanggaran pada sistem penjara mengungkapkan telah menerima ribuan video penganiayaan narapidana di Rusia.

"Ini adalah kebocoran yang belum pernah terjadi sebelumnya yang akan mengejutkan seluruh penjuru negeri," buka Vladimir Osechkin, pendiri LSM Gulagu.net kepada The Moscow Times.

"Secara total kami memiliki lebih dari 40 gigabyte file video yang menunjukkan penyiksaan narapidana di dalam penjara," sambungnya.

Menyadur The Moscow Times, situs web berita Mediazona pada hari Selasa (4/10/2021) menerbitkan tiga video yang diperoleh Gulagu.net.

Tiga video tersebut menunjukkan seorang narapidana disiksa di sebuah rumah sakit penjara yang terletak di kota Volga, Saratov.

Kremlin mengatakan pihaknya mengetahui video tersebut dan Layanan Penjara Federal (FSIN) telah meluncurkan penyelidikan.

"Jika ini dikonfirmasi, itu akan mengarah pada penyelidikan yang sangat serius," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Gulagu.net juga membagikan sebuah video yang diduga direkam di penjara Saratov kepada The Moscow Times yang menunjukkan seorang narapidana telanjang dan diperkosa. Belum ada tanggapan resmi mengenai video tersebut.

Osechkin mengungkapkan jika pihaknya menerima video penganiayaan pada bulan Maret, dari seorang mantan napi di penjara Saratov yang dibebaskan pada bulan Februari.

baca juga

Osechkin mengatakan napi tersebut merupakan spesialis IT dari Belarusia. Ia berhasil mengakses video yang disimpan di lapas wilayah Irkutsk, Vladimir dan Saratov antara 2018-2020.

Osechkin mengatakan pelapor meninggalkan Rusia awal pekan ini, menolak untuk mengungkapkan lokasinya karena takut akan keselamatannya.

"Kami berencana untuk merilis kumpulan video selangkah demi selangkah dalam beberapa minggu mendatang karena sumbernya berada di luar jangkauan otoritas Rusia," kata Osechkin.

Gulagu.net juga telah mengirimkan video tersebut ke Komite Eropa untuk Pencegahan Penyiksaan dan Perlakuan atau Hukuman yang Tidak Manusiawi atau Merendahkan Martabat (CPT). CPT belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai laporan video tersebut.

Osechkin mendirikan organisasi hak asasi manusia Gulagu.net pada tahun 2011 untuk memantau pelanggaran hak-hak narapidana di seluruh Rusia. Dia meninggalkan Rusia pada 2015 dan saat ini tinggal di Prancis.

Situs web Gulagu.net diblokir oleh pengawas media pemerintah Rusia Roskomnadzor pada bulan Juli menyusul permintaan dari FSB dan FSIN.

Tanya Lokshina, direktur Human Rights Watch Eropa dan Asia Tengah, mengatakan bahwa video tersebut menimbulkan kekhawatiran yang serius.

"Masalah penyiksaan di penjara Rusia sangat akut dan pemerintah tidak melakukan langkah yang cukup untuk memastikan penyelidikan, keamanan korban dan pelapor dan akuntabilitas bagi pelaku," jelas Lokshina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Kurama Mati dan Pisah dari Naruto, Pria Ini Mewek hingga Ketahuan Istri

Viral! Kurama Mati dan Pisah dari Naruto, Pria Ini Mewek hingga Ketahuan Istri

Jawa Tengah | Rabu, 06 Oktober 2021 | 15:15 WIB

Viral Penampakan Dapur Restoran Cepat Saji, Warganet Merinding Lihatnya

Viral Penampakan Dapur Restoran Cepat Saji, Warganet Merinding Lihatnya

Kalbar | Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:54 WIB

Cewek Curhat Dimaki dan Dihina Fisik oleh Ortu Mantan: Sakit Banget sampai Ubun-Ubun'

Cewek Curhat Dimaki dan Dihina Fisik oleh Ortu Mantan: Sakit Banget sampai Ubun-Ubun'

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:38 WIB

Terkini

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

×