Presiden Jokowi Kumpulkan Menteri, Gelar Rapat Terbatas Bahas Ekosistem Ketahanan Pangan

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 06 Oktober 2021 | 17:42 WIB
Presiden Jokowi Kumpulkan Menteri, Gelar Rapat Terbatas Bahas Ekosistem Ketahanan Pangan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai melakukan rapat terbatas dengan Presiden Jokowi membahas ekosistem ketahanan pangan. [BPM Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar ratas terbatas (ratas) membahas ekosistem ketahanan pangan.

Hal ini dikatakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/10/2021).

"Hari ini kita dikumpulkan Bapak Presiden untuk melakukan rapat terbatas tentang ekosistem ketahanan pangan kita. Lebih khusus terkait dengan jagung, peternak ayam, dan lain-lain, sebagainya," ujarnya.

Karena itu, kata Syahrul, pemerintah menangani ekosistem ketahanan pangan dalam tiga tahap. Pertama, yakni terkait dengan budidaya.

"Bagaimana pengembangan jagung, untuk bisa terus produktivitasnya meningkat dan produksi nasionalnya sesuai dengan target yang dibutuhkan, bahkan melampaui target yang ada," ucap dia.

Kedua, mengelola tahap keduanya, yakni memetik atau mempascapanenkan sampai mengolahnya.

Mengolah, yang dimaksud Syahrul, sudah dalam proses-proses yang sesuai kebutuhan yaitu untuk pakan dan lain lain. Selanjutnya tahap ketiga, yakni market.

Syahrul menuturkan, Jokowi meminta semua menteri terkait terutama dirinya untuk meningkatkan produktivitas jagung.

"Jadi tiga tahap ini yang betul-betul bapak Presiden minta supaya semua menteri lebih khusus saya sebagai Menteri Pertanian akan main di budidaya dan bisa meningkatkan semua produktifitas jagung kita lebih khususnya di dalam menghadapi climate change perubahan anomali cuaca yang luar biasa baik scara nasional maupun secara global. Oleh karena itu kita tentu berharap bahwa produktifitas sesuai kebutihan yang ada bisa kita imbangi," kata Syahrul.

baca juga

Lebih lanjut, Syahrul menyebut, Jokowi memerintahkannya dan menteri terkait  agar pengembangan jagung dikembangkan lebih luas lagi melampaui apa yang telah ada saat ini.

"Kalau terjadi masalah di katakanlah berkait dengan telor, dan ayam yang juga melimpah dan harganya kemudian turun dan beberapa agenda agenda dipersiapkan untuk menangani itu. Salah satu agenda adalah untuk agenda permanennya dibuatkan industri telor yang ada dan seperti itulah dalam perencanaan yang lain," ucap Syahrul. 

"Di satu sisi adalah bagaimana hasil-hasil ini bisa terjualkan, terbelikan dan juga bisa masuk dalam program-program,  katakanlah penggunaan dari bansos-bansos yang memungkinkan untuk itu," sambungnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mayjen Kunto: Food Estate Immune Booster Sebagai Ketahanan Pangan

Mayjen Kunto: Food Estate Immune Booster Sebagai Ketahanan Pangan

Sumsel | Kamis, 09 September 2021 | 08:48 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Melawan Covid -19, Warga Palembang Terima Paket Makanan Jadi

Dukung Ketahanan Pangan Melawan Covid -19, Warga Palembang Terima Paket Makanan Jadi

Sumsel | Minggu, 22 Agustus 2021 | 12:41 WIB

Jawa Barat Kehilangan 100 Ribu Petani, Ketahanan Pangan Terancam?

Jawa Barat Kehilangan 100 Ribu Petani, Ketahanan Pangan Terancam?

Jabar | Senin, 02 Agustus 2021 | 15:51 WIB

Terkini

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:36 WIB

×