Ramai Disorot Media, Kementerian PPPA Investigasi Kasus Ayah Perkosa 3 Anak di Lutim

Bangun Santoso

Minggu, 10 Oktober 2021 | 09:35 WIB
Ramai Disorot Media, Kementerian PPPA Investigasi Kasus Ayah Perkosa 3 Anak di Lutim
Klarifikasi Humas Polres Luwu Timur (instagram.com/humasreslutim/)

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menurunkan tim investigasi untuk mengumpulkan sejumlah fakta atas kasus dugaan pemerkosaan oleh ayah kandung terhadap tiga anak yang masih balita di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang dihentikan Polres setempat pada 2019.

"Kami masih mengumpulkan fakta-fakta, jadi kami turun ke sini untuk menemukan fakta-fakta itu," ujar Tim Leader Kementerian PPPA Taufan usai melakukan pertemuan di Kantor UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sulsel di Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Sabtu (9/10/2021).

Kendati demikian, dia enggan membeberkan hasil pertemuan dengan pihak PPA terkait sejumlah pembicaraan yang membahas mengenai penanganan kasus tersebut. Tim yang diturunkan empat orang dan akan menyusul lagi koordinator tim.

"Kami belum bisa memberikan keterangan karena ini baru proses awal. Kami ulang proses ini dari awal untuk melihat fakta-fakta di lapangan. Kami masih di sini sampai proses selesai," katanya menanggapi pertanyaan wartawan terkait penanganan kasus itu.

Ia mengatakan kedatangan Tim Kementerian PPPA untuk mencari kebenaran dan mengumpulkan fakta-fakta agar kasus ini bisa terbuka secara terang benderang, mengingat peristiwa itu melibatkan anak-anak yang diduga menjadi korban pencabulan oleh ayahnya sendiri berinisial SA.

"Kami mencari fakta di sini. Yang jelas kami melakukan pengumpulan fakta dari semua pihak terkait. Kalau semua (lokasi) diberitahu bakal dikunjungi, nanti mereka akan siap-siap. Kita ingin memberi elemen kejutan agar tidak dipersiapkan (data-datanya)," ucap Taufan.

Mengenai kapan hasil investigasi itu disampaikan kepada publik, kata dia, nanti akan disampaikan setelah dirampungkan data-datanya. Hasil dari tim tetap akan dirilis ke publik melalui media.

Sementara Kepala UPT PPA Sulsel, Meisy Papuyungan pada kesempatan itu mengemukakan, kedatangan Tim Kementerian PPPA untuk mencari fakta sebenarnya apa yang terjadi. Untuk proses investigasi diserahkan penuh oleh Tim Kementerian PPPA dari Jakarta.

"Kita serahkan untuk penyelidikan kembali kepada Kementerian PPPA. Sekarang korban sedang bersama ibunya. Sepanjang dibutuhkan kami siap. Sudah ada tim ke sana (Luwu Timur). Mereka minta informasi awal, lalu kami menyarankan supaya turun langsung menggali informasi yang valid supaya ini tidak simpang siur," kata Meisy.

baca juga

Sebelumnya, ibu korban berinisial RA melaporkan mantan suaminya SA, salah seorang ASN di Pemkab Lutim terkait dugaan kekerasan seksual terhadap ketiga anak kandungnya masing-masing berinsial AL, MR, dan AL pada 2019.

Belakangan kasusnya dihentikan penyidik karena beralasan tidak cukup bukti hingga kasus ini kembali mencuat pada Oktober 2021 karena viral di media sosial terkait proses penghentian penyelidikan kasus tersebut dinilai ada kejanggalan oleh LBH Makassar selaku tim pendamping hukum korban. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marah Kasus Anak Dirudapaksa Ayah di Luwu Timur, Ashanty: Itu Biadab

Marah Kasus Anak Dirudapaksa Ayah di Luwu Timur, Ashanty: Itu Biadab

Lampung | Minggu, 10 Oktober 2021 | 08:56 WIB

Oknum ASN Perkosa 3 Anak , Identitas Korban Disebar Media Tribata News Setempat

Oknum ASN Perkosa 3 Anak , Identitas Korban Disebar Media Tribata News Setempat

Bekaci | Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:41 WIB

Nama Sufyan Arsyad Beredar di Sosial Media, Disebut Pemerkosa 3 Anak

Nama Sufyan Arsyad Beredar di Sosial Media, Disebut Pemerkosa 3 Anak

Bekaci | Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:05 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur Viral, Polda Sulsel Siap Buka Kembali Kasusnya

Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur Viral, Polda Sulsel Siap Buka Kembali Kasusnya

Sulsel | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 21:12 WIB

LBH Makassar Desak Mabes Polri Turun Selidiki Kasus Pencabulan Tiga Anak di Luwu Timur

LBH Makassar Desak Mabes Polri Turun Selidiki Kasus Pencabulan Tiga Anak di Luwu Timur

Sulsel | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 20:52 WIB

Kementerian PPPA Turun Tangan Selidiki Dugaan Kasus Pencabulan Tiga Anak di Luwu Timur

Kementerian PPPA Turun Tangan Selidiki Dugaan Kasus Pencabulan Tiga Anak di Luwu Timur

Sulsel | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 18:05 WIB

Komisi III DPR ke Pelaku Pencabulan di Luwu Timur: Jangan Pikir Bisa Lolos Jeratan Hukum

Komisi III DPR ke Pelaku Pencabulan di Luwu Timur: Jangan Pikir Bisa Lolos Jeratan Hukum

News | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Review Hasut: Teror Paling Berbahaya Tumbuh dari Prasangka

Review Hasut: Teror Paling Berbahaya Tumbuh dari Prasangka

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Dana Pembelian Pesawat Amfibi Sulsel Ternyata Sudah Ada, Ini Alasan Belum Cair

Dana Pembelian Pesawat Amfibi Sulsel Ternyata Sudah Ada, Ini Alasan Belum Cair

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:09 WIB

5 Zodiak yang Kalau Cemburu Diam Tapi Sangat Berbahaya

5 Zodiak yang Kalau Cemburu Diam Tapi Sangat Berbahaya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Kenapa Korban Sering Disalahkan? Stop Bungkam Orang yang Menceritakan Luka

Kenapa Korban Sering Disalahkan? Stop Bungkam Orang yang Menceritakan Luka

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Arsenal Legends Kalahkan Manchester United 3-2, Thierry Henry Puji Suporter Indonesia

Arsenal Legends Kalahkan Manchester United 3-2, Thierry Henry Puji Suporter Indonesia

Bola | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:58 WIB

Dari Jualan Pulsa Jadi Juragan Miliaran, Perjalanan Sukses AgenBRILink di Pelosok Riau

Dari Jualan Pulsa Jadi Juragan Miliaran, Perjalanan Sukses AgenBRILink di Pelosok Riau

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Legenda Manchester United Dwight Yorke Jatuh Cinta dengan Magis GBK

Legenda Manchester United Dwight Yorke Jatuh Cinta dengan Magis GBK

Bola | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Jeda Pikiran Lewat Journaling: Seni Menumpahkan Isi Kepala di Atas Kertas

Jeda Pikiran Lewat Journaling: Seni Menumpahkan Isi Kepala di Atas Kertas

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Arti Mimpi Diajak Pergi Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Buruk?

Arti Mimpi Diajak Pergi Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Buruk?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×