Kisah Perjuangan Susanti Ndapataka Peraih Emas untuk NTT yang Tinggal di Gubuk

Chandra Iswinarno

Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:54 WIB
Kisah Perjuangan Susanti Ndapataka Peraih Emas untuk NTT yang Tinggal di Gubuk
Rumah Susanti Ndapataka. [Digtara.com]

Suara.com - Susanti Ndapataka menjadi fenomena baru bagi Warga Nusa Tenggara Timur (NTT). Atlet peraih emas pertama bagi provinsi berjuluk negeri seribu bukit ini sempat viral, lantaran hanya dijemput menggunakan mobil bak terbuka saat dijemput di Bandara El Tari, Kota Kupang usai mengharumkan nama provinsi di PON XX Papua.

Kontan hal tersebut menimbulkan reaksi yang menyulut prokontra. Segendang sepenarian, Susanti ternyata hidupnya pun penuh dengan perjuangan. Terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, Susanti tinggal di sebuah rumah gubuk yang jauh dari hidup cukup dan layak.

Dilansir Digtara.com-jaringan Suara.com, rumah atlet Muaythai yang terletak di Desa Kuamasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang itu hanya beratapkan daun gewang dan berdinding bebak. Pun di dalam rumah, hanya ada satu kamar tidur yang juga berfungsi sebagai ruang tamu.

Viral foto atlet peraih medali emas dari NTT naik mobil pikap. (Twitter/narkosun01)
Viral foto atlet peraih medali emas dari NTT naik mobil pikap. (Twitter/narkosun01)

Pun di ruangan yang sama, hanya ada satu lemari serta televisi yang juga berfungsi sebagai tempat pajangan dua boneka maskot even nasional yang pernah dijuarainya.

Prestasi Susanti sendiri pun cukup menarik perhatian. Dia memperlihatkan lima medali yang pernah diraih dalam olahraga Muauthai di beberapa kejuaraan.

Kali pertama, dia berhasil menjuarai Kejurnas di Bogor pada 2017 silam. Pun setahun kemudian, berhasil menjuarai tarung bebas Indonesia (TBI) di Jawa Tengah dan memperoleh predikat atlet putri terbaik.

Kemudian pada 2019, berhasil menjuarai PraPON di Jakarta dan dilanjutkan dengan mengikuti pelatnas dan kejurnas di Kendari dengan torehan prestasi juara dua. Kemudian yang terbaru, Susanti berhasil meraih medali emas untuk tanah kelahirannya di PON XX Papua.

Kisah perjuangan Susanti meraih emas di PON XX Papua dirintis sejak bersekolah di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Kala itu, dia sudah menunjukan minat dan ketertarikannya dengan olahraga bela diri.

Masih teringat jelas dalam kenangannya, saat duduk di kelas dua SMP hingga lulus SMA pada 2017 silam, Susanti malah mendalami seni bela diri Tarung Drajat.

baca juga

“Waktu itu bukan bela diri Muaythai tapi Tarung Derajat. Waktu itu ikut dari SMP kelas dua sampai lulus SMA tahun 2017 lalu,” cerita Susanti seperti dikutip Digtara.com pada Minggu (10/9/2021).

Diakuinya, dia baru memiliki ketertarikan menekuni Muaythai setelah berkenalan dengan Angga Silitonga yang melatihnya pelatih yang hingga menghantarkan meraih medali emas PON XX Papua.

“Saya kenal dengan pelatih Muaythai kakak Angga ini barulah diajak untuk berlatih, lalu ikut Kejurnas untuk pertama kalinya di Bogor,” jelasnya.

Susanti mencerminkan sosok atlet yang penuh perjuangan dalam menggapai mimpinya. Diceritakannya, saat akan mengikuti PON XX Papua, harus rela meninggalkan keluarganya. Lantaran jarak antara rumah dan kamp latihan yang sangat jauh untuk menyiapkan diri jelang PON XX Papua.

“Karena jarak jauh tidak mungkin saya bolak balik, apalagi tidak punya kendaraan pribadi jadi karena persiapannya cuma tiga minggu, saya tinggal di rumah keluarga di Kota Kupang untuk giat latihan,” ungkapnya.

Pun dukungan serta motivasi terbesarnya untuk meraih prestasi datang dari sang ayah, Maskur Ndapataka.

“Mama sudah meninggal dari 2004, jadi sekarang hanya punya ayah. Medali yang saya berhasil raih ini saya persembahkan khusus untuk ayah saya,” ucapnya.

Maskur sendiri bekerja sebagai petani lahan kering. Selain menjadi petani, dia juga menjaga ternak milik orang lain dan hasilnya baru didapat, ketika dijual oleh sang pemilik. Maskur mengemukakan, anak bungsunya itu sudah menyukai olahraga bela diri sejak kecil.

“Kalau tidak latihan Susan selalu bantu saya, siram tanaman di kebun, ikut gembala ternak, timba air, masak dan semprot rumput. Pokoknya selalu ikut kerja,” tutupnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Atlet NTT Peraih Emas di PON Pulang Naik Mobil Pikap Terbuka, Miris Sekali

Viral Atlet NTT Peraih Emas di PON Pulang Naik Mobil Pikap Terbuka, Miris Sekali

Otomotif | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:59 WIB

Atlet Muaythai Peraih Emas Pulang Naik Pikap, Begini Penjelasan Wagub NTT

Atlet Muaythai Peraih Emas Pulang Naik Pikap, Begini Penjelasan Wagub NTT

Sumut | Kamis, 07 Oktober 2021 | 17:24 WIB

Raih Emas PON Papua, Atlet NTT Ini Cuma Dijemput Pakai Mobil Pikap

Raih Emas PON Papua, Atlet NTT Ini Cuma Dijemput Pakai Mobil Pikap

Sport | Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:16 WIB

Terkini

Bitcoin Cs Naik, Indeks CFX10 Menguat Lagi 0,71 Persen

Bitcoin Cs Naik, Indeks CFX10 Menguat Lagi 0,71 Persen

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Susahnya Memanggil Nusron Wahid: Mangkir dari KPK, Malah Terbang ke Malaysia

Susahnya Memanggil Nusron Wahid: Mangkir dari KPK, Malah Terbang ke Malaysia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sebanyak 80 Saham Bermasalah Akan Didepak dari IHSG

Sebanyak 80 Saham Bermasalah Akan Didepak dari IHSG

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Buku Prabowo Dibagikan Gratis di CFD Thamrin, Warga Titip Pesan Tak Terduga

Buku Prabowo Dibagikan Gratis di CFD Thamrin, Warga Titip Pesan Tak Terduga

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Dari IKN hingga Bursa, Jejak Bisnis Prajogo dan Franky Disorot

Dari IKN hingga Bursa, Jejak Bisnis Prajogo dan Franky Disorot

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:39 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Gaji Baru Masuk, Rencana Menabung Langsung Kalah oleh Keinginan: Relate?

Gaji Baru Masuk, Rencana Menabung Langsung Kalah oleh Keinginan: Relate?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Singapura Tambah 3 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla: Total Ada 10, Ini Daftar Lengkapnya

Singapura Tambah 3 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla: Total Ada 10, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Menikmati Wisata Thailand Tanpa Harus Terbang ke Bangkok, Kuliner dan Budayanya Jadi Daya Tarik!

Menikmati Wisata Thailand Tanpa Harus Terbang ke Bangkok, Kuliner dan Budayanya Jadi Daya Tarik!

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Danantara Akan Kumpulkan Bos Perusahaan Teknologi Ternama

Danantara Akan Kumpulkan Bos Perusahaan Teknologi Ternama

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×