alexametrics

Kisah Perjuangan Susanti Ndapataka Peraih Emas untuk NTT yang Tinggal di Gubuk

Chandra Iswinarno
Kisah Perjuangan Susanti Ndapataka Peraih Emas untuk NTT yang Tinggal di Gubuk
Rumah Susanti Ndapataka. [Digtara.com]

Susanti Ndapataka menjadi fenomena baru bagi Warga NTT. Atlet peraih emas pertama bagi provinsi berjuluk negeri seribu bukit ini sempat viral.

Suara.com - Susanti Ndapataka menjadi fenomena baru bagi Warga Nusa Tenggara Timur (NTT). Atlet peraih emas pertama bagi provinsi berjuluk negeri seribu bukit ini sempat viral, lantaran hanya dijemput menggunakan mobil bak terbuka saat dijemput di Bandara El Tari, Kota Kupang usai mengharumkan nama provinsi di PON XX Papua.

Kontan hal tersebut menimbulkan reaksi yang menyulut prokontra. Segendang sepenarian, Susanti ternyata hidupnya pun penuh dengan perjuangan. Terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, Susanti tinggal di sebuah rumah gubuk yang jauh dari hidup cukup dan layak.

Dilansir Digtara.com-jaringan Suara.com, rumah atlet Muaythai yang terletak di Desa Kuamasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang itu hanya beratapkan daun gewang dan berdinding bebak. Pun di dalam rumah, hanya ada satu kamar tidur yang juga berfungsi sebagai ruang tamu.

Viral foto atlet peraih medali emas dari NTT naik mobil pikap. (Twitter/narkosun01)
Viral foto atlet peraih medali emas dari NTT naik mobil pikap. (Twitter/narkosun01)

Pun di ruangan yang sama, hanya ada satu lemari serta televisi yang juga berfungsi sebagai tempat pajangan dua boneka maskot even nasional yang pernah dijuarainya.

Baca Juga: Viral Atlet NTT Peraih Emas di PON Pulang Naik Mobil Pikap Terbuka, Miris Sekali

Prestasi Susanti sendiri pun cukup menarik perhatian. Dia memperlihatkan lima medali yang pernah diraih dalam olahraga Muauthai di beberapa kejuaraan.

Kali pertama, dia berhasil menjuarai Kejurnas di Bogor pada 2017 silam. Pun setahun kemudian, berhasil menjuarai tarung bebas Indonesia (TBI) di Jawa Tengah dan memperoleh predikat atlet putri terbaik.

Kemudian pada 2019, berhasil menjuarai PraPON di Jakarta dan dilanjutkan dengan mengikuti pelatnas dan kejurnas di Kendari dengan torehan prestasi juara dua. Kemudian yang terbaru, Susanti berhasil meraih medali emas untuk tanah kelahirannya di PON XX Papua.

Kisah perjuangan Susanti meraih emas di PON XX Papua dirintis sejak bersekolah di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Kala itu, dia sudah menunjukan minat dan ketertarikannya dengan olahraga bela diri.

Masih teringat jelas dalam kenangannya, saat duduk di kelas dua SMP hingga lulus SMA pada 2017 silam, Susanti malah mendalami seni bela diri Tarung Drajat.

Baca Juga: Atlet Muaythai Peraih Emas Pulang Naik Pikap, Begini Penjelasan Wagub NTT

“Waktu itu bukan bela diri Muaythai tapi Tarung Derajat. Waktu itu ikut dari SMP kelas dua sampai lulus SMA tahun 2017 lalu,” cerita Susanti seperti dikutip Digtara.com pada Minggu (10/9/2021).

Diakuinya, dia baru memiliki ketertarikan menekuni Muaythai setelah berkenalan dengan Angga Silitonga yang melatihnya pelatih yang hingga menghantarkan meraih medali emas PON XX Papua.

Komentar