WHO Luncurkan Tim Ahli Telisik Covid-19 dan Ancaman Pandemi Masa Depan

Reza Gunadha, Deutsche Welle

Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:04 WIB
WHO Luncurkan Tim Ahli Telisik Covid-19 dan Ancaman Pandemi Masa Depan
Ilustrasi ilmuan WHO [Foto: ANTARA]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization meluncurkan tim baru beranggotan 26 ahli pada Rabu (13/10). Tugasnya adalah untuk menghasilkan kerangka kerja global baru untuk studi asal-usul virus yang berpotensi menjadi epidemi dan pandemi, termasuk SARS-CoV-2.

WHO, Rabu (13/10/2021), meluncurkan tim yang terdiri dari 26 ilmuwan untuk menghidupkan kembali penyelidikan tentang asal-usul COVID-19 yang terhenti.

Tim tersebut juga akan bertugas menyelidiki virus-virus baru dan mencari cara untuk mencegah pandemi di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada banyak virus berisiko tinggi yang muncul atau muncul kembali, seperti MERS, virus flu burung, Lassa, Marburg dan Ebola.

"Munculnya virus baru yang berpotensi memicu epidemi dan pandemi adalah sebuah fakta alam. SARS-COV-2 memang jadi virus yang paling baru, tapi dia bukanlah yang terakhir,” kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Pemahaman mengenai dari mana sebenarnya patogen-patogen baru berasal sangat penting untuk mencegah wabah di masa depan,” tambahnya.

Dipilih dari 700 pendaftar lebih Ke-26 anggota tim yang diajukan WHO dipilih dari 700 lebih pendaftar dari berbagai disiplin ilmu.

Mereka termasuk Christian Drosten (kepala Institut Virologi Berlin), Yungui Yang dari Institut Genomics Beijing, Jean-Claude Manuguerra dari Institut Pasteur Prancis, dan Inger Damon dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Sementara beberapa nama yang ditugaskan bergabung dalam misi ilmiah WHO-Cina terkait investigasi asal-usul COVID-19 adalah Vladimir Dedkov, Farag Elmoubasher, Thea Fischer, Marion Koopmans, Hung Nguyen dan John Watson.

Tim baru ini nantinya akan memberikan evaluasi independen terkait semua temuan ilmiah dari studi global tentang asal-usul COVID-19. Tim juga harus memberi saran kepada WHO untuk mengembangkan, memantau, dan mendukung rangkaian studi berikutnya tentang asal-usul virus.

Hal itu bisa termasuk "nasihat cepat” tentang rencana operasional WHO untuk mengimplementasikan rangkaian studi berikutnya tentang asal-usul pandemi, atau saran tentang studi tambahan.

Nasib investigasi asal-usul COVID-19 Setelah banyak mengalami penundaan, tim pakar internasional WHO sebelumnya telah berangkat ke Wuhan pada Januari 2021 untuk membuat laporan fase pertama terkait asal-usul COVID-19.

Laporan itu ditulis bersama rekan-rekan mereka dari Cina. Tidak ada kesimpulan tegas yang ditarik dalam laporan yang dirilis pada Maret tersebut.

Dokumen tersebut hanya memuat empat hipotesis. Yang paling menarik adalah bahwa virus kemungkinan besar melompat dari kelelawar ke manusia melalui hewan perantara.

Sementara dugaan bahwa virus berasal dari kebocoran laboratorium virologi Wuhan "sangat tidak mungkin”, tulis laporan tersebut.

Penyelidikan ini banyak dikritik karena kurangnya transparansi dan akses, dan karena tim tidak mengevaluasi teori kebocoran laboratorium lebih dalam.

Pada bulan Agustus lalu, Cina bahkan menolak seruan WHO untuk memulai kembali penyelidikan baru di lapangan tentang asal-usul COVID-19.

Sejak pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina pada Desember 2019 silam, pandemi COVID-19 telah menewaskan lebih dari 4,85 juta jiwa dan membuat perekonomian terpuruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Ibu Hamil Diperbolehkan Mendapat Vaksin COVID-19? Ini Kata Dokter

Kapan Ibu Hamil Diperbolehkan Mendapat Vaksin COVID-19? Ini Kata Dokter

Lampung | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:56 WIB

Vaksinasi Covid-19 Jemput Bola di Kawasan Wisata Malioboro

Vaksinasi Covid-19 Jemput Bola di Kawasan Wisata Malioboro

Foto | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:55 WIB

'Berkat Wabah COVID-19' Pemilik Saham Moderna Masuk Daftar Orang Terkaya AS

'Berkat Wabah COVID-19' Pemilik Saham Moderna Masuk Daftar Orang Terkaya AS

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:45 WIB

Tak Hanya Covid-19, Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun Juga Bisa Cegah Dua Penyakit Ini

Tak Hanya Covid-19, Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun Juga Bisa Cegah Dua Penyakit Ini

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:42 WIB

Satgas: Kasus Positif Covid-19 Turun 23,3 Persen Dalam Sepekan, Nihil Zona Merah

Satgas: Kasus Positif Covid-19 Turun 23,3 Persen Dalam Sepekan, Nihil Zona Merah

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:07 WIB

Bali Terancam Ditutup Lagi Bagi Turis Asing Jika Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

Bali Terancam Ditutup Lagi Bagi Turis Asing Jika Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Kocak! Petugas Ajak Vaksin Malam-malam, Sebut Bisa Langsung Tambah Cakep

Kocak! Petugas Ajak Vaksin Malam-malam, Sebut Bisa Langsung Tambah Cakep

Malang | Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:44 WIB

Terkini

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB